Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!
- Tangkapan layar instagram
“Setiba di Stasiun Jakarta Kota, petugas perawatan sarana menindaklanjuti dengan mematikan alarm indikasi tersebut,” ungkap Leza.
Apa Fungsi Tombol SOS di KRL dan Kapan Harus Digunakan?
Tombol SOS atau tombol darurat merupakan salah satu fasilitas keselamatan yang membantu penumpang menyampaikan indikasi keadaan darurat kepada petugas. KAI melalui informasi fasilitas angkutan perkotaan menjelaskan bahwa tombol emergency dan interkom memungkinkan penumpang melaporkan gangguan maupun kendala selama menggunakan layanan kereta.
Fasilitas darurat ini ditujukan untuk kondisi yang benar-benar membutuhkan respons petugas, bukan untuk mencoba perangkat atau sekadar memenuhi rasa ingin tahu. Contohnya, ketika penumpang menghadapi ancaman keselamatan, menyaksikan insiden serius, atau menemukan situasi berbahaya yang membutuhkan pertolongan segera.
Meski demikian, fungsi setiap tombol dapat berbeda menurut jenis rangkaian dan sistem yang digunakan. Karena itu, penumpang perlu memperhatikan petunjuk pada perangkat dan mengikuti arahan petugas. Tombol SOS juga tidak boleh disamakan begitu saja dengan rem darurat atau perangkat keselamatan lainnya.
Agar penggunaannya tepat, penumpang dapat memperhatikan beberapa hal berikut:
1. Kenali lokasi dan petunjuknya. Perhatikan fasilitas keselamatan yang tersedia tanpa menekan tombol untuk mencoba.
2. Gunakan saat terjadi keadaan darurat. Aktifkan sesuai petunjuk ketika terdapat situasi yang benar-benar membutuhkan respons petugas.
3. Sampaikan informasi dengan jelas. Jika tersedia interkom, jelaskan kejadian dan lokasi secara singkat agar petugas dapat melakukan pemeriksaan.
4. Jangan menekan tombol untuk bercanda. Aktivasi tanpa alasan dapat memicu kepanikan dan membuat petugas perlu melakukan pemeriksaan yang sebenarnya tidak diperlukan.
5. Ikuti instruksi petugas. Tetap tenang dan jangan mengambil tindakan sendiri yang berpotensi membahayakan keselamatan.
KAI Commuter Pastikan SOP Darurat Dijalankan
KAI Commuter menegaskan bahwa petugas telah menjalankan prosedur operasional standar atau SOP tanggap darurat setelah menerima indikasi alarm SOS. Proses tersebut mencakup respons awal, verifikasi kondisi di dalam kereta, pemeriksaan lapangan, hingga penanganan dan pengaturan ulang sinyal alarm sesuai prosedur.
Respons cepat diperlukan karena petugas tidak dapat langsung menganggap alarm sebagai kesalahan penumpang sebelum memastikan kondisi sebenarnya. Pemeriksaan menjadi bagian penting dari upaya menjaga keselamatan seluruh pengguna Commuter Line.
Load more