News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Internet of Things (IoT) Makin Mengubah Dunia, Kenali Peran Programmer hingga Insinyur IoT yang Dibutuhkan di Masa Depan

Internet of Things (IoT) berkembang menjadi fondasi teknologi masa depan. Kenali cara kerja IoT, profesi yang terlibat, serta kebutuhan talenta di tengah
Selasa, 8 September 2026 - 22:25 WIB
Ilustrasi Internet of Things (IoT) Makin Mengubah Dunia, Kenali Peran Programmer hingga Insinyur IoT yang Dibutuhkan di Masa Depan
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

tvOnenews.com - Internet of Things (IoT) perlahan mengubah cara manusia berinteraksi dengan teknologi. Bukan hanya ponsel atau komputer yang terhubung ke internet, tetapi juga kendaraan, mesin industri, perangkat kesehatan, sistem pertanian, hingga berbagai infrastruktur perkotaan. 

Perangkat-perangkat tersebut dapat mengumpulkan data melalui sensor, mengirimkannya melalui jaringan, kemudian menghasilkan informasi yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perkembangan itu berlangsung dalam skala yang semakin besar. IoT Analytics memperkirakan jumlah perangkat IoT yang terhubung secara global mencapai 21,1 miliar pada 2025, meningkat 14 persen dibandingkan 2024. 

Jumlah tersebut diproyeksikan mencapai 39 miliar perangkat pada 2030 dan lebih dari 50 miliar pada 2035. Pertumbuhan tersebut juga dipengaruhi oleh perkembangan kecerdasan buatan yang semakin membutuhkan data dari perangkat dan lingkungan fisik.

Besarnya ekosistem tersebut membuat IoT tidak lagi sekadar persoalan perangkat yang bisa terhubung ke internet. Di baliknya terdapat kebutuhan terhadap programmer, software engineer, embedded engineer, Product Development Engineer, network engineer, hingga Insinyur IoT. 

Mereka bekerja pada bagian berbeda tetapi saling terhubung, mulai dari menulis kode, merancang sistem, menghubungkan sensor, mengolah data, sampai memastikan sebuah produk dapat bekerja secara aman dan sesuai kebutuhan.

 IoT Menjadi Bagian dari Infrastruktur Teknologi Masa Depan

Secara sederhana, Internet of Things adalah konsep yang memungkinkan perangkat fisik memiliki kemampuan untuk mengumpulkan, bertukar, dan memproses data melalui jaringan.

Sensor menjadi salah satu komponen penting. Sensor dapat digunakan untuk membaca suhu, kelembapan, lokasi, tekanan, pergerakan, konsumsi energi, maupun kondisi sebuah mesin. Data yang dikumpulkan kemudian dapat diproses menggunakan perangkat komputasi, jaringan, cloud, atau edge computing.

Namun, nilai IoT tidak berhenti pada pengumpulan data. Data tersebut dapat digunakan untuk memantau kondisi secara real time, menemukan pola, melakukan otomatisasi, hingga membantu manusia mengambil keputusan.

Karena itu, perkembangan IoT semakin beririsan dengan teknologi lain seperti artificial intelligence (AI), cloud computing, big data dan cybersecurity. 

Kombinasi tersebut bahkan melahirkan istilah AIoT atau Artificial Intelligence of Things, ketika perangkat yang terhubung tidak hanya mengirimkan data tetapi juga menggunakan kecerdasan buatan untuk menganalisis kondisi tertentu.

Penerapannya sudah terlihat di sejumlah negara maju. Singapura, misalnya, menggunakan kombinasi data, sensor, dan otomatisasi dalam berbagai solusi Smart City. 

Smart Nation Sensor Platform di negara tersebut menghubungkan jaringan sensor untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang dapat mendukung perencanaan kota dan pelayanan kepada masyarakat.

Di Jerman, konsep serupa berkembang melalui Industry 4.0. Pemerintah Jerman menggambarkan masa depan industri sebagai ekosistem ketika manusia, mesin, dan proses produksi saling terhubung secara digital. Teknologi Industrial Internet of Things juga digunakan untuk memanfaatkan data dari proses produksi, termasuk untuk pemantauan mesin, pemeliharaan, dan pengelolaan rantai pasok.

Programmer hingga Product Development Engineer Punya Peran Berbeda

Semakin kompleks sistem IoT, semakin beragam pula kemampuan yang dibutuhkan. Programmer menjadi salah satu fondasi karena perangkat dan sistem membutuhkan kode untuk menjalankan fungsi tertentu. 

Dalam proyek IoT, kemampuan tersebut dapat mencakup pengembangan aplikasi, backend, API, hingga software yang berjalan pada perangkat edge.

