Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
Arsip - Peserta mengikuti simulasi vaksinasi COVID-19 di Seoul, Korea Selatan, Februari 2021.
Sumber :
  • ANTARA/Reuters/as

Anak Usia 12-17 Tahun di Korsel Divaksin Covid-19 Mulai Akhir Oktober

Senin, 27 September 2021 - 21:47 WIB

Seoul - Korea Selatan akan memulai vaksinasi Covid-19 untuk anak berusia 12-17 tahun dan menawarkan suntikan penguat (booster) kepada warga berusia 75 tahun ke atas sebagai upaya negara itu untuk kembali hidup normal pada akhir Oktober.

Komite penasihat vaksinasi dari Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) telah memutuskan bahwa manfaat vaksinasi anak-anak lebih besar daripada risikonya.

Namun, Direktur KDCA Jeong Eun-kyeong menyarankan para orang tua yang memiliki anak sehat, misalnya tidak memiliki penyakit bawaan, untuk mempertimbangkan manfaat vaksinasi dalam membuat keputusan.

Meskipun menyetujui vaksinasi untuk anak-anak berusia 12-17 tahun dengan suntikan Pfizer, KDCA dan pemerintah tidak mewajibkan semua anak untuk divaksin.

Jeong mengatakan dosis booster awal dari vaksin Pfizer/BioNTech dan Moderna akan diberikan kepada mereka yang memiliki sistem kekebalan yang lemah atau dianggap berisiko tinggi, yaitu lansia serta penghuni dan staf panti jompo.

Korsel berencana meningkatkan vaksinasi dan mengimunisasi penuh 90 persen warga yang berusia 60 tahun atau lebih, dan 80 persen warga berusia 18-59 tahun pada akhir Oktober.

Lebih dari 91 persen orang berusia 60 tahun ke atas di negara itu telah menerima sedikitnya satu dosis vaksin.

Vaksinasi sedang dilakukan bagi mereka yang berusia 18 tahun ke atas, 86,3 persen di antaranya telah mendapat suntikan pertama.

Korsel, telah berjuang melawan gelombang infeksi keempat sejak awal Juli, bekerja keras pada akhir pekan lalu untuk menahan lonjakan kasus.

Kasus infeksi harian menembus angka 3.000 untuk pertama kalinya pekan lalu yang dipicu oleh hari libur nasional.

Pada Minggu, negara itu melaporkan 2.383 kasus baru virus corona sehingga total infeksi menjadi 303.553 dengan 2.456 kematian.

Terlepas dari jumlah kasus harian yang tinggi, Korsel telah mempertahankan rendahnya tingkat kematian yaitu 0,81 persen. Kasus Covid-19 yang parah pun relatif rendah dan stabil, yaitu 319 kasus pada Minggu.

Sekitar 74,2 persen dari 52 juta penduduk Korsel telah mendapat setidaknya satu dosis vaksin hingga Minggu, dan lebih dari 45 persen telah divaksinasi penuh. (prs/ant)
 

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Pohon Tumbang Timpa Pengendara Motor, 1 Tewas 3 Luka-luka

Pohon Tumbang Timpa Pengendara Motor, 1 Tewas 3 Luka-luka

Hujan lebat disertai angin kencang melanda Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Akibatnya, sebuah pohon besar tumbang dan menimpa empat orang pengendara sepeda motor.
Fenomena Alam Air Soda Hanya Ada Dua di Dunia, Venezuela dan Sumatera Utara

Fenomena Alam Air Soda Hanya Ada Dua di Dunia, Venezuela dan Sumatera Utara

Berwisata dan berendam di pemandian air panas mungkin sudah biasa, tapi cobalah berendam di pemandian alam air soda.
Kabar Gembira, Menkes: Vaksinasi Usia 5-11 Tahun Dimulai Awal 2022

Kabar Gembira, Menkes: Vaksinasi Usia 5-11 Tahun Dimulai Awal 2022

"Sudah dikaji mengenai pemberian vaksin untuk usia anak-anak. Saat ini sudah ada tiga vaksin yang melakukan uji klinis," kata Budi Gunadi Sadikin.
Salut! Rogoh Kocek Sendiri, Anggota Polisi di Polres Kupang Buka Pelatihan Taekwondow Gratis

