News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelombang Protes Terus Terjadi di Iran Atas Kematian Wanita yang Dihukum Karena Memakai Hijab Tidak Benar

Protes terjadi di seluruh daerah Iran dalam beberapa hari terakhir, setelah Amini (22) meninggal saat ditahan oleh polisi karena melanggar aturan berpakaian Islami.
Rabu, 21 September 2022 - 15:28 WIB
Masyarakat Iran protes atas kematian Amini, Selasa (20/9/2022).
Sumber :
  • APTN

Jakarta - Protes terjadi di seluruh daerah Iran dalam beberapa hari terakhir, setelah seorang wanita bernama Amini (22) meninggal saat ditahan oleh polisi karena melanggar aturan berpakaian Islami yang diberlakukan secara ketat di negara itu.

Kemarahan melihat wanita melepas jilbab yang wajib mereka kenakan untuk menutupi rambut. Polisi menangkap wanita itu karena jilbabnya yang diduga longgar. Video online yang beredar menunjukkan para wanita memutar-mutar kerudung mereka di atas kepala sambil bernyanyi, sedangkan yang lainnya membakar atau memotong rambut mereka sendiri karena marah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kematian Amini telah membuat marah banyak masyarakat Iran, terutama kaum muda yang telah melihatnya sebagai bagian dari perbedaan pendapat dan polisi moralitas yang semakin memperlakukan perempuan muda dengan kekerasan.

Di beberapa lokasi demonstrasi, pengunjuk rasa bentrok dengan polisi. Awan tebal gas air mata terlihat di ibu kota, Teheran. Sementara itu, para sukarelawan pengendara sepeda motor yang dikenal sebagai ‘Basij’ di Garda Revolusi paramiliter Iran telah mengejar dan memukuli para demonstran.

Namun, beberapa demonstran masih meneriakkan ‘matilah diktator’, yang menargetkan pemerintahan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan teokrasi Iran.  

Polisi Iran menangkap Amini pada Selasa (13/9/2022) lalu di Teheran. Dimana dia berkunjung dari kampung halamannya di wilayah barat Kurdi negara itu. Ia lalu ditangkap oleh polisi Iran dan pingsan di kantor polisi. Tiga hari setelah penangkapan tersebut Amini dinyatakan meninggal. 

Polisi menahannya karena mengenakan jilbabnya terlalu longgar. Iran mengharuskan wanita untuk mengenakan jilbab dengan cara yang benar-benar menutupi rambut mereka saat di depan umum. 

Hanya Afghanistan di bawah pemerintahan Taliban yang sekarang secara aktif memberlakukan undang-undang serupa, bahkan Arab Saudi yang ultrakonservatif telah membatalkan penegakannya selama beberapa tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perempuan Iran diharuskan menempuh pendidikan, bekerja di luar rumah dan memegang jabatan publik. Tetapi, mereka diharuskan untuk berpakaian sopan di depan umum, termasuk mengenakan jilbab serta jubah panjang yang longgar. Pria dan wanita yang belum menikah dilarang berbaur. 

Aturan-aturan tersebut, yang berasal dari hari-hari setelah Revolusi Islam 1979, ditegakkan oleh polisi moralitas. Pasukan itu, yang secara resmi dikenal sebagai Patroli Bimbingan, ditempatkan di area publik. Itu terdiri dari pria dan juga wanita.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Hujan Ringan Hingga Jumat Sore 

BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Hujan Ringan Hingga Jumat Sore 

BMKG memprakirakan  sebagian wilayah DKI Jakarta akan mengalami hujan ringan mulai Jumat siang hingga sore, dengan suhu udara berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celsius.
Eredivisie Sudah Ketok Palu, Laga NAC Breda vs Go Ahead Eagles Resmi Diputuskan Tak Akan Diulang

Eredivisie Sudah Ketok Palu, Laga NAC Breda vs Go Ahead Eagles Resmi Diputuskan Tak Akan Diulang

Otoritas liga tertinggi Belanda, Eredivisie, resmi mengetuk palu dan menolak tuntutan dari NAC Breda untuk melakukan pertandingan ulang dengan Go Ahead Eagles.
Cuma Duduk Manis di Bangku Cadangan, Elkan Baggott Bikin Langkah Ipswich Town Promosi ke Premier League Makin Mudah

Cuma Duduk Manis di Bangku Cadangan, Elkan Baggott Bikin Langkah Ipswich Town Promosi ke Premier League Makin Mudah

Meskipun kembali jadi dicadangkan sekembalinya dari bela Timnas Indonesia, namun Elkan Baggott justru semakin dekat bawa Ipswich Town promosi ke Premier League.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Trending: Warga Jabar Serbu Akun Samsat, Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Sopir Angkot, KDM Mendadak Minta Maaf

Trending: Warga Jabar Serbu Akun Samsat, Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Sopir Angkot, KDM Mendadak Minta Maaf

Kabar soal Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendominasi perhatian publik. Mulai dari penonaktifan pejabat Samsat hingga permintaan maaf KDM, ini rangkumannya.
5 Weton yang Cintanya Bersemi Indah pada 11 April 2026, Sabtu Kliwon Ada Pertemuan Tak Terduga dengan Si Dia

5 Weton yang Cintanya Bersemi Indah pada 11 April 2026, Sabtu Kliwon Ada Pertemuan Tak Terduga dengan Si Dia

Berikut lima weton yang diramalkan akan mengalami kisah asmara paling manis dan penuh keajaiban di tanggal 11 April 2026.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Selengkapnya

Viral