Akhirnya Ratusan Mahasiswa Papua Jadi Calon Penerima Beasiswa 2026, Gebrakan di Tengah Keterbatasan Ekonomi
- Tim tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 120 mahasiswa Papua ditetapkan sebagai calon penerima bantuan beasiswa tahun 2026, yang diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) Wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (JADETABEK).
Program beasiswa tersebut menjadi angin segar bagi anak Papua, khususnya yang mahasiswa menghadapi kendala finansial hingga kesulitan membayar biaya kuliah dan terancam terhambat dalam menyelesaikan pendidikan.
Penetapan calon penerima bantuan beasiswa tersebut diumumkan dalam kegiatan pengarahan yang digelar di Bale Bengong Seafood Resto, Jakarta Timur. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperjuangkan akses pendidikan yang lebih baik bagi mahasiswa Papua di tengah keterbatasan ekonomi.
Ketua Umum IMAPA JADETABEK, Akianus Wenda, mengungkapkan program beasiswa yang berhasil diadakan hasil dari perjuangan panjang dalam mencari dukungan untuk ratusan mahasiswa asal Papua yang mengalami kesulitan membiayai perkuliahan.
"Kalau dari saya secara pribadi, saya sangat terharu dan bangga banget karena perjuangan ini tidak mudah," ujar Akianus, Sabtu (24/10/2026).
Untuk mensukseskan program beasiswa tersebut, Akianus bersama pihaknya kerap menemui pemerintah provinsi (pemprov). Hal ini bertujuan agar proses pendidikan mahasiswa Papua yang merantau khususnya di wilayah Jadetabek tetap lancar.
"Sebelumnya, saya telah berupaya menemui pemerintah provinsi di daerah untuk mencari solusi atas kesulitan pendidikan teman-teman mahasiswa Papua, namun belum memperoleh respons dan kepastian yang kami harapkan," ungkapnya.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, pihaknya akhirnya mendapat dukungan dari sejumlah pihak. Ia juga mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan kepada Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.
Bagi dia, dukungan dari berbagai pihak itu dinilai penting untuk membantu mahasiswa Papua yang menghadapi kesulitan ekonomi.
"Atas nama seluruh pengurus dan mahasiswa Papua di JADETABEK, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Sufmi Dasco Ahmad, Danantara Indonesia, serta BRI, BNI, dan Bank Mandiri yang telah memberikan perhatian terhadap nasib teman-teman mahasiswa Papua yang mengalami kesulitan ekonomi hingga terhambat melanjutkan perkuliahan," ucapnya.
Akianus menegaskan, bantuan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan biaya kuliah. Lebih dari itu, kesempatan memperoleh beasiswa menjadi salah satu jalan untuk menjaga keberlanjutan pendidikan dan membuka peluang bagi generasi muda Papua agar dapat berkontribusi bagi daerah asalnya.
"Kami tidak meminta kemewahan. Kami hanya memperjuangkan kesempatan agar teman-teman mahasiswa Papua dapat melanjutkan kuliah, menyelesaikan pendidikan, dan kelak kembali membangun Tanah Papua. Jangan sampai masa depan mereka terhenti hanya karena keterbatasan ekonomi," terangnya dengan ketegasan.
Diketahui, sebanyak 120 mahasiswa Papua yang masuk dalam daftar tersebut masih berstatus calon penerima beasiswa. Mereka telah melewati tahapan pendataan dan verifikasi awal oleh pengurus IMAPA JADETABEK.
Sementara itu, verifikasi lanjutan dan penetapan penerima bantuan secara resmi tetap mengikuti ketentuan dari pihak terkait.
Akianus pun mengingatkan para calon penerima agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap bantuan pendidikan dapat menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk terus belajar dan menuntaskan studi mereka.
"Perjuangan ini bukan hanya untuk 120 mahasiswa, tetapi juga untuk masa depan Papua. Saya berharap teman-teman menjaga kepercayaan ini, belajar dengan sungguh-sungguh, dan suatu saat menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat dan Tanah Papua,” katanya.
Ia mewakili pihaknya berharap perhatian dan kolaborasi berbagai pihak terhadap pendidikan mahasiswa Papua dapat terus diperkuat.
Dengan dukungan yang berkelanjutan, semakin banyak mahasiswa diharapkan mampu mengatasi kendala ekonomi, menyelesaikan pendidikan tinggi, dan kelak berperan dalam pembangunan Tanah Papua.
(hap)
Load more