Menlu Negara G-7 Bertemu di Jepang Bahas Perang Israel di Gaza
- ANTARA
Jakarta, tvonenews.com - Menteri Luar Negeri negara-negara anggota G-7 menggelar pertemuan di Jepang, Selasa (7/11/2023). KTT tersebut terjadi ketika Israel melancarkan serangan tanpa pandang bulu terhadap wilayah kantong Palestina di Gaza serta Tepi Barat yang diduduki.
Menurut Kyodo News yang berbasis di Tokyo, para menteri luar negeri dari negara-negara industri paling maju di dunia memulai hari pertama dengan jamuan makan malam yang "berfokus pada Timur Tengah." KTT tersebut akan mengadakan lima sesi pada hari Rabu.
Para diplomat terkemuka Jepang (ketua G-7 saat ini), Kanada, Prancis, Jerman, Italia, AS, Inggris, dan UE menghadiri pertemuan di Iikura Guest House di ibu kota Jepang, Tokyo.
Konflik Israel-Palestina diperkirakan akan tetap menjadi agenda dalam berbagai diskusi selama dua hari.
Ini adalah pertemuan tatap muka pertama para diplomat utama G-7 sejak perang Israel di Gaza dimulai pada 7 Oktober.
Jepang telah mengumumkan bantuan sebesar $65 juta untuk warga Palestina di Gaza namun mengambil sikap serupa dengan Amerika terhadap Hamas, yaitu mengecam tindakan mereka.
Namun, Tokyo mungkin akan mendesak seruannya untuk melakukan jeda kemanusiaan karena Jalur Gaza menghadapi krisis yang sangat parah karena kekurangan kebutuhan pokok, air minum, bantuan medis, dan makanan.
Para anggota G-7 bertemu setelah empat rancangan resolusi berbeda mengenai Gaza diveto di Dewan Keamanan PBB dalam sebulan.
Israel melancarkan serangan udara dan darat di Jalur Gaza menyusul serangan lintas batas yang dilakukan Hamas pada 7 Oktober.
Setidaknya 10.022 warga Palestina, termasuk 4.104 anak-anak dan 2.641 wanita, tewas dalam pemboman Israel di Jalur Gaza.
Di Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki, pasukan Israel dan pemukim Yahudi telah membunuh 163 warga Palestina sejak perang yang sedang berlangsung dimulai.
Jumlah korban tewas di Israel hampir 1.600, menurut angka resmi. (ito)
Load more