News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alhamdulillah, Biaya Persalinan Keluarga Tak Mampu di Kotim Dijamin Gratis

Pernyataan orang nomor satu di Bumi Habaring Hurung ini, diucapkannya untuk menjawab keluhan warga terkait mahalnya biaya persalinan di wilayahnya tersebut untuk sekarang ini.
Jumat, 8 Oktober 2021 - 11:13 WIB
Wakil Bupati Kotim, Irawati, saat meninjau ruangan kebidanan yang baru di RSUD Dr. Murdjani Sampit
Sumber :
  • Didi Syachwani

Kotawaringin Timur, Kalteng - Kabar gembira bagi warga tidak mampu Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)yang hendak melahirkan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) membebaskan segala biaya persalinan, alias gratis, meski tanpa BPJS.

"Saya tegaskan, saya jamin bagi mereka (warga) yang kurang mampu akan gratis dari biaya persalinan. Di mana saja, baik di bidan, puskesmas, maupun rumah sakit. Selama melahirkannya di wilayah Kotim, bilang saja bupati yang akan menyelesaikannya," tegas Bupati Kotim, Halikinnoor, Jumat (8/10).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan orang nomor satu di Bumi Habaring Hurung ini, diucapkannya untuk menjawab keluhan warga terkait mahalnya biaya persalinan di wilayahnya tersebut untuk sekarang ini.

"Tapi untuk penggratisan biaya persalinan ini, hanyalah khusus hanya bagi keluarga yang benar-benar tidak mampu. Bagi yang mampu, tidak," ucapnya lagi.

Bahkan beberapa waktu lalu, dan sempat ramai menjadi perbincangan di kalangan warga soal tarif biaya persalinan disalah satu klinik bidan yang memasang tarif hingga Rp20 juta lebih.

Padahal persalinannya berlangsung normal dan hanya ditangani oleh oknum bidan itu sendiri tanpa melibatkan dokter ahli. Selain itu, pasien yang melahirkan adalah dari kalangan orang yang kurang mampu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untung saja, masalah ini akhirnya bisa diselesaikan, dan biaya persalinan akhirnya diturunkan menjadi hanya Rp7 juta saja. Namun tarif itu juga dinilai masih sangat mahal untuk untuk ukuran biaya melahirkan yang ditangani bidan.

"Saya berharap tidak ada lagi kejadian seperti ini. Kasian mereka yang tidak mampu akhirnya membuat beban hidup mereka menjadi bertambah berat. Saya sudah perintahkan Kadis Kesehatan untuk memperhatikan masalah ini, jangan sampai terulang lagi pokoknya," pinta Halikinnoor. (Didi Syachwani/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 
Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis Indonesia dapat mengejar dan melampaui sejumlah negara di kawasan melalui pengembangan ETF emas.
Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Pertamina melihat Wilayah Kerja Pangkah di Gresik, Jawa Timur, bukan sekadar aset migas yang sudah berproduksi.
Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga mengawali paparannya dengan mengingat kembali sejarah bursa di Indonesia. Menurutnya, aktivitas bursa pertama kali dibuka oleh pemerintah kolonial Belanda

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral