News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lagi-lagi Singgung Antisemit, Aktivis Cilik Israel Komentari Indonesia yang Tolak Visa Atlet dari Negara Zionis

Aktivis cilik Israel Ben Carasso singgung Antisemit setelah Indonesia tegas melarang atlet Artem Dolgopyat untuk tampil di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025.
Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:10 WIB
Atlet senam artistik Israel Artem Dolgopyat batal tampil di Indonesia
Sumber :
  • Instagram @dolgopyat_artem

 

Di sisi lain, warga Israel bereaksi keras ketika tahu atlet kebanggannya yakni Artem Dolgopyat dicegah untuk datang ke Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemarahan warga Israel kian memuncak lantaran status Artem Dolgopyat adalah peraih medali emas untuk negaranya di Olimpiade Tokyo 2020 silam.

Hal ini ternyata juga memantik komentar dari aktivis cilik Israel yaitu Ben Carasso yang speak up langsung di media sosial Instagram-nya.

Meski tidak menyebut secara langsung nama Indonesia, namun Ben Carasso mengatakan bahwa kinerja atletnya seperti tidak dihargai.

Bukan cuma itu, Ben Carasso secara gamblang bahwa sikap negara-negara yang tak izinkan atlet Israel untuk bertanding merupakan sikap Antisemit.

Sekadar informasi, Antisemit merupakan sebutan yang diberikan oleh pihak yang tidak suka kehadiran umat Yahudi atau warga Israel.

Artem Dolgopyat, salah satu atlet Israel yang ditolak dan tak diberi visa oleh Indonesia
Artem Dolgopyat, salah satu atlet Israel yang ditolak dan tak diberi visa oleh Indonesia
Sumber :
  • Instagram @@dolgopyat_artem

 

“Saya menghabiskan waktu berjam-jam di sini untuk menjadi atlet yang baik, tetapi pikirkan tentang tim Israel yang bekerja berjam-jam untuk mewakili Israel dengan terhormat di seluruh dunia,” katanya.

“Namun, tiba-tiba, hanya karena antisemitisme dan karena kami melindungi diri sendiri, negara-negara tidak mengizinkan kami berkompetisi,” jelasnya melalui Instagram @bencarasso.

Ben Carasso menambahkan kalau olahraga seharusnya dijadikan ajang untuk menyatukan semua orang, bukan lagi memikirkan golongan tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Misalnya Artyom Dolgopyat, yang sekarang menjadi juara dunia, mereka tidak mengizinkannya berkompetisi. Saya pikir olahraga adalah sesuatu yang menyatukan orang, jadi pikirkan apa yang saya katakan,” jelasnya.

Perkataan si bocah aktivis Israel ini malah menuai hujatan dari netizen. Mereka mengatakan kalau zionis layak diganjar 'hukuman' seperti itu buntut genosida terhadap Palestina. (han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Super Transfer Persija! Ini Profil Ivan Mamut, Eks Bomber Timnas Kroasia yang Dielukan Jadi Penerus Marko Simic

Super Transfer Persija! Ini Profil Ivan Mamut, Eks Bomber Timnas Kroasia yang Dielukan Jadi Penerus Marko Simic

Persija resmi mendatangkan striker baru, Ivan Mamut. Mantan bomber Timnas Kroasia itu langsung diharapkan menjadi penerus Marko Simic bersama Macan Kemayoran.
Tak Main-Main! Setelah Lawan Timnas Indonesia, Skuad Singapura Hadapi Brasil di Laga Uji Coba FIFA Jelang Piala Asia 2027

Tak Main-Main! Setelah Lawan Timnas Indonesia, Skuad Singapura Hadapi Brasil di Laga Uji Coba FIFA Jelang Piala Asia 2027

Singapura mendapat kesempatan menghadapi Brasil pada jeda internasional November. Laga tersebut menjadi bagian persiapan The Lions menuju Piala Asia 2027.
Gibran Minta Sekolah Sesuaikan Pembelajaran Selama Karhutla, Keselamatan Siswa Diutamakan

Gibran Minta Sekolah Sesuaikan Pembelajaran Selama Karhutla, Keselamatan Siswa Diutamakan

Gibran menegaskan keselamatan dan kesehatan siswa harus menjadi prioritas selama wilayah terdampak kabut asap.
Identitas 3 ASN Pemkab Jayawijaya yang Tewas Jadi Korban Penembakan Diduga oleh KKB Hendak Tinjau Cetak Sawah

Identitas 3 ASN Pemkab Jayawijaya yang Tewas Jadi Korban Penembakan Diduga oleh KKB Hendak Tinjau Cetak Sawah

Tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya yang tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Muliama, yakni Aprida Rapi (49), Alfonsius Albinus Meha (35), dan Willi Mbuik (25).
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Rupiah Melemah ke Rp 17.585 Dibayangi Tekanan Harga Minyak Dunia terhadap Ketahanan Fiskal RI

Rupiah Melemah ke Rp 17.585 Dibayangi Tekanan Harga Minyak Dunia terhadap Ketahanan Fiskal RI

Posisi rupiah itu menguat 16 poin dari kurs sebelumnya di level Rp 17.552 pada perdagangan Rabu, 9 September 2026.

Trending

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat belum final karena penghitungannya belum rampung.
Kasus Suap di Kabupaten Bekasi, Anggota Polri Diperiksa KPK

Kasus Suap di Kabupaten Bekasi, Anggota Polri Diperiksa KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang anggota Polisi bernama Yayat Sudrajat, Kamis (10/9/2026).
Seret Anggota Polri Terkait Kasus Suap Proyek di Bekasi, KPK Keluarkan Sprindik Baru

Seret Anggota Polri Terkait Kasus Suap Proyek di Bekasi, KPK Keluarkan Sprindik Baru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru terkait kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Hilal dan Al Nassr Masih Kejar-kejaran dengan 1 Noda Kekalahan

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Hilal dan Al Nassr Masih Kejar-kejaran dengan 1 Noda Kekalahan

Berdasarkan data resmi per Jumat (11/9/2026) pukul 07.02 WIB, berikut adalah penjelasan peta persaingan di tangga klasemen sementara. Al Hilal masih di puncak!
Selengkapnya

Viral