Tangkis Spekulasi Pasar, AirAsia Tegaskan Ketahanan Bisnis dan Siapkan Lonjakan Kapasitas Akhir Tahun
- AirAsia
Dengan operasional penerbangan jarak pendek dan jarak jauh kini berada dalam satu Grup, AirAsia memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam mengoptimalkan penggunaan armada dan kapasitas di seluruh jaringan, dengan fokus yang lebih kuat pada profitabilitas rute dan tingkat pengembalian yang berkelanjutan.
Terkait kebutuhan permodalan dan pendanaan, Grup senantiasa menjaga transparansi dengan mengungkapkan perkembangan material melalui keterbukaan informasi bursa dan pengumuman resmi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya, rencana penggalangan dana AirAsia terutama ditujukan untuk restrukturisasi utang, penataan kembali pembiayaan, dan konsolidasi neraca guna mengoptimalkan struktur permodalan jangka panjang, bukan semata-mata untuk membiayai kebutuhan operasional.
Grup terus mengelola posisi permodalannya secara aktif dan mengevaluasi berbagai opsi strategis untuk menjaga ketahanan operasional dan keuangan.
Pembaruan resmi akan disampaikan apabila ketentuan final telah ditetapkan. Sementara itu, para pemangku kepentingan dan pelaku pasar diimbau untuk mengacu hanya pada keterbukaan informasi resmi serta menghindari spekulasi yang belum terverifikasi.
“AirAsia selalu menjadi maskapai yang mampu beradaptasi, melakukan penyesuaian, dan menemukan jalan untuk terus maju, dan kami memiliki rekam jejak yang membuktikan hal tersebut. Kami tetap fokus menjaga keberlangsungan bisnis dan stabilitas operasional melalui komunikasi serta kerja sama yang berkelanjutan dengan para mitra utama. Dengan tetap disiplin dan bekerja sama di seluruh ekosistem penerbangan, kami memperkuat ketahanan bisnis sekaligus mempersiapkan diri menghadapi berbagai peluang ke depan," ucap Bo Lingam.
Kekuatan jaringan pihaknya, ucapnya, tercermin dari pengakuan terbaru terhadap Kuala Lumpur International Airport (KUL) sebagai megahub internasional dengan konektivitas terbaik keempat di dunia sekaligus megahub low-cost nomor satu, posisi yang telah dipertahankan sejak 2023. Bahkan kata dia, AirAsia menjadi maskapai utama yang mendukung konektivitas tersebut.
“Secara keseluruhan, kami menghadapi berbagai tantangan industri dari posisi yang kuat, dengan menjalankan rencana yang jelas dan strategis untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan menguntungkan. Kami optimistis terhadap prospek kuartal keempat sebagai periode puncak perjalanan dan tetap yakin terhadap potensi AirAsia dalam jangka panjang. Fokus kami adalah pada fundamental bisnis dan kami tidak akan teralihkan oleh spekulasi yang tidak berdasar dari sumber anonim,” ucapnya. (aag)
Load more