Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
Eks panitera PN Jakarta Utara Rohadi divonis 3,5 tahun penjara
Sumber :
  • Antara

Eks Panitera PN Jakarta Utara Rohadi Divonis 3,5 Tahun Penjara

Rabu, 14 Juli 2021 - 18:53 WIB
Oleh :

Jakarta - Mantan panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi divonis 3,5 tahun penjara ditambah denda Rp300 juta subsider 4 bulan kurungan karena terbukti menerima suap, gratifikasi, serta pencucian uang.

"Menyatakan terdakwa Rohadi telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan beberapa tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan kesatu subsider, kedua, ketiga, serta melakukan tindak pidana pencucian uang sebagaimana dakwaan keempat," kata majelis hakim yang dipimpin Albertus Usada di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu.

Hakim Albertus Usada melanjutkan, "Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa tersebut dengan pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan dan pidana denda sejumlah Rp300 juta subsider 4 bulan."

Vonis tersebut lebih rendah daripada tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) KPK yang meminta agar Rohadi divonis 5 tahun penjara ditambah denda Rp300 juta subsider 6 bulan kurungan.

Pada kesempatan itu, hakim mengemukakan hal-hal yang memberatkan, yakni perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

"Hal yang meringankan, terdakwa kooperatif dalam menjalankan proses peradilan terdakwa berterus terang dalam memberikan keterangan di persidangan, terdakwa menyatakan mengaku bersalah, terdakwa menjadi tulang punggung keluarga," kata hakim Albertus.

Dalam perkara ini, majelis hakim yang terdiri atas Albertus Usada, Susanti Arsi Wibawani, dan Ali Mukhatarom menyatakan bahwa Rohadi terbukti melakukan perbuatan dalam empat dakwaan.

Pertama, Rohadi terbukti menerima suap dari anggota DPRD Papua Barat periode 2009—2014 Robert Melianus Nauw dan Jimmy Demianus Ijie melalui Sudiwardono terkait dengan pengurusan tindak pidana korupsi yang melibatkan Robert Melianus Nauw dan Jimmy Demianus Ijie supaya dapat dibebaskan pada tingkat kasasi di Mahkamah Agung.

Rohadi terbukti sebagaimana dakwaan kesatu subsider dari Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Kedua, Rohadi terbukti menerima suap dalam jabatannya sebagai panitera pengganti masing-masing dari Jeffri Darmawan melalui perantaraan Rudi Indawan sebesar Rp110 juta; dari Yanto Pranoto melalui perantaraan Rudi Indawan sebesar Rp235 juta; dari Ali Darmadi sebesar Rp1,608 miliar serta dari Sareh Wiyono sebesar Rp1,5 miliar terkait pengurusan perkara.

Dalam hal ini, Rohadi juga terbukti sebagaimana dakwaan kedua dari pasal 11 UU No. 31/1999 sebagaimana diubah UU No. 20/2001 jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Rohadi juga terbukti menerima gratifikasi senilai Rp11.518.850.000,00 dari sejumlah pihak terkait dengan jabatannya sebagai panitera pengganti.

Ia terbukti melakukan pelanggaran Pasal 12B UU No. 31/1999 sebagaimana diubah UU No. 20/2001 jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 65 Ayat (1) KUHP.

Keempat, Rohadi terbukti melakukan pencucian uang, yaitu menukarkan dari mata uang asing ke mata uang rupiah seluruhnya sebesar Rp19,408 miliar, menempatkan (setor tunai) di rekeningnya sendiri pada tahun 2014—2015 sebesar Rp465,3 juta, mentransfer ke rekening anggota keluarganya, membelanjakan atau membayarkan untuk pembelian tanah dan bangunan (rumah) seluruhnya sebesar Rp13.010.976.000,00.

Selanjutnya, Rohadi terbukti membelanjakan atau membayarkan untuk pembelian kendaraan bermotor (mobil) seluruhnya sebesar Rp7.714.121.000 dan perbuatan lainnya berupa membuat kuitansi fiktif agar tampak seolah-olah menerima modal investasi (pinjaman uang) dari pihak lain dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan yang merupakan hasil tindak pidana korupsi.

Rohadi pun terbukti melakukan pencucian uang berdasarkan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo. Pasal 65 Ayat (1) KUHP.

Terhadap vonis tersebut, JPU KPK menyatakan pikir-pikir selama 7 hari, sedangkan Rohadi menyatakan menerima vonis.

Sidang dilakukan secara tatap muka dan virtual. Majelis hakim, sebagian jaksa penuntut umum, dan penasihat hukum hadir di pengadilan, sementara Rohadi di Lapas Sukamiskin Bandung, Jawa Barat.

