Jejak Karier Arief Mulyadi, Mantan Dirut PNM yang Berpulang pada Usia 58 Tahun
- PNM
Karier Arief di PNM berkembang melalui berbagai bidang. Setelah menjalankan tugas di lapangan, ia mendapat tanggung jawab dalam pengembangan produk, manajemen mutu, manajemen risiko, serta pengelolaan cabang.
Pada 2007, Arief pernah dipercaya menjadi Kepala Cabang Jakarta. Ia kemudian menjalani sejumlah tugas manajerial sebelum memperoleh posisi yang lebih strategis di tingkat perusahaan.
Pada 2013, Arief diangkat sebagai Executive Vice President Pengembangan Kapasitas Usaha dan Riset. Ia juga pernah menduduki jabatan eksekutif lain sebelum dipercaya menjadi Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha pada 2017.
Pada tahun yang sama, Arief menjabat sebagai Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko. Pengalaman di berbagai bidang tersebut memperluas pemahamannya mengenai pengelolaan perusahaan dan menjadi bagian dari perjalanan menuju posisi direktur utama.
Arief resmi diangkat sebagai Direktur Utama PNM pada 13 Februari 2018. Ia kembali dipercaya memimpin perusahaan untuk periode 2022–2026 melalui keputusan pemegang saham pada April 2022.
Masa jabatannya berakhir pada Mei 2026, ketika posisi Direktur Utama PNM beralih kepada Kindaris. Dengan demikian, Arief telah berstatus mantan direktur utama saat kabar wafatnya diumumkan pada Oktober 2026.
Salah satu program yang berkaitan erat dengan perjalanan kepemimpinan Arief adalah Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera atau PNM Mekaar. Program ini menyediakan pembiayaan dan pendampingan usaha bagi perempuan dari keluarga prasejahtera, terutama pelaku usaha ultra mikro.
Melalui Mekaar, nasabah tidak hanya memperoleh akses permodalan, tetapi juga pendampingan untuk meningkatkan kemampuan mengelola dan mengembangkan usaha. Pendekatan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal.
Pada masa kepemimpinan Arief, jumlah nasabah Mekaar berkembang hingga mencapai sekitar 15,2 juta orang. Program tersebut menjadi salah satu layanan unggulan PNM dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan penguatan ekonomi keluarga.
Selain Mekaar, PNM juga menjalankan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM), yang memberikan pembiayaan dan pendampingan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Selain pengembangan pembiayaan, Arief juga mendorong pemanfaatan teknologi untuk mendukung efisiensi operasional dan pelayanan nasabah. Salah satu inovasi yang dikembangkan PNM adalah Mekaar Digi, yang berkaitan dengan digitalisasi layanan Mekaar.
Load more