Jaksa Jepang Tuntut Dewi Sukarno Denda Rp22,8 Juta dalam Kasus Dugaan Penganiayaan
- Abdul Gani Siregar-tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Jaksa di Jepang menuntut hukuman denda sebesar 200.000 yen atau sekitar Rp22,8 juta terhadap Ratna Sari Dewi Soekarno atau yang dikenal sebagai Dewi Sukarno. Istri mendiang Presiden Sukarno sekaligus mantan ibu negara Indonesia itu didakwa dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap mantan asisten dan manajernya.
Tuntutan tersebut disampaikan jaksa dalam persidangan di Jepang pada Selasa, 8 September 2026.
Perempuan berusia 86 tahun tersebut dikenal luas di Jepang dengan nama Madame Dewi. Ia juga merupakan tokoh televisi di negara tersebut.
Kasus ini bermula dari dugaan tindakan kekerasan terhadap dua perempuan yang pernah bekerja sebagai asisten dan manajer Dewi. Berdasarkan surat dakwaan, terdapat dua kejadian yang menjadi pokok perkara.
Diduga Lempar Gelas Sampanye ke Asisten
Salah satu dugaan penganiayaan terjadi pada 13 Februari 2025. Saat itu, Dewi disebut berada di sebuah restoran yang berada di kawasan Shibuya, Tokyo.
Menurut surat dakwaan, Dewi diduga melemparkan sebuah gelas sampanye kepada asistennya.
Peristiwa tersebut menjadi salah satu perkara yang kemudian dilaporkan kepada kepolisian Jepang. Korban dalam kasus tersebut merupakan perempuan yang saat itu bekerja sebagai asisten Dewi.
Selain perkara tersebut, jaksa juga mendakwa Dewi atas dugaan penganiayaan terhadap mantan manajernya.
Kejadian kedua disebut berlangsung pada 28 Oktober 2025 di sebuah rumah sakit hewan yang juga berada di kawasan Shibuya, Tokyo.
Diduga Pukul dan Tendang Mantan Manajer
Mengutip kantor berita Jepang Kyodo, Dewi disebut diduga memukul dan menendang seorang perempuan yang saat itu merupakan manajernya.
Tindakan tersebut disebut menyebabkan luka ringan pada korban. Salah satu luka yang dialami berupa memar di bagian dada dan membutuhkan waktu sekitar dua minggu untuk sembuh.
Menurut keterangan yang dilaporkan, Dewi mendatangi rumah sakit hewan tersebut setelah mendapatkan telepon mengenai kondisi anjing peliharaannya yang tiba-tiba memburuk.
Situasi kemudian disebut memanas. Dewi diduga mulai berteriak dan bertindak kasar hingga akhirnya menyerang seorang perempuan yang berusaha menghentikan tindakannya.
Perempuan yang menjadi korban dalam kejadian tersebut kemudian meninggalkan agensi tempatnya bekerja setelah insiden itu.
Load more