News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Jenderal Aktif Ditahan Kasus Dugaan Penyadapan Presiden, Pengamat Dorong Audit Total Jalur Komunikasi Istana

Penahanan tiga jenderal aktif oleh Mabes Polri terkait dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai bentuk konspirasi politik dan upaya
Jumat, 6 November 2026 - 18:24 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com, Jakarta – Penahanan tiga jenderal aktif oleh Mabes Polri terkait dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai bentuk konspirasi politik dan upaya sabotase berat untuk melemahkan negara.

Tiga perwira tinggi yang terseret dalam kasus ini meliputi mantan Kapolri yang kini menjabat Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, mantan Kadivkum Polri Irjen Pol. Ahrie Sonta Nasution, serta Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol. Eko Hadi Santoso.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Eksekutif FIXPOLL Indonesia, Mohammad Anas RA, menegaskan bahwa perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang di lingkaran dalam Istana Negara ini terjadi di tengah masifnya fokus Presiden Prabowo memperkuat diplomasi internasional.

Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA.
Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA.
Sumber :
  • antara

"Informasi strategis mengenai arah diplomasi, negosiasi perdagangan, dan kebijakan luar negeri merupakan aset penting negara. Karena itu, dugaan penyadapan terhadap presiden perlu ditangani secara serius karena motifnya bisa melemahkan positioning Indonesia," tegas Anas di Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Anas membeberkan ada tiga kluster kepentingan utama yang berpotensi saling berkolaborasi memanfaatkan sumber daya internal untuk memicu gejolak:

1. Kepentingan Geopolitik Internasional: Mengincar informasi rahasia posisi tawar Indonesia pada sektor energi, pangan, dan rantai pasok global.

2. Kepentingan Korporasi: Respons balik dari kelompok bisnis yang terdampak pengetatan regulasi dan perizinan era Presiden Prabowo demi mengembalikan kebijakan yang menguntungkan mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Kepentingan Kelompok Politik: Rangkaian isu patahan sejarah, narasi percepatan pemilu, hingga wacana penggulingan kekuasaan yang sempat dihembuskan sejumlah pihak.

"Saya menilai ketiganya bisa dilakukan oleh masing-masing kepentingan bahkan bisa saling berkolaborasi menggunakan sumber daya yang dimiliki bila kepentingannya satu tujuan," papar Pengamat Politik dan Kebijakan Publik tersebut.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Disorot Media ASEAN, Penundaan Piala Asia 2027 Bikin Agenda Uji Coba Garuda Batal Terlaksana

Timnas Indonesia Disorot Media ASEAN, Penundaan Piala Asia 2027 Bikin Agenda Uji Coba Garuda Batal Terlaksana

Penundaan Piala Asia 2027 membawa dampak terhadap agenda Timnas Indonesia. Situasi tersebut bahkan menjadi sorotan media olahraga Vietnam.
APPI Ungkap 24 Klub Sepak Bola Indonesia Tunggak Hak 298 Pemain, Nilainya Lebih dari Rp14 Miliar

APPI Ungkap 24 Klub Sepak Bola Indonesia Tunggak Hak 298 Pemain, Nilainya Lebih dari Rp14 Miliar

APPI mencatat 24 klub dari berbagai kompetisi menunggak hak 298 pemain dengan nilai lebih dari Rp14 miliar. Persoalan ini kini membayangi sepak bola Indonesia.
Golkar Tegaskan Penyadapan Ilegal Tokoh Politik dapat Mengancam Demokrasi

Golkar Tegaskan Penyadapan Ilegal Tokoh Politik dapat Mengancam Demokrasi

Ia menegaskan bahwa penyadapan ilegal adalah sebuah pelanggaran yang sangat berat, apalagi ditujukan kepada Presiden selaku Kepala Negara.
Seorang Perempuan di Cimahi Tewas di Kamar Kos, Terdapat Luka Sajam di Leher

Seorang Perempuan di Cimahi Tewas di Kamar Kos, Terdapat Luka Sajam di Leher

Kapolsek Cimahi, Kompol Donny Irawan, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia tersebut.
Kabar Gembira! DPR RI dan Pemerintah Sepakat Ubah Status PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Lintas Profesi

Kabar Gembira! DPR RI dan Pemerintah Sepakat Ubah Status PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Lintas Profesi

Kabar luar biasa bagi tenaga honorer di seluruh Indonesia. DPR RI bersama pemerintah secara resmi menyepakati peningkatan status Pegawai Pemerintah dengan Per-
Resmi! AFC Umumkan Peringkat Liga Terbaru, Persib Kangkangi Raksasa Liga Malaysia JDT

Resmi! AFC Umumkan Peringkat Liga Terbaru, Persib Kangkangi Raksasa Liga Malaysia JDT

Kemenangan Persib atas Melbourne Victory ikut mengangkat Indonesia ke 8.500 poin musim 2026/2027, tertinggi di ASEAN dan melampaui Malaysia yang punya JDT.

Trending

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Kasus dugaan pelecehan seksual saat sport massage di kawasan GBK viral di Threads. Korban mengaku diraba terapis tanpa persetujuan, Hamda DF akhirnya buka
Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Seorang nasabah Maybank, Mulyadi (54) warga Binjai, terus mencari keadilan atas dugaan saldo sebesar Rp2.349.000.000, di dalam rekening Maybank miliknya yang ti
Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Purwanto-Salamun memastikan medali perunggu setelah mengalahkan pasangan Eka-Jiyanto dalam dua gim langsung dengan skor 21-9 dan 21-15.
Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Inilah respons Jokowi soal tawa Roy Suryo pecah saat dirinya menunjukkan ijazah S1-nya. Jokowi menanggapi tawa Roy dengan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan majelis hakim.
Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Jokowi hadir sebagai saksi dan memperlihatkan ijazah pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sarjana di UGM.
Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Australia akan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman, 17 November 2026. Sebelum laga ini, Australia akan menghadapi Qatar pada 14 November 2026.
Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Federasi Sepak Bola Yordania kini berpacu dengan waktu untuk mencari lawan pengganti agar agenda FIFA Matchday November tidak hanya diisi satu pertandingan.
Selengkapnya

Viral