Rohadi saat ini sedang menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin Bandung atas vonis 7 tahun penjara karena menerima suap untuk mengurus kasus asusila Saipul Jamil pada tahun 2016. (prs/ant)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Update Corona 28 Juli 2021: Penambahan Kasus Capai 47.791 Kasus

Update Corona 28 Juli 2021: Penambahan Kasus Capai 47.791 Kasus

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menyatakan kasus baru COVID-19 mengalami penambahan sebanyak 47.791 orang dengan Jawa Barat menjadi provinsi penyumbang tertinggi.
Jalankan Jasa Sertifikat Vaksinasi Palsu Suami - Istri Ditangkap Polisi

Jalankan Jasa Sertifikat Vaksinasi Palsu Suami - Istri Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menangkap AEP dan TS, pasangan suami-istri terkait kasus pemalsuan sertifikat vaksinasi COVID-19.
Kembali Erupsi, Sinabung Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 4.500 meter

Kembali Erupsi, Sinabung Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 4.500 meter

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Rabu mengalami erupsi dan menyemburkan abu vulkanik dengan tinggi kolom 4.500 meter, menurut data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
F-PPP Tolak fasilitas isoman DPR di hotel

F-PPP Tolak fasilitas isoman DPR di hotel

Fraksi PPP DPR RI memilih untuk tidak menggunakan fasilitas isolasi mandiri (isoman) di dua hotel bintang 3 di Jakarta yang disiapkan Sekjen DPR RI.
Kenali Jenis Hepatitis dan Cara Penanggulangannya

Kenali Jenis Hepatitis dan Cara Penanggulangannya

Hepatitis adalah penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian, bahkan lebih dari satu juta jiwa meninggal setiap tahunnya karena virus ini.
Kemenkes Perkirakan 18 Juta Orang Indonesia Mengidap Hepatitis

Kemenkes Perkirakan 18 Juta Orang Indonesia Mengidap Hepatitis

Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) mengintensifkan upaya pencegahan secara dini penularan hepatitis atau peradangan pada hati (lever) yang saat ini diperkirakan angka kasusnya sekitar 18 juta jiwa.
Trending
Menkeu: RI butuh Rp4.520 triliun untuk mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca

Menkeu: RI butuh Rp4.520 triliun untuk mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca

Sri Mulyani mengatakan berdasarkan estimasi kontribusi yang ditentukan secara nasional, Indonesia membutuhkan Rp4.520 triliun untuk mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) di 2030.
Warga Arab Saudi Akan Dicekal Tiga Tahun Jika Pergi ke Indonesia

Warga Arab Saudi Akan Dicekal Tiga Tahun Jika Pergi ke Indonesia

Pemerintah Arab Saudi akan menghukum warganya dengan larangan bepergian selama tiga tahun jika mereka mengunjungi Indonesia atau negara lain yang masuk "daftar merah".
Pebulutangkis Putri Indonesia Berhadapan dengan Petenis Dunia, Kok Bisa?

Pebulutangkis Putri Indonesia Berhadapan dengan Petenis Dunia, Kok Bisa?

Pebulutangkis Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, membuat kejutan dengan berhadapan dengan petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic di venue gelaran Olimpiade Tokyo, Jepang.
Catat, Ini Jadwal Laga Tim Badminton Indonesia Di Olimpiade Tokyo Hari Ini. 

Catat, Ini Jadwal Laga Tim Badminton Indonesia Di Olimpiade Tokyo Hari Ini. 

Ada empat laga yang akan dilakoni para atlet kebanggan nasional, semuanya berasal dari nomor tunggal putra, tunggal putri dan ganda campuran.
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Ketua MUI Labuhanbatu Utara

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Ketua MUI Labuhanbatu Utara

Personel Kepolisian Resor Labuhanbatu, Sumatera Utara, menangkap diduga pelaku pembunuhan Ketua Majelis Ulama (MUI) Labuhanbatu Utara Aminurrasyid Aruan.
Ganda Campuran Praveen/Melati terhenti di perempat final Tokyo 2020

Ganda Campuran Praveen/Melati terhenti di perempat final Tokyo 2020

Pasangan ganda campuran Praveen/Melati takluk 17-21, 15-21 dalam waktu 35 menit oleh pasangan asal China Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong.
Atlet Terseksi di Dunia Berlaga di Olimpiade Tokyo

Atlet Terseksi di Dunia Berlaga di Olimpiade Tokyo

Alica Schmidt, Perempuan 22 tahun asal Jerman itu memiliki prestasi gemilang pada cabang olahraga atletik sehingga membawanya tampil di Olimpiade Tokyo.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Apa Kabar Indonesia Malam
20:00 - 22:00
Indonesia Business Forum
22:00 - 22:30
Telusur
22:30 - 23:30
Kabar Hari Ini
23:30 - 00:00
Kabar Arena
00:00 - 01:00
Kabar Dunia
Selengkapnya