News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Jawa Barat Pulangkan 77 Karyawan Pinjol Sleman

Sebanyak 77 orang karyawan perusahaan pinjaman online (pinjol), tiba di Mapolsek Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta pada Sabtu (16/10/2021) malam.
Minggu, 17 Oktober 2021 - 05:46 WIB
Puluhan karyawan perusahaan pinjol diberi pembinaan oleh polisi di Mapolsek Bulaksumur Sleman, Sabtu (16/10/2021) malam.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Sebanyak 77 orang karyawan perusahaan pinjaman online (pinjol), tiba di Mapolsek Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta pada Sabtu (16/10/2021) malam. Mereka sebelumnya dipulangkan dari Mapolda Jawa Barat karena belum ditemukan pasal yang disangkakan.

Pantauan tvOnenews.com di lokasi, puluhan karyawan pinjol ini tiba sekitar pukul 22.00 WIB. Mereka dibawa dari Bandung menggunakan tiga unit bus dan satu truk polisi yang mengangkut petugas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini kan diserahkan dari Polda Jabar dikembalikan ke keluarganya sementara masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut apakah nanti mereka masih ada keterlibatan atau tidak," kata Kapolsek Bulaksumur Kompol Neko Budi Andoyo kepada wartawan.

Neko menjelaskan, sebenarnya ada 79 orang karyawan yang dipulangkan dari Polda Jawa Barat. Namun 2 orang dijemput keluarganya di Mapolda Jabar, sehingga hanya 77 karyawan yang dipulangkan ke Yogyakarta.

Sebelum dikembalikan kepada keluarganya, ke-77 karyawan pinjol ini diberi pembinaan terlebih dahulu oleh polisi. 

"Jadi ini nanti mereka boleh kembali trus mengambil kendaraannya yang kemarin dititipkan di Polsek Bulaksumur. Untuk selanjutnya mereka diberi pembinaan sama Bhabinkamtibmas kita untuk dalam melakukan pekerjaan harusnya juga mengedepankan masalah nurani, kalau simpan pinjam kalau orang meminjam itu ya menagihnya harus pakai rasa jangan istilahnya dengan marah-marah karena dampaknya banyak yang depresi bahkan sampai ada yang bunuh diri, itu supaya tidak terulang, jadi kita kasih arahan pembinaan itu," terangnya.

Neko menambahkan, para karyawan pinjol ini juga sudah diperiksa kesehatannya begitu tiba di Polsek Bulaksumur. Tujuannya agar tidak terjadi komplain dari keluarganya.

"Kita tanya tadi satu per satu kondisi mereka sehat seperti pada waktu mereka dibawa kesana, jadi tidak ada yang kurang satu apapun," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasca peristiwa ini, Kapolsek tak lupa mengimbau masyarakat agar berhati-hati dengan pinjaman online. Pasalnya sudah banyak masyarakat yang menjadi korban akibat kejamnya pinjaman online tersebut.

"Kalau boleh mengimbau kepada masyarakat kalau melakukan peminjaman sebisa mungkin jangan menggunakan pinjaman online apalagi yang ilegal, karena hal itu dapat disalahgunakan oleh pihak-pihak lain," tutupnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Manajemen Arema FC resmi memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan salah satu pemain asingnya Odivan Koerich.
Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah bekerja keras tapi rezeki terasa seret? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang kemungkinan penyebabnya.
Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) meminta Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) untuk dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan komunikasi publik di tengah arusnya informasi digital.
Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada, Enrico Tambunan, menantang pihak Ressa untuk mengungkap sosok ayah biologisnya. Ia menilai gugatan seharusnya ditujukan ke sang ayah.
Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Dari striker legendaris hingga pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto kembali ke Garuda Muda. Simak profil lengkapnya.
Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi mengumumkan daftar negara yang telah mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT