News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Orang Terluka, Polisi Periksa Saksi dan Amankan Satu Barang Bukti dalam Kasus Bacok di Cakung

Media sosial tengah dihebohkan dengan kabar, adanya kasus pembacokan di Cakung. Korbannya merupakan mantan anggota kopassus.
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:02 WIB
Kasus Pembacokan di Cakung
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube tvOnenews

Jakarta, tvonenews.com- Dua orang mengalami luka dalam peristiwa pembacokan di Cakung, Jakarta Timur pada, Kamis (22/10). Kedua orang tersebut harus dilarikan ke Rumah Sakit.

Kasus ini terjadi di Cluster Zebrina III, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Melibatkan seorang suami dan mandor bangunan dan keduanya mengalami luka-luka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kedua pihak selanjutnya mendapatkan perawatan medis di rumah sakit berbeda. Korban dibawa ke Rumah Sakit Mayapada JGC, sedangkan pelaku dibawa ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi," jelas Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra, dikutip dari antara, Sabtu (24/10/2026)..

Lebih lanjut, kata Andre, Polisi sudah melakukan pemeriksaan beberapa saksi dan mengamankan satu barang bukti, berupa golok.

Sebuah insiden berdarah terjadi di Perumahan JGC, Cluster Zebrina III, Cakung, Jakarta Timur, pada Kamis (22/10).
Sebuah insiden berdarah terjadi di Perumahan JGC, Cluster Zebrina III, Cakung, Jakarta Timur, pada Kamis (22/10).
Sumber :
  • Istimewa

Senjata tajam yang diduga digunakan pelaku dalam pembacokan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

"Kami sudah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk saksi yang mengetahui perselisihan terkait pekerjaan renovasi rumah tersebut," ungkapnya.

Kronologi kasus pembacokan di Cakung ini, bermula ketika istri dari korban menegur mandor bangunan agar menghentikan pekerjaan renovasi rumah di sebelah tempat tinggalnya.

Kemudian teguran tadi berujung pada perselisihan, setelah korban meminta mandor bangunan untuk tetap melanjutkan pekerjaannya.

Pelaku yang bernama Jef Budiharto (57), lalu datang ke lokasi dan langsung terlibat cekcok mulut dengan korban yang diketahui mantan anggota kopassus.

"Dari situ, situasi memanas hingga pelaku mengancam akan membacok korban," ujar Andre.

Korban pun menantang pelaku, sehingga pria tersebut mengayunkan golok ke arah korban.

Dalam cekcok itu, ayunan pertama tidak mengenai sasaran. Pada ayunan kedua mengenai bagian kanan kepala korban dan menyebabkan luka bacok di area kepala.

Korban kemudian melawan dengan membanting pelaku ke lantai. Akibatnya, pelaku mengalami luka pada bagian leher dan pelipis.

Sementara identitas korban diketahui,  merupakan mantan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) bernama Muhammad Fahrul alias MF (48).

Hingga saat ini, tvonenews.com masih menunggu respons dari pihak Kepolisian untuk mengetahui kabar selanjutnya dari kasus Pembacokan di Cakung yang membuat dua orang terluka.(klw)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terduga Pelaku Pembacokan Eks Kopassus di Cakung Masih Berstatus Saksi

Terduga Pelaku Pembacokan Eks Kopassus di Cakung Masih Berstatus Saksi

Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra mengatakan status terduga pelaku pembacokan eks anggota Kopassus di Cakung, Jakarta Timur, masih berstatus sebagai saksi. Keterangannya belum bisa diambil karena masih dalam perawatan di rumah sakit.
Bukan 60 Hektare, Dedi Mulyadi Sebut Luas Area Terdampak Karhutla Gunung Ciremai 30 Hektare dan Targetkan Padam dalam Dua Hari

Bukan 60 Hektare, Dedi Mulyadi Sebut Luas Area Terdampak Karhutla Gunung Ciremai 30 Hektare dan Targetkan Padam dalam Dua Hari

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut luas area terdampak karhutla di Gunung Ciremai tercatat seluas 30 hektare. KDM menargetkan pemadaman total karhutla di Gunung Ciremai rampung dalam rentang waktu dua hari dengan mengerahkan helikopter water bombing dan 500 personel pembersih kanal alami.
Memanaskan Mesin Mobil Sebelum Berangkat Bisa Bikin Irit BBM? Ini 5 Fakta yang Perlu Diketahui

Memanaskan Mesin Mobil Sebelum Berangkat Bisa Bikin Irit BBM? Ini 5 Fakta yang Perlu Diketahui

Memanaskan mesin mobil sebelum berangkat masih menjadi kebiasaan banyak pengendara, terutama saat kendaraan baru pertama kali digunakan pada pagi hari.
Soal Adanya Dugaan Kesengajaan Karhutla Gunung Ciremai, Ini Kata Bupati Kuningan

Soal Adanya Dugaan Kesengajaan Karhutla Gunung Ciremai, Ini Kata Bupati Kuningan

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar buka suara soal adanya dugaan kesengajaan karhutla yang terjadi di Gunung Ciremai, Jawa Barat. Dian menyebut penyebab karhutla masih diselidiki. Sejalan dengan itu, pemerintah daerah memprioritaskan pemadaman agar api tidak meluas.
Harga Emas Antam Hari Ini 24 Oktober 2026 Stagnan di Angka Rp2.540.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 24 Oktober 2026 Stagnan di Angka Rp2.540.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 24 Oktober 2026 terpantau stagnan di angka Rp2.540.000 per gram. Begitu juga dengan buyback atau harga beli kembali yang stagnan di angka Rp2.335.00 per gram.
Yoshimi Ogawa Jelaskan Prosedur Wasit saat Suporter Ricuh di Stadion, Ternyata Tak Bisa Asal Hentikan Pertandingan ‎

Yoshimi Ogawa Jelaskan Prosedur Wasit saat Suporter Ricuh di Stadion, Ternyata Tak Bisa Asal Hentikan Pertandingan ‎

Yoshimi Ogawa menjelaskan bahwa penghentian pertandingan akibat gangguan keamanan memiliki mekanisme yang perlu dipahami oleh seluruh perangkat pertandingan.

Trending

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, menyampaikan laporan tegas terkait penegakan hukum kasus kebakaran hutan -
Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tim para atletik Indonesia mendapatkan torehan impresif berupa 22 medali dari tiga emas, delapan perak, dan 11 perunggu. Hasil ini bahkan membawa Tim Indonesia ke peringkat ke delapan klasemen Asian Para Games 2026 per Jumat (23/10/2026). 
Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kevin Diks Absen Bela Borussia Monchengladbach Hingga Dean James Bersinar di Liga Belanda

Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kevin Diks Absen Bela Borussia Monchengladbach Hingga Dean James Bersinar di Liga Belanda

Seharusnya terdapat dua pemain Timnas Indonesia yang membela klub mereka masing-masing dalam laga lanjutan Liga Belanda dan Liga Jerman. 
Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Timnas Indonesia kembali berpeluang menambah pemain keturunan yang berkarier di Eropa. Kali ini, seorang bek yang tampil di kasta tertinggi ingin bela Garuda.
AFC Resmi Geser Piala Asia Ke Tahun Genap, Edisi 2027 Bisa Jadi Turnamen Terakhir Bagi 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 

AFC Resmi Geser Piala Asia Ke Tahun Genap, Edisi 2027 Bisa Jadi Turnamen Terakhir Bagi 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 

AFC akan menggeser Piala Asia sebagai ajang empat tahunan ini ke 2032 dari yang seharusnya digelar 2031. 
Tembus Semifinal French Open 2026, Ubed Tantang Wakil Prancis 

Tembus Semifinal French Open 2026, Ubed Tantang Wakil Prancis 

Ubed tampil meyakinkan dengan menyingkirkan wakil Taiwan Chi Yu Jen dalam dua gim langsung 21-15, 21-13 di Grand Paris Arena, Paris, Jumat (24/10/2026).
Sosok Koki Narkoba 1,2 Ton di Aceh Ternyata Ahli Kimia

Sosok Koki Narkoba 1,2 Ton di Aceh Ternyata Ahli Kimia

Polri berhasil membongkar pengoperasian laboratorium rahasia pembuat narkoba sabu-sabu berskala raksasa di kawasan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh. Dimana
Selengkapnya

Viral