News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Butuh Pembangunan Jangka Panjang, Bagaimana Menjaganya Tanpa Membatasi Demokrasi?

Pembangunan nasional membutuhkan kesinambungan lintas pemerintahan. Bagaimana PPHN dapat menjaga arah pembangunan Indonesia tanpa membatasi demokrasi
Sabtu, 19 September 2026 - 23:59 WIB
Ilustrasi Indonesia Butuh Pembangunan Jangka Panjang, Bagaimana Menjaganya Tanpa Membatasi Demokrasi
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Membangun sebuah negara bukan pekerjaan yang bisa diselesaikan dalam lima tahun. Pembangunan infrastruktur membutuhkan perencanaan panjang, peningkatan kualitas pendidikan memerlukan kebijakan berkelanjutan, sementara pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja membutuhkan konsistensi program lintas generasi.

Tantangannya muncul ketika kepemimpinan nasional berganti. Setiap presiden memiliki visi, misi, dan prioritas pembangunan yang berbeda sesuai mandat rakyat melalui pemilihan umum. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perubahan arah kebijakan merupakan bagian dari demokrasi, tetapi pergantian pemerintahan juga dapat memunculkan persoalan ketika program yang sedang berjalan harus menyesuaikan prioritas baru.

Di sinilah pentingnya menjaga kesinambungan pembangunan nasional. Indonesia membutuhkan arah pembangunan jangka panjang agar berbagai program strategis tidak selalu dimulai dari awal setiap kali terjadi pergantian kepemimpinan. 

Namun, bagaimana memastikan kesinambungan tersebut tanpa membatasi kewenangan presiden terpilih dan hak masyarakat menentukan arah pemerintahan melalui demokrasi?

Mengapa Pembangunan Nasional Membutuhkan Perencanaan Jangka Panjang?

Indonesia sebenarnya telah memiliki instrumen perencanaan pembangunan untuk menjaga kesinambungan kebijakan. Salah satunya melalui Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.

Dokumen tersebut menjadi pedoman pembangunan selama 20 tahun dengan visi mewujudkan Indonesia Emas 2045. Targetnya mencakup peningkatan pendapatan per kapita, penguatan kualitas sumber daya manusia, pengurangan kemiskinan dan ketimpangan, serta peningkatan daya saing nasional.

Bappenas membagi perjalanan menuju Indonesia Emas ke dalam empat tahap pembangunan. Tahapan tersebut dimulai dengan penguatan transformasi pada 2025–2029, dilanjutkan dengan percepatan pembangunan, ekspansi pembangunan, hingga perwujudan Indonesia sebagai negara maju pada 2040–2045.

RPJPN kemudian dijabarkan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Untuk periode 2025–2029, pemerintah menetapkan RPJMN melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 sebagai penjabaran visi, misi, dan program presiden terpilih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mekanisme tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan jangka panjang sebenarnya dapat berjalan beriringan dengan program pemerintahan yang memiliki prioritas berbeda. RPJPN menyediakan arah dan target nasional, sedangkan RPJMN memberikan ruang bagi presiden untuk menerjemahkannya menjadi kebijakan sesuai kebutuhan dan mandat politik.

Meski demikian, keberadaan dokumen perencanaan belum otomatis menjamin seluruh program berjalan konsisten. Pelaksanaannya tetap membutuhkan koordinasi pemerintah pusat dan daerah, kepastian pendanaan, pengawasan, serta evaluasi terhadap hasil pembangunan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Transformasi Digital Jadi Kunci, Kakanwil BPN Jabar Soroti Layanan Si-RIMA di Kantah Kota Bekasi

Transformasi Digital Jadi Kunci, Kakanwil BPN Jabar Soroti Layanan Si-RIMA di Kantah Kota Bekasi

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Hasan Basri Natamenggala, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bekasi pada Senin (2/11). 
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Kesaksian Pembunuhan Tragis Balita di Kebayoran Lama: Tangisan Tak Berhenti Terdengar dari Bilik WC Umum

Kesaksian Pembunuhan Tragis Balita di Kebayoran Lama: Tangisan Tak Berhenti Terdengar dari Bilik WC Umum

Diketahui, kepolisian telah menetapkan sang ayah tiri berinisial AR (22) dan ibu kandung berinisial JM (20) sebagai tersangka kasus pembunuhan itu.
Kabar Duka, KH Amjad Al Hafidz Penyusun Syair Asmaul Husna Meninggal Dunia

Kabar Duka, KH Amjad Al Hafidz Penyusun Syair Asmaul Husna Meninggal Dunia

Sosok KH Amjad Al Hafidz, penyusun syair Asmaul Husna yang sangat populer di tengah umat Islam di Indonesia, dikabarkan meninggal dunia, Selasa (3/11/2026).
Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
BREAKING
NEWS
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.

Trending

Legislator Dorong Penuntasan Kawasan RW Kumuh di Jakarta Pada RAPBD 2027

Legislator Dorong Penuntasan Kawasan RW Kumuh di Jakarta Pada RAPBD 2027

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Nabilah Aboebakar Alhabsyi meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman untuk diprioritaskan
Sejak Perang Pecah pada 2022, Rusia Klaim Ukraina Tewaskan 9.000 Warga Sipilnya

Sejak Perang Pecah pada 2022, Rusia Klaim Ukraina Tewaskan 9.000 Warga Sipilnya

Duta Besar untuk Urusan Khusus Kemenlu Rusia mengungkap 9.213 warga sipilnya tewas dan 27 ribu orang lainnya luka akibat perang dengan Ukraina pecah sejak 2022.
Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Kesaksian Pembunuhan Tragis Balita di Kebayoran Lama: Tangisan Tak Berhenti Terdengar dari Bilik WC Umum

Kesaksian Pembunuhan Tragis Balita di Kebayoran Lama: Tangisan Tak Berhenti Terdengar dari Bilik WC Umum

Diketahui, kepolisian telah menetapkan sang ayah tiri berinisial AR (22) dan ibu kandung berinisial JM (20) sebagai tersangka kasus pembunuhan itu.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kabar Duka, KH Amjad Al Hafidz Penyusun Syair Asmaul Husna Meninggal Dunia

Kabar Duka, KH Amjad Al Hafidz Penyusun Syair Asmaul Husna Meninggal Dunia

Sosok KH Amjad Al Hafidz, penyusun syair Asmaul Husna yang sangat populer di tengah umat Islam di Indonesia, dikabarkan meninggal dunia, Selasa (3/11/2026).
Selengkapnya

Viral