News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Haji Isam Akuisisi Saham BYAN, Gede Sandra Tegaskan Tak Terkait MSCI

Mengubah status pasar saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market tidak berkaitan dengan aksi korporasi.
Senin, 19 Oktober 2026 - 21:34 WIB
Ilustrasi pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Eksekutif Infra Bestari, Gede Sandra, menilai rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengubah status pasar saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market tidak berkaitan dengan aksi korporasi PT Bayan Resources Tbk (BYAN).

Ia menegaskan, pembelian 30,25 persen saham Bayan Resources oleh pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam dari konglomerat Low Tuck Kwong merupakan transaksi bisnis yang perlu dibedakan dari kebijakan klasifikasi pasar yang ditetapkan MSCI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu jelas enggak betul. Tidak ada kaitannya MSCI dengan Haji Isam yang membeli saham BYAN. Itu kan murni bisnis, satunya lagi soal kebijakan internalnya (MSCI) yang punya tujuan tertentu," kata Gede di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Gede juga menanggapi keraguan sejumlah pihak terhadap keterbukaan transaksi saham BYAN yang nilainya mencapai Rp26,1 triliun. Menurut dia, sulit untuk menyimpulkan suatu transaksi tidak transparan tanpa melihat informasi dan penjelasan yang tersedia.

"Zaman sekarang mana bisa tidak transparan. Tapi memang pihak bank bisa memberikan penjelasan lebih detail kepada market," ujarnya.

Faktor Eksternal dalam Kebijakan MSCI

Di luar persoalan akuisisi BYAN, Gede menduga keputusan MSCI berpotensi dipengaruhi kepentingan eksternal yang lebih luas. Ia mengaitkan pandangannya dengan dinamika hubungan pasar keuangan global dan arah kebijakan ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Gede turut menyoroti pertemuan Menteri Keuangan Suahasil Nazara dengan pimpinan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia dalam rangkaian IMF–World Bank Group Annual Meetings 2026 di Bangkok, Thailand, pada 12–18 Oktober 2026.

Menurut Gede, pertemuan tersebut sempat memunculkan harapan terhadap membaiknya komunikasi Indonesia dengan pelaku pasar internasional. Namun, ia menilai perkembangan terkait MSCI belum menunjukkan hasil seperti yang diharapkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemarin terpilih Menkeu Suahasil yang sealiran dengan Sri Mulyani, diharapkan bisa memperbaiki hubungan dengan pasar dunia, termasuk MSCI. Ternyata tidak demikian adanya," ungkapnya.

Ia kemudian menyampaikan dugaan bahwa dinamika di pasar Amerika Serikat turut memengaruhi tekanan terhadap Indonesia. Meski demikian, pandangan tersebut merupakan penilaian Gede dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab keputusan MSCI.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpoludara Pondok Cabe, Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpoludara Pondok Cabe, Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Bharada Andika Rahmadani, resmi dijerat dengan pasal pembunuhan berencana oleh Polda Metro Jaya dalam kasus penembakan maut antaranggota kepolisian yang menewas
Sebastian Fundora Sesumbar Bisa KO Jaron Ennis dan Vergil Ortiz, Siap Rebut Gelar Tak Terbantahkan

Sebastian Fundora Sesumbar Bisa KO Jaron Ennis dan Vergil Ortiz, Siap Rebut Gelar Tak Terbantahkan

Sebastian Fundora sesumbar bahwa dirinya bisa membuat KO dua rivalnya yakni Jaron Ennis dan Vergil Ortiz usai meraih kemenangan dramatis atas Ermal Hadribeaj.
Kok Bisa Plastik Hitam Berbahaya untuk Bungkus Makanan? Begini Penjelasannya

Kok Bisa Plastik Hitam Berbahaya untuk Bungkus Makanan? Begini Penjelasannya

Plastik hitam berbahaya untuk bungkus makanan karena berpotensi mengandung bahan kimia dari limbah elektronik. Simak risiko kesehatan dan alternatif yang lebih aman.
Menko Bahlil Gertak Negara yang Tidak Hargai Indonesia: Kami Siap Stop Ekspor Energi

Menko Bahlil Gertak Negara yang Tidak Hargai Indonesia: Kami Siap Stop Ekspor Energi

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan peringatan ...
Benarkah Pekerjaan Ini akan Tergantikan AI di Masa Depan?

Benarkah Pekerjaan Ini akan Tergantikan AI di Masa Depan?

Sejumlah bidang pekerjaan yang sekarang ini dikerjakan banyak orang kabarnya mulai tergantikan oleh kecerdasan buatan atau AI. Lantas, benarkah pernyataan itu?
Status BSU 2026 Belum Muncul? Ini 4 Penyebab yang Perlu Diketahui

Status BSU 2026 Belum Muncul? Ini 4 Penyebab yang Perlu Diketahui

BSU 2026 Rp900 ribu tak kunjung cair? Simak 4 penyebab pekerja gagal menerima Bantuan Subsidi Upah.

Trending

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Media sosial Threads dihebohkan dengan video kekerasan yang dilakukan orang tua terhadap anak balitanya di dalam lift diduga dipicu rebutan naik ke stroller.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat demokrasi ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. 
Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. A. Kamil Razak, S.H., M.H. meninggal dunia.
Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

PP PMKRI menyampaikan perhatian dan kepedulian mendalam terhadap penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang memengaruhi lingkungan hidup serta kesehat
Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Insiden memilukan yang menimpa Bharatu Valdo di lingkungan Markas Ditpoludara, Pondok Cabe, kini memasuki babak krusial.
Video Orang Tua Kasar ke Dua Anak Balitanya di Lift saat Berada di Malaysia Viral, Diduga WNI

Video Orang Tua Kasar ke Dua Anak Balitanya di Lift saat Berada di Malaysia Viral, Diduga WNI

Media sosial X hingga Threads digegerkan dengan beredarnya video rekaman CCTV yang memperlihatkan orang tua berlaku kasar ke dua anaknya di lift. Diduga mereka adalah turis asal Indonesia atau WNI.
Berkumpul di Ponpes Lirboyo, Puluhan Kiai Sepuh Berikan Dukungan Moral untuk Gus Yaqut

Berkumpul di Ponpes Lirboyo, Puluhan Kiai Sepuh Berikan Dukungan Moral untuk Gus Yaqut

Puluhan kiai sepuh di Pondok Pesantren Lirboyo, Rabu (21/10), guna memberikan doa dan dukungan moral kepada eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut). 
Selengkapnya

Viral