Pengemudi Mobil Listrik Lindas Ojol Jadi Tersangka, Kapolri Jamin Penanganan Medis dan Moril Korban
- Tangkapan layar
Jakarta, tvOnenews.com — Kepolisian terus mendalami kecelakaan beruntun mobil listrik hingga berujung melindas pengemudi ojek online (Ojol) di kawasan Melawai, Jakarta Selatan.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo mengatakan jika pelaku pelindas ojol tersebut merupakan driver taksi online Gojek.
Ia menyebut jika pengemudi mobil listrik itu mengalami kelelahan hingga tertidur saat peristiwa tersebut berlangsung.
"Iya, itu driver Gojek memang. Sama-sama sopir, yang satu Gojek, tetapi yang bapaknya (korban) ojolnya itu Grab. Sama-sama driver online. Bukan kelelahan lagi, ketiduran dia malah, saking lelahnya," kata Adiel kepada awak media, Jakarta, Rabu (28/10/2026).
- Instagram/dashcam_owners_indonesia
Adiel memaparkan pelaku yang juga pengemudi taksi online itu merupakan seorang warga Bogor, Jawa Barat. Pelaku didapati tengah mengejar setoran hingga tak pulang ke kediamannya.
"Dia merem tidur, tahu-tahu sadar-sadar sudah nabrak-nabrak," terangnya.
Diketahui, insiden kecelakaan terjadi di Jalan Panglima Polim, Jumat (23/10/2025) sore. Korban pengemudi ojol diketahui bernama Hasan Syukur (56) mengalami patah tulang dan paru-paru bocor.
Tersangka berinisial S (46) dinyatakan negatif alkohol dan narkotika dalam tes urine. Di sisi lain, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto akan menjamin kesembuhan korban.
Selanjutnya Adiel menyampaikan bahwa jika memungkinkan, korban akan dipindahkan ke RS Polri dan Jenderal Suyudi akan membantu sampai sembuh.
- Threads/cinnamorolls.8
Menanggapi hal ini, Suyudi menegaskan bahwa dirinya telah memerintahkan anggotanya untuk menjenguk anggota dan memberikan pendampingan kepada keluarga.
“Merespons musibah kecelakaan lalu lintas yang menimpa seorang pengemudi ojek online di kawasan Blok M, melalui Karumkit Tk l Pusdokkes Polri dan Jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya bergerak menjenguk korban serta memberikan pendampingan moril dan materiil kepada pihak keluarga,” kata Suyudi dikutip dari tayangan di akun Instagram pribadinya @suyudiarioseto.official, Rabu (28/10/2026).
Lebih lanjut, Suyudi juga menerangkan, Polri akan menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh total.
“Sebagai bentuk kepedulian, Polri menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh total. Jika kondisi klinis memungkinkan, Karumkit merekomendasikan untuk korban dialihkan perawatannya ke Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I R.Said Sukanto (RS Polri Kramat Jati) demi memastikan perawatan medis berjalan maksimal,” tegasnya. (raa/amr)
Load more