News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siswa Makin Akrab dengan AI, Apakah Guru Sudah Siap Mengubah Cara Mengajar?

Penggunaan AI di kalangan siswa menuntut guru menguasai literasi digital, berpikir kritis, dan metode pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi
Sabtu, 19 September 2026 - 23:04 WIB
Siswa Makin Akrab dengan AI, Apakah Guru Sudah Siap Mengubah Cara Mengajar?
Sumber :
  • ist

tvOnenews.com - Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin mudah dijumpai dalam aktivitas belajar siswa. Teknologi ini dapat membantu mencari informasi, merangkum bacaan, menerjemahkan teks, hingga menjelaskan materi pelajaran yang sulit dipahami. 
Dengan akses yang semakin luas, siswa kini memiliki pilihan sumber belajar di luar buku dan penjelasan guru di ruang kelas.

Namun, kemudahan tersebut juga membawa tantangan baru. Jawaban yang dihasilkan AI tidak selalu benar, sementara penggunaan tanpa pemahaman dapat membuat siswa terbiasa menerima informasi tanpa memeriksa sumber maupun proses di baliknya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, kemampuan teknologi yang berkembang cepat membuat metode pembelajaran di sekolah perlu terus menyesuaikan diri.

Situasi ini memunculkan pertanyaan penting: apakah guru sudah siap mendampingi siswa yang semakin akrab dengan AI? Tantangannya bukan sekadar mampu mengoperasikan perangkat digital, melainkan memahami cara kerja teknologi, menilai informasi, serta mengarahkan siswa agar menggunakannya secara kritis dan bertanggung jawab.

Guru Perlu Menguasai Literasi Digital dan Kemampuan Berpikir Kritis

Kehadiran AI mengubah peran teknologi dalam pendidikan. Jika sebelumnya perangkat digital lebih banyak digunakan untuk menyampaikan materi atau mengakses bahan ajar, kini teknologi juga dapat terlibat dalam proses pencarian ide, pemecahan masalah, hingga penyusunan karya.

Perubahan tersebut membuat literasi digital menjadi salah satu kemampuan penting bagi tenaga pendidik. Guru perlu memahami bahwa informasi yang muncul dari mesin pencari maupun aplikasi AI tidak otomatis akurat. Kemampuan memeriksa sumber, membandingkan informasi, dan mengenali kemungkinan kesalahan menjadi bagian dari proses pembelajaran.

Guru juga perlu membantu siswa memahami batas penggunaan AI. Teknologi dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mengeksplorasi suatu topik, tetapi tidak semestinya menggantikan proses berpikir dan pemahaman siswa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Misalnya, ketika AI digunakan untuk menyusun rangkuman, siswa tetap perlu membaca sumber asli dan memastikan apakah informasi yang disajikan sesuai dengan konteks.

Selain literasi digital, kemampuan berpikir komputasional atau computational thinking juga semakin relevan. Kemampuan ini berkaitan dengan cara seseorang mengurai persoalan menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana, mengenali pola, dan menyusun langkah penyelesaian secara sistematis.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cardinale Siap Bergerilya di Bursa Transfer, AC Milan Matangkan Rencana Perburuan Inacio dan Tresoldi Januari Nanti

Cardinale Siap Bergerilya di Bursa Transfer, AC Milan Matangkan Rencana Perburuan Inacio dan Tresoldi Januari Nanti

AC Milan mulai susun rencana untuk memperkuat skuad pada bursa transfer Januari 2027. Kemenangan atas Inter Milan di derbi turut menambah optimisme Rossoneri.
Prediksi Skor Abha Club vs Al Shabab di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ujian Berat di Kandang

Prediksi Skor Abha Club vs Al Shabab di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ujian Berat di Kandang

Menyongsong paruh pertama musim, baik Abha maupun Al Shabab sama-sama membawa misi dan ambisi yang cukup kontras di papan klasemen sementara Liga Pro Saudi.
Bawa Bakso Naik Kelas, LPPOM Dorong Penguatan Ekosistem Halal

Bawa Bakso Naik Kelas, LPPOM Dorong Penguatan Ekosistem Halal

Guna meningkatkan daya saing industri bakso di Tasikmalaya, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat dan Makanan (LPPOM) menggelar LPPOM Halal Connect bertema "Kuliner Tasikmalaya Naik Kelas" di Aula Bappelitbangda, Kamis (29/10). 
Istri dr Gia Bantah Mau Pamer usai Dinyatakan Positif Hamil setelah Penantian 8 Tahun: Aku Sangat Membutuhkan Doa

Istri dr Gia Bantah Mau Pamer usai Dinyatakan Positif Hamil setelah Penantian 8 Tahun: Aku Sangat Membutuhkan Doa

Menanggapi gelombang sambutan hangat serta ucapan selamat yang datang dari berbagai penjuru warganet, Syafira Imaniar lantas mencurahkan perasaan harunya melalui akun Threads pribadi miliknya.
Tegarnya Istri Pelaku Mutilasi di Madiun Beri Pesan Kepada Suaminya: Jangan Takut Mati, Kamu Harus Bertaubat

Tegarnya Istri Pelaku Mutilasi di Madiun Beri Pesan Kepada Suaminya: Jangan Takut Mati, Kamu Harus Bertaubat

Kasus pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan Dwi Bagus Martono (40) di Madiun terhadap istri sirinya, DH (30) dan anak, AG (4), meninggalkan duka mendalam.
Usai Taklukkan Inter, Rossoneri Dapat Kabar Besar: Markus Krosche Sepakat Gabung AC Milan

Usai Taklukkan Inter, Rossoneri Dapat Kabar Besar: Markus Krosche Sepakat Gabung AC Milan

AC Milan selangkah lebih dekat mendapatkan direktur sepak bola baru. Markus Krösche disebut telah mencapai kesepakatan untuk mengisi posisi Head of Football.

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral