Jejak Perjalanan Panjang Nicolas Maduro: dari Sopir Bus, Presiden Venezuela, hingga Ditangkap AS
- ANTARA/Miraflores Palace/Handout via REUTERS/HP/djo
Titik Awal Karier Politik
Awal mula karier politik Maduro saat Hugo Chávez memimpin gerakan Revolusi Bolivarian pada 1990-an. Upaya perwira militer tersebut untuk melakukan kudeta gagal sehingga dipenjara pada tahun 1992.
Chávez merupakan sosok figur sentral politik kiri di Venezuela. Maduro dan Cilia Flores menjadi sosok loyalis Utama rezim Chávez.
Maduro dan Cilia Flores melakukan kampanye dengan motif pembebasan Chávez. Upaya tersebut berakhir terjadi pada tahun 1994.
Sejak itulah Maduro terpilih sebagai anggota Majelis Konstituen Nasional pada 1999. Di tahun 2000, Maduro mulai menjalankan tugas di majelis terendah legislatif di Venezuela, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang berubah menjadi Majelis Nasional unikameral.
Peran itu mengantarkan Maduro menjabat presiden di lembaga tersebut dari tahun 2005 hingga 2006. Hal ini yang membuat Maduro terpilih menjadi Menteri Luar Negeri (Menlu) Venezuela dari 2006-2013.
Di jabatan Menlu Venezuela, peran Maduro sangat berpengaruh pada diplomasi Venezuela. Menariknya, Maduro berperan meningkatkan integrasi sosial hingga ekonomi negara-negara di Amerika Latin agar mengurangi kepercayaan terhadap AS pada saat itu.
Maduro juga membawa Venezuela memiliki hubungan persahabatan dengan para pemimpin dunia terlibat kontroversi, antara lain Robert Mugabe (Zimbabwe), Muammad al-Qaddafi (Libya), dan Mahmoud Ahmadinejad (Iran).
Karier Presiden Venezuela
Titik awal Maduro bisa menjabat Presiden Venezuela saat kesehatan Chávez semakin memburuk. Pada 2011, Chávez diumumkan tengah mengidap kanker.
Namun penyakit kanker tidak menghalangi Chávez memenangkan Pemilihan Presiden pada Oktober 2012. Kebetulan lawan calon Presiden Venezuela saat itu yakni Henrique Capriles Radonski.
Chávez kebetulan berpasangan dengan Maduro. Hal inilah yang membawa Maduro sebagai Wakil Presiden. Sementara Cilia Flores, istri Maduro menjabat jaksa agung Venezuela yang membuat publik berpandangan keduanya memiliki pengaruh besar di Venezuela.
Maduro menjadi pemimpin de facto di Venezuela setelah masa pemulihan pasca operasi Chávez di Kuba tidak diketahui publik. Apalagi selama masa tersebut, menjadikan pelantikan Chávez sebagai Presiden ditunda yang semulanya dijadwalkan pada Januari 2013.
Awal mula Maduro menjadi Presiden setelah Chávez wafat pada 5 Maret 2013. Maduro mengambil peran fungsi pemerintahan sementara.
Load more