News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puan Maharani Berduka atas Tewasnya Ali Khamenei, Soroti Konflik Iran–AS–Israel yang Kian Memanas

Puan Maharani menyampaikan duka atas tewasnya Ali Khamenei akibat serangan AS–Israel dan menyoroti eskalasi konflik Timur Tengah yang dinilai mengancam stabilitas global.
Selasa, 10 Maret 2026 - 14:48 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani
Sumber :
  • Youtube DPR

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei yang dilaporkan tewas dalam serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Puan Maharani saat membuka masa persidangan baru DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Dalam pidatonya, Puan menyampaikan duka mendalam kepada pemerintah dan rakyat Iran atas peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Atas nama pimpinan dan anggota DPR RI, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Yang Mulia Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, akibat serangan militer Amerika Serikat dan Israel di wilayah Iran,” kata Puan Maharani.

Indonesia Sampaikan Simpati kepada Rakyat Iran

Dalam kesempatan tersebut, Puan Maharani menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana tertuang dalam konstitusi, turut merasakan duka atas kejadian tersebut.

Menurut Puan Maharani, tragedi yang menimpa Ali Khamenei bukan hanya kehilangan bagi Iran, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

Ia menyampaikan simpati yang mendalam kepada masyarakat Iran yang tengah menghadapi situasi sulit di tengah meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Kekhawatiran atas Eskalasi Konflik Timur Tengah

Selain menyampaikan duka cita, Puan Maharani juga menyoroti meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Menurutnya, penggunaan kekuatan militer dalam konflik antarnegara berpotensi merusak prinsip kedaulatan negara dan dapat memperburuk ketegangan geopolitik global.

Puan Maharani menilai konflik yang terjadi tidak hanya berdampak pada kawasan Timur Tengah, tetapi juga memiliki implikasi luas terhadap stabilitas internasional.

Ia menegaskan bahwa konflik tersebut bukan sekadar perselisihan regional, tetapi juga mencerminkan tantangan serius bagi tata kelola global di masa depan.

Soroti Kelemahan Sistem Keamanan Global

Dalam pandangannya, situasi yang terjadi setelah tewasnya Ali Khamenei juga menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem keamanan global saat ini.

Puan Maharani mengatakan konflik yang terus meningkat memperlihatkan bahwa mekanisme internasional dalam menjaga keseimbangan kepentingan antarnegara masih menghadapi berbagai tantangan.

Menurutnya, lembaga internasional dan kerangka keamanan global perlu diperkuat agar mampu mencegah eskalasi konflik yang lebih besar di masa depan.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan hukum internasional sebagai dasar dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

DPR Dukung Penyelesaian Konflik Secara Damai

Dalam pidatonya, Puan Maharani menegaskan bahwa DPR RI mendukung berbagai upaya diplomasi dan inisiatif internasional yang bertujuan menyelesaikan konflik secara damai.

Menurut Puan Maharani, pendekatan dialog dan diplomasi harus menjadi prioritas untuk mencegah konflik meluas ke kawasan lain.

Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menahan diri dan mengedepankan jalur diplomatik guna menghindari dampak kemanusiaan yang lebih besar.

Desak PBB Bertindak Cepat

Puan Maharani juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera mengambil langkah konkret dalam merespons situasi yang berkembang di Timur Tengah.

Ia menilai organisasi internasional tersebut memiliki peran penting dalam memastikan kepatuhan terhadap hukum internasional, melindungi warga sipil, serta menjaga perdamaian global.

Menurut Puan Maharani, langkah cepat dari PBB diperlukan untuk mencegah konflik semakin meluas dan berdampak pada stabilitas dunia.

Iran Tunjuk Pemimpin Baru

Setelah wafatnya Ali Khamenei, Iran dikabarkan telah menunjuk pemimpin baru untuk memimpin negara tersebut di tengah situasi konflik yang memanas.

Majelis Ahli Iran dilaporkan menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi yang baru. Ia akan memimpin Republik Islam Iran dalam menghadapi dinamika geopolitik yang semakin kompleks, termasuk ketegangan dengan Amerika Serikat dan Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penunjukan tersebut dilakukan setelah kematian Ali Khamenei, yang selama ini memegang peran sentral dalam sistem politik dan pemerintahan Iran.

Dengan pergantian kepemimpinan ini, perhatian dunia kini tertuju pada langkah Iran ke depan dalam merespons situasi konflik di kawasan Timur Tengah yang masih belum mereda. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.
Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Timnas Indonesia berpotensi memiliki opsi baru di lini depan. Nama Siegert Baartmans layak dilirik berkat produktivitasnya bersama FC Eindhoven di Liga Belanda.
Terketuk Kondisi Mak Een, Bupati Jeje Turun Tangan Bantu Wujudkan Rumah Layak di Bandung Barat

Terketuk Kondisi Mak Een, Bupati Jeje Turun Tangan Bantu Wujudkan Rumah Layak di Bandung Barat

Bupati Bandung Barat, Ritchie Ismail atau akrab disapa Jeje, sebelumnya turun langsung melihat kondisi tempat tinggal Mak Een. Dalam kunjungannya, Jeje mengaku
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Kapolda Jateng, Irjen Hardi Siahaan dan Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma dilaporkan ke Divpropam Polri buntut penggeledahan di Pesantren Hamalatul Quran.
Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Dalam perhelatan bertema “USBR Mengabdi” ini, kampus menegaskan urgensi penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai modal utama lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang kian kompetitif.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral