News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Herri Pras Tuai Kontroversi, Habib Bahar Ingatkan Bahaya Menghina Ulama

Habib Bahar bin Smith ikut angkat bicara di tengah kontroversi konten Herri Pras yang menyinggung sejumlah ulama. Ia mengingatkan para konten kreator agar tidak
Rabu, 4 November 2026 - 07:18 WIB
Habib Bahar bin Smith cerita masa-masa dipenjara di Lapas Cibinong
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah polemik yang melibatkan Herri Pras, pendakwah Habib Bahar bin Smith turut angkat bicara mengenai fenomena konten kreator di media sosial yang menjadikan penghinaan dan gunjingan terhadap ulama sebagai bahan konten.

Kontroversi tersebut bermula ketika Herri Pras melontarkan pernyataan yang menyebut tokoh agama Ustaz Adi Hidayat (UAH) dan Ustaz Abdul Somad (UAS) sebagai "ulama munafik".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, ia juga menantang duel terbuka kepada siapa pun yang mampu membuktikan bahwa tuduhannya terhadap kedua pendakwah tersebut benar.

Konten kreator Herri Pras
Konten kreator Herri Pras
Sumber :
  • YouTube Herri Pras/Instagram Hannykristiantonew

Situasi semakin menjadi sorotan setelah kediaman Herri Pras di kawasan Gunung Putri, Bogor, didatangi sejumlah orang tidak dikenal (OTK) berbadan kekar. Salah satu orang yang disebut berada di lokasi tersebut adalah Yudi Cahyadi.

Menanggapi fenomena tersebut, pendiri Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin, Habib Bahar bin Smith, mengingatkan para konten kreator agar lebih mengutamakan nilai positif dan manfaat bagi masyarakat dalam setiap karya yang diunggah ke media sosial.

Menurutnya, konten yang diproduksi seharusnya dapat memberikan edukasi, menyebarkan kebaikan, serta mendorong masyarakat untuk menjauhi berbagai perilaku buruk.

"Hendaknya bagi para konten kreator melakukan hal-hal yg baik yg bermanfaat bagi orang lain dalam konten-kontennya..sehingga kontennya bermanfaat dan orang-orang yang melihatnya di berbagai media sosial bisa memgambil kebaikan-kebaikan dan manfaat dalam kontennya…konten yg mengajak kepada hal-hal baik dan mencegah dari pada hal-hal yg buruk," ucap Habib Bahar kepada tim tvOnenews.com.

Lebih lanjut, Habib Bahar secara khusus menyoroti konten-konten yang dibuat Herri Pras. Ia menilai sejumlah konten kreator tersebut kerap memuat penghinaan, cacian, hingga gunjingan yang ditujukan kepada para ulama, kiai, dan habaib.

Habib Bahar menegaskan bahwa keinginan untuk memperoleh penghasilan maupun popularitas melalui media sosial tidak seharusnya dijadikan pembenaran untuk merendahkan, mencaci, atau memfitnah orang lain. Terlebih, jika tindakan tersebut ditujukan kepada tokoh agama yang memiliki kedudukan keilmuan di tengah masyarakat.

"Si Herri Pras ini konten-kontennya banyak menghina, mencaci dan menggunjing para ulama, kyai dan habaib..kalau mau mencari uang atau ketenaran dari media sosial tanpa harus mencaci dan memaki atau memfitnah orang lain, apalagi para alim ulama, kalau si Herri Pras tidak sejalan dan sepemikiran dengan ulama yg di hina dan gunjing," ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa perbedaan pendapat atau ketidaksepahaman terhadap pandangan seorang ulama tidak boleh menjadi alasan untuk melontarkan hinaan dan cacian.

Menurutnya, kritik terhadap tokoh agama tetap diperbolehkan selama disampaikan melalui cara yang santun dan tidak merendahkan pihak lain.

"Kalau pun mau mengkritik ya dengan cara yang baik,bukan dengan hinaan dan cacian…dia ulama bukan, orang berilmu bukan, terus sok-sokan mau menghakimi para ulama yang jauh berilmu dan derajatnya di tinggikan oleh Allah karena ilmu itu…fitnah itu tertidur dan celakalah orang-orang yang membangunkannya…"

Selain itu, pendakwah kelahiran Manado, Sulawesi Utara, tersebut turut mengingatkan pentingnya menjaga kehormatan ulama sebagai bagian dari upaya mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap ilmu dan ajaran agama.

Habib Bahar berpandangan bahwa tindakan merendahkan ulama tidak hanya berdampak pada individu yang menjadi sasaran, tetapi juga berpotensi memengaruhi pandangan masyarakat awam terhadap nasihat, fatwa, dan ilmu yang disampaikan para tokoh agama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan ingat bahwa sebenarnya daging ulama itu beracun, kebiasaan Allah Ta’ala dalam menyingkap tabir para pencela akan terlihat dengan sendirinya. Dan siapa yang melecehkan para ulama, maka Allah Ta’ala akan menimpakan kematian hati sebagai bencana baginya sebelum kematiannya, karena kasian masyarakat awam, jika kehormatan ulama di jatuhkan, masyarakat yang awam tidak akan percaya lagi pada ilmu, fatwa dan nasehatnya…maka berbicaralah yang baik atau lebih baik diam…semoga dia mendapat hidayah di jalan kebaikan..amin."

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Imbang dari PSMS Medan, Tangan Kanan STY Ungkap Kelelahan Buat Persija Kesulitan Maksimalkan Peluang 

Imbang dari PSMS Medan, Tangan Kanan STY Ungkap Kelelahan Buat Persija Kesulitan Maksimalkan Peluang 

Tampil di laga perdana babak penyisihan grup, skor akhir 1-1 antara Persija melawan PSMS berakhir di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Selasa (3/11/2026). 
Optimalkan Pemadaman, BNPB Sebut Karhutla di Sulteng Masih Sisakan Titip Asap

Optimalkan Pemadaman, BNPB Sebut Karhutla di Sulteng Masih Sisakan Titip Asap

Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla menjadi perhatian banyak pihak. Salah satu wilayah yang dioptimalkan di Sulawesi Tengah.
Link Live Streaming Korea Open 2026, Rabu 4 November: 11 Wakil Indonesia Berjuang, Alwi hingga Ubed Tampil

Link Live Streaming Korea Open 2026, Rabu 4 November: 11 Wakil Indonesia Berjuang, Alwi hingga Ubed Tampil

Link live streaming Korea Open 2026, sebanyak 11 wakil Indonesia dijadwalkan bertanding pada lanjutan babak 32 besar di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan, Rabu (4/11/2026).
Ketegangan Timur Tengah Buat Piala Asia Resmi Ditunda, Australia Tetap Berangkat Lawan Qatar dan Yordania

Ketegangan Timur Tengah Buat Piala Asia Resmi Ditunda, Australia Tetap Berangkat Lawan Qatar dan Yordania

Walau dipastikan tertunda, Australia tetap mengikuti rencana tim yang akan menghadapi Qatar dan Yordania pada laga uji coba FIFA Matchday edisi November 2026. 
Kabar Duka dari Jawa Timur, Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo Yeni Eko Purwaningsih Meninggal Dunia

Kabar Duka dari Jawa Timur, Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo Yeni Eko Purwaningsih Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari Jawa Timur. Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo Yeni Eko Purwaningsih meninggal dunia. Untuk diketahui, sebelum menjadi Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo, almarhumah pernah menjabat sebagai Wakil Ketua hingga Ketua Pengadilan Negeri Marabahan.
Kasus Korupsi Menjerat Sejumlah Kepala Daerah di Jateng, Gubernur Gelar Pengawasan Daerah Bersama KPK, BPK dan BPKP

Kasus Korupsi Menjerat Sejumlah Kepala Daerah di Jateng, Gubernur Gelar Pengawasan Daerah Bersama KPK, BPK dan BPKP

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan memperkuat sistem pengawasan terintegrasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta jajaran inspektorat pemerintah daerah

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL hari ini 4 November 2026 rute Jakarta International Stadium (JIS)-Jakarta Kota tersedia dalam puluhan perjalanan. Cek di sini.
Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Ada belasan perjalanan yang tersedia. Simak sebelum berangkat. Inilah jadwal KRL rute Jakarta Kota-Nambo hari ini 4 November 2026.
Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Namun, saksi lain dari pihak swasta berinisial AAR tidak memenuhi panggilan dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN tersebut.
Selengkapnya

Viral