Di sisi lain, seorang Systems Engineer atau Insinyur IoT perlu memahami bagaimana berbagai komponen tersebut bekerja sebagai sebuah sistem. 

Pemerintah Singapura, misalnya, mencantumkan pekerjaan seperti merancang arsitektur sistem IoT, mengembangkan perangkat edge, membuat API dan layanan backend, serta bekerja bersama product manager dan engineer untuk memahami kebutuhan pengguna.

Sementara itu, Product Development Engineer berada pada tahap pengembangan produk. Perannya dapat mencakup perancangan, pengujian, integrasi komponen, pemecahan masalah teknis, hingga memastikan sebuah produk dapat berfungsi dalam kondisi nyata.

Artinya, profesi di bidang IoT membutuhkan kombinasi kemampuan yang semakin luas. Penguasaan bahasa pemrograman saja belum tentu cukup. 

Seorang profesional juga perlu memahami jaringan, perangkat keras, komunikasi data, sistem operasi, keamanan, pengolahan data, dan karakteristik pengguna.

Perubahan tersebut juga menunjukkan bahwa teknologi masa depan tidak hanya membutuhkan orang yang mampu membuat perangkat, tetapi mereka yang mampu menghubungkan perangkat dengan kebutuhan manusia dan proses bisnis.

Tantangan Indonesia Menyiapkan Talenta IoT

Perkembangan global tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia. Pertumbuhan penggunaan IoT akan membutuhkan talenta yang tidak hanya memahami teknologi secara teoritis, tetapi juga mampu mengembangkan solusi untuk persoalan nyata.

Salah satu contoh perjalanan talenta Indonesia di bidang ini dapat dilihat dari Firmansyah Helmi Kurniawan atau Firman Kurniawan. Ia menempuh pendidikan D4 Teknik Multimedia dan Jaringan sebelum mengembangkan karier di bidang telekomunikasi dan IoT.

Pengalamannya mencakup kompetisi teknologi, riset akademik, hingga pengembangan produk. Firman tercatat sebagai co-author pada dua publikasi internasional yang diindeks IEEE dan Google Scholar, masing-masing mengenai sistem GPS Tracking untuk perkebunan sawit dalam ICICoS 2025 dan pemodelan sinyal detak jantung Indonesia pada ICOCIE 2024. Ia juga menulis buku referensi IoT yang diterbitkan PNJ Press mengenai monitoring tandon air hidroponik.

Di dunia industri, Firman bekerja sebagai Product Development Engineer di PT Mitra Akses Globalindo (MAGNET). Bersama timnya, ia terlibat dalam pengembangan Prismax, platform komunikasi data untuk wilayah rural yang mengintegrasikan protokol IP dan non-IP. Produk tersebut pernah dipamerkan dalam CommunicAsia Singapore dengan fasilitasi Kementerian Perindustrian RI.

Contoh tersebut menunjukkan bahwa pekerjaan di bidang IoT dapat berada di persimpangan antara pemrograman, jaringan, perangkat keras, riset, dan pengembangan produk. Jalurnya pun tidak selalu bermula dari satu profesi tertentu. Kemampuan dapat berkembang mengikuti kebutuhan teknologi dan pengalaman yang dibangun.

Internet of Things (IoT) Makin Mengubah Dunia, Kenali Peran Programmer hingga Insinyur IoT yang Dibutuhkan di Masa Depan
Internet of Things (IoT) Makin Mengubah Dunia, Kenali Peran Programmer hingga Insinyur IoT yang Dibutuhkan di Masa Depan
Sumber :
  • ist

Pada akhirnya, pertumbuhan IoT bukan sekadar tentang berapa banyak perangkat yang terkoneksi. Perubahan yang lebih besar terjadi ketika data dari perangkat tersebut mulai menjadi bagian dari cara manusia mengelola kota, industri, transportasi, pertanian, kesehatan, dan berbagai layanan lainnya.

Dengan proyeksi jumlah perangkat IoT yang terus meningkat hingga puluhan miliar dalam satu dekade mendatang, kebutuhan terhadap talenta yang mampu membangun dan mengelola ekosistem tersebut juga akan semakin penting. 

