Lagu Permainan Anak Asal Palembang Hidupkan Festival Indonesia 2025 di Melbourne
- Istimewa
“Tahun ini tim FI 2025 mengangkat wilayah Sumatera Bagian Selatan yang meliputi Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, Lampung dan Sumatera Selatan, sebagai objek promosi tujuan wisata bagi turis asing, khususnya dari Australia. Selain itu, Festival Indonesia 2025 juga menjadi kesempatan dalam memperkenalkan potensi ekonomi dan investasi serta produk-produk UMKM Indonesia, termasuk dari daerah Sumatera Bagian Selatan, kepada pelaku usaha di Australia”, ungkap Konsul Jenderal RI Yohannes Jatmiko Heru Prasetyo.
Resika selaku Project Manager FI Inc. menyampaikan bahwa berdasarkan data statistik Australia, dalam 3 (tiga) tahun terakhir, Indonesia terus bertahan menduduki posisi teratas sebagai destinasi favorit liburan bagi warga Australia. Angka kunjungan turis Australia ke Indonesia terus mengalami kenaikan dimana pada tahun 2024 hingga pertengahan 2025 mencapai lebih dari 1.7 juta perjalanan.
Resika lalu mengungkapkan “Ini merupakan peluang yang sangat baik bagi kita untuk memperkenalkan lebih luas lagi keindahan dan potensi berbagai wilayah di Indonesia. Jika FI tahun lalu mengangkat tema Indonesia Timur, kali in kita bergeser ke wilayah Indonesia bagian Barat dengan memberi sorotan khusus pada wilayah Sumatera bagian Selatan yang juga memiliki keindahan alam, kekayaan budaya serta potensi luar biasa.”
Diharapkan kunjungan turis mancanegara tersebut dapat membawa dampak positif pada perekonomian lokal. Setiap tahun, Festival Indonesia merupakan salah satu event yang dinantikan tidak hanya oleh diaspora Indonesia di Melbourne tetapi juga warga lokal penikmat makanan dan minuman tradisional khas nusantara, mengingat banyaknya para vendor yang berpartisipasi menjual pelbagai kuliner dan jajanan Indonesia. Dari pagi sampai sore terpantau antrean panjang pada setiap tenda makanan dan minuman yang tersebar di seluruh sudut Argyle Square.
Di luar itu, juga terdapat banyak stan UMKM dan pelaku usaha yang menawarkan produk-produk khas Indonesia, termasuk dari Komunitas Kopi Sriwijaya, She Great Atelier, Klambikoe dan Pandawi Wastra Collection. Para pengunjung juga dimanjakan oleh berbagai macam hiburan di panggung utama seperti pertunjukan musik angklung, tari-tarian daerah, seni bela diri pencak silat, dan lain-lain. Tim Holmes, salah satu pengunjung tampak antusias menonton flash mob sambil menikmati nasi goreng.
Load more