Salut! Rogoh Kocek Sendiri, Anggota Polisi di Polres Kupang Buka Pelatihan Taekwondow Gratis

Seorang anggota polisi di Polres Kupang Kota, Bripka Ibnu Sanda, membuka pelatihan Taekowondo gratis bagi anak-anak dan remaja di Kota Kupang.
Polri Ungkap Komplotan Judi dan Pornografi

Polri Ungkap Komplotan Judi dan Pornografi "Online" Omzet Rp4,5 miliar

"Dalam pengungkapan ini, penyidik Dittipidum Bareskrim Polri telah menangkap empat orang," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Rusdi Hartono,
Nabung 400 Juta, Simsalabim, Cek Saldo Tinggal 20 Ribu

Nabung 400 Juta, Simsalabim, Cek Saldo Tinggal 20 Ribu

Nasabah KSP-SB di Yogyakarta mengaku kaget saat mengecek saldo karena uang simpanan mereka yang mencapai ratusan juta Rupiah hanya tersisa Rp. 20 ribu.
Trending
Brigadir Sony L, Polisi yang Dipukuli Kapolres Nunukan Minta Maaf

Brigadir Sony L, Polisi yang Dipukuli Kapolres Nunukan Minta Maaf

Brigadir Sony L, bintara polisi yang ditendang dan dipukuli Kapolres Nunukan, minta maaf karena mengunggah video penganiayaan.
Sukmawati Resmi Pindah Agama Hari ini

Sukmawati Resmi Pindah Agama Hari ini

Sosok sang Ibunda proklamator Sukarno, yakni Ida Ayu Nyoman Rai Srimben yang ditengarai Sukmawati untuk pindah keyakinan memeluk agama Hindu yang dianut leluhurnya.
PSI Bersedia Tanggung Perawatan Korban Keracunan Nasi Kotak di RS Koja

PSI Bersedia Tanggung Perawatan Korban Keracunan Nasi Kotak di RS Koja

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bersedia menanggung seluruh perawatan korban diduga keracunan nasi kotak dibagikan PSI yang sedang dirawat di Rumah Sakit Koja.
Brigadir Sony Viralkan Video Dirinya Dipukuli Kapolres Nunukan

Brigadir Sony Viralkan Video Dirinya Dipukuli Kapolres Nunukan

Kepolisian Daerah Kalimantan Utara akan memeriksa anggota Polres Nunukan, Brigadir Sony Limbong yang menjadi korban penganiayaan diduga dilakukan oleh Kapolres Nunukan
Ciaat! Tendang

Ciaat! Tendang "Anunya" Bintara, Kapolres Nunukan Kena Sanksi Berat

Saiful tiba-tiba mendatangi Sony dan menendang kemaluan atau "anunya" korban. Gara-gara kejadian ini, Saiful mendapat sanksi berat.
Bersaing dengan Tenaga Asing,  Ratusan Tenaga Konstruksi Lokal Ikuti Uji Sertifikasi

Bersaing dengan Tenaga Asing, Ratusan Tenaga Konstruksi Lokal Ikuti Uji Sertifikasi

Tantangan serius di sektor Industri yang mulai di 'kuasai' tenaga kerja asing yang dianggap lebih trampil, membuat tenaga kerja lokal di Provinsi Jawa Timur dituntut memiliki keahlian dan keterampilan agar mampu bersaing
Wanita Muda Ditemukan Tewas setelah Cekcok dengan Suami, Tangannya Nyaris Putus

Wanita Muda Ditemukan Tewas setelah Cekcok dengan Suami, Tangannya Nyaris Putus

Suami korban juga mengalami luka sayatan di bagian badan dan mengalami pendarahan.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Petang Pilihan
18:30 - 20:00
Apa Kabar Indonesia Malam
20:00 - 21:30
Catatan Demokrasi
21:30 - 22:00
Kabar Utama
22:00 - 22:30
Buru Sergap
22:30 - 23:30
Kabar Hari Ini
Selengkapnya