Tantangan Indonesia ke depan bukan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi memastikan semakin banyak tenaga profesional yang mampu menciptakan, mengembangkan, dan mengadaptasi teknologi untuk kebutuhan di dalam negeri. (udn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Kecelakaan di Melawai, Sopir Takol Seret Ojol hingga Terkapar

Viral Kecelakaan di Melawai, Sopir Takol Seret Ojol hingga Terkapar

Video viral merekam detik-detik mengerikan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Panglima Polim, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Detik-detik kecelakaan itu turut terekam oleh kamera dashboard pengendara yang sedang melintas di kawasan.
37 Daftar Pemain Drama China The Lament of Autumn yang Dibintangi Cheng Lei dan Xu Ruohan

37 Daftar Pemain Drama China The Lament of Autumn yang Dibintangi Cheng Lei dan Xu Ruohan

Berikut 37 daftar pemain prama China The Lament pf Autumn yang dibintangi Cheng Lei dan Xu Ruohan.
Jadwal Semifinal French Open 2026: 4 Wakil Unjuk Gigi Demi, Buka Peluang All Indonesia Final 

Jadwal Semifinal French Open 2026: 4 Wakil Unjuk Gigi Demi, Buka Peluang All Indonesia Final 

Empat wakil Indonesia akan berjuang di babak semifinal French Open 2026 di Arena Grand Paris, Prancis pada Sabtu hingga Minggu (24-25/10/2026) dini hari WIB.  
Sembilan Hari Dirawat, Suraji, Korban Luka Karhutla Bromo Meninggal Dunia

Sembilan Hari Dirawat, Suraji, Korban Luka Karhutla Bromo Meninggal Dunia

Satu korban luka dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Suraji (40), akhirnya meninggal dunia pada Jumat (23/10/2026).
Mengenal Astera Primanto Bhakti, Sekjen Baru Kemenkeu yang Dilantik Suahasil

Mengenal Astera Primanto Bhakti, Sekjen Baru Kemenkeu yang Dilantik Suahasil

Berikut profil dan rekam jejak Astera Primanto Bhakti, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang ditunjuk oleh Menkeu Suahasil Nazara.
Kalteng Hadapi Kabut Asap, 4 Bus Dinas Pendidikan Dialihfungsikan Jadi Bus Keliling Oksigen Gratis

Kalteng Hadapi Kabut Asap, 4 Bus Dinas Pendidikan Dialihfungsikan Jadi Bus Keliling Oksigen Gratis

Kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah memunculkan kabut asap, yang bisa mengganggu aktivitas masyarakat. Bahkan kebutuhan oksigen pun dibutuhkan.

Trending

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, menyampaikan laporan tegas terkait penegakan hukum kasus kebakaran hutan -
Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tim para atletik Indonesia mendapatkan torehan impresif berupa 22 medali dari tiga emas, delapan perak, dan 11 perunggu. Hasil ini bahkan membawa Tim Indonesia ke peringkat ke delapan klasemen Asian Para Games 2026 per Jumat (23/10/2026). 
Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kevin Diks Absen Bela Borussia Monchengladbach Hingga Dean James Bersinar di Liga Belanda

Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kevin Diks Absen Bela Borussia Monchengladbach Hingga Dean James Bersinar di Liga Belanda

Seharusnya terdapat dua pemain Timnas Indonesia yang membela klub mereka masing-masing dalam laga lanjutan Liga Belanda dan Liga Jerman. 
AFC Resmi Geser Piala Asia Ke Tahun Genap, Edisi 2027 Bisa Jadi Turnamen Terakhir Bagi 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 

AFC Resmi Geser Piala Asia Ke Tahun Genap, Edisi 2027 Bisa Jadi Turnamen Terakhir Bagi 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 

AFC akan menggeser Piala Asia sebagai ajang empat tahunan ini ke 2032 dari yang seharusnya digelar 2031. 
Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Timnas Indonesia kembali berpeluang menambah pemain keturunan yang berkarier di Eropa. Kali ini, seorang bek yang tampil di kasta tertinggi ingin bela Garuda.
Tembus Semifinal French Open 2026, Ubed Tantang Wakil Prancis 

Tembus Semifinal French Open 2026, Ubed Tantang Wakil Prancis 

Ubed tampil meyakinkan dengan menyingkirkan wakil Taiwan Chi Yu Jen dalam dua gim langsung 21-15, 21-13 di Grand Paris Arena, Paris, Jumat (24/10/2026).
Viral! Nathalie Holscher Kena Omel Sule dan Aripat setelah Prank Adzam Lewat Jasa Konten Kreator Polisi Anak

Viral! Nathalie Holscher Kena Omel Sule dan Aripat setelah Prank Adzam Lewat Jasa Konten Kreator Polisi Anak

Artis Nathalie Holscher dimarahi oleh mantan suaminya, Sule dan suaminya, Aripat akibat viral menakuti anaknya, Adzam dengan jasa unik TikToker polisi anak 84.
Selengkapnya

Viral