GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Momen Menarik Sepanjang Sidang Bharada E, dari Kesaksian Susi hingga Sindir Pengacara Putri Candrawathi

5 momen menarik sepanjang Sidang Bharada E, Seusai Majelis Hakim telah menjatuhkan vonis kepada masing-masing terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Minggu, 26 Februari 2023 - 13:47 WIB
Terdakwa Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu.
Sumber :
  • Muhammad Bagas / Julio Trisaputra / Kolasetvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Simak 5 momen menarik sepanjang sidang Bharada E, setelah Majelis Hakim telah menjatuhkan vonis kepada masing-masing terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Minggu (26/2/2023).

Ketua Majelis Hakim telah menjatuhkan vonis kepada Bharada E atau Richard Eliezer dengan hukuman 1 tahun 6 bulan, vonis ini jauh lebih ringan dibanding tuntutan jaksa yang memberi 12 tahun penjara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan hakim ini pun mendapat banyak reaksi pro dan kontra dari publik, sebagian menilai bahwa hukuman Bharada E terlalu ringan, mengingat Richard sebagai eksekutor pembunuhan berencana Brigadir J. Namun, sebagian lagi mendukung putusan hakim, lantaran dirinya sebagai Justice Collaborator yang membongkar skenario Ferdy Sambo.

Simak 5 momen menarik sepanjang Sidang Bharada E, dari kesaksian Susi ART Ferdy Sambo, ulah fans fans Bharada E  hingga sentil Pengacara Putri Candrawathi.

1. Kesaksian Susi bikin Bharada E geleng-gelang kepala


Susi ART Ferdy Sambo saat memberikan kesaksian di PN Jaksel.

Dalam suatu sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dengan terdakwa Bharada E terdapat situasi yang cukup menarik.

Di mana hal itu terjadi ketika saksi yang dihadirkan adalah Susi ART Ferdy Sambo, ART Ferdy Sambo ini dianggap memberikan kesaksian yang berbelit-belit.

Susi adalah salah satu dari 12 saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU).

Dari beberapa jawaban yang dilontarkan oleh Susi ini membuat Richard Eliezer dan Kuasa Hukumnya, Ronny Talapessy, sampai geleng-gelang kepala saat mendengarkan secara seksama kesaksiannya.

Tak hanya itu, Ketua Majelis Hakim Wahyu sampai terlihat geram juga atas jawaban Susi yang berbelit-belit.

"Sejak kapan Yosua itu menjadi jadi ajudan saudara Putri?" tanya Hakim Wahyu dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, pada Senin (31/10/2023).

"Sejak November 2022," jawab Susi

Lebih lanjut, Wakil Ketua PN Jaksel itu kembali menegaskan jawaban Susi lontarkan.

"Lho ini baru saja Oktober, kok November 2022. Sejak kapan Yosua itu menjadi asisten..apa jadi ajudan saudara Putri?," ucap Hakim Wahyu

"Sejak pindah ke rumah Saguling," jawab Susi.

Momen itulah terlihat Bharada E dan Ronny Talapessy sempat saling melirik dan menarik tubuh ke sandaran kuris seraya masing-masing menggelengkan kepala.

2. Fans Bharada E ricuh penuhi PN Jaksel


Suasana persidangan usai terdakwa Bharada E saat dirinya dibacakan oleh JPU dituntut 12 Tahun penjara di PN, Jaksel, Rabu (18/01/2023) pukul 15:01 WIB. (M.Bagas/tim tvOnenews)

Fans Richard Eliezer atau Bharada E histeris saat mendengar tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menghukum penjara 12 tahun penjara terkait perkara pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Akibatnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ingin menunda alias menskors persidangan karena suasana yang tidak kondusif.

"Saudara penuntut umum tolong, sidang dinyatakan diskors," kata Hakim Wahyu di PN Jaksel, Rabu (18/1/2023). 

Hakim Wahyu lantas meminta petugas keamanan untuk mengeluarkan para pendukung Bharada E.

Meski demikan, fans Bharada E tetap berteriak dengan keras menuding jaksa membuat tuntutan sesuai pesanan. 

"Kami nggak percaya jaksa. Dia (Bharada E) nggak ada niat. Dia dijebak," ungkap fans Bharada E. 

Namun, setelah mendapat teguran majelis hakim, fans Bharada E pun mulai tenang. 

"Baik silakan dilanjut, sidang skors kami cabut," kata Hakim Wahyu.

 

3. Bharada E jengkel hingga sentil Pengacara Putri Candrawathi


Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu sebelum mengikuti Sidang perdana di PN Jaksel, Selasa (18/10/2022). (M.Bagas/tim tvOnenews)
 

Momen Bharada E tampak jengkel karena perilaku pengacara Putri Candrwathi ini terjadi ketika dirinya dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Putri Candrawathi.

Bharada E saat itu memberikan kesaksiannya di hadapan majelis hakim terkait kejadian di rumah Ferdy Sambo yang di Magelang, Jawa Tengah. 

Bharada E terlihat menyindir kuasa hukum Putri Candrawathi hingga membuat pengunjung sidang ikut tertawa.

Richard merasa jengkel dan menyindir kuasa hukum Putri Candrawathi yang bertanya di persidangan paa 13 Desember 2022.

Kuasa Hukum Putri Candrawathi bertanya pada Eliezer apakah istri Ferdy Sambo itu terlihat segar saat keluar rumah Magelang, sementara dalam BAP, Eliezer mengatakan putri dipapah oleh Susi saat keluar rumah Magelang.

"Ibu tadi memperhatikan dan mendengar, tadi saya bilang, bahwa pada saat keluar dari rumah, itu ibu dipegang sama Susi. Betul dipegang sama Susi," ucap Richard.

"Tidak ada," jawab Pengacara.

"Ada tadi, tadi ada..," balas Richard.

"Tidak, anda lupa dengan ketidakkonsistenan saudara sendiri," ucap kuasa hukum Putri Candrawathi.

"Ada ibu, cuma ditanya sama jaksa lagi. Pada saat itu gimana gimana, saya bilang biasa-biasa saja, Memang dipapah ibu, tapi ibu biasa-biasa aja. Aduh ibu ini gimana sih," ungkap Richard ke Pengacara Putri Candrawathi.


4. Bharada E berlutut minta maaf di hadapan orang tua Brigadir J


Momen Bharada E sungkem pada orangtua Brigadir J. (M.Bagas/tim tvOnenews)

Dalam sidang perdana di PN Jaksel, Bharada E nenyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga Brigadir J atas perbuatannya yang telah menembak Yosua.

"Saya memohon maaf maaf kepada keluarga Yosua," ungkap Bharada E dengan nada suara yang seolah menahan kesedihan. Bharada E juga mengungkapkan jika apa yang telah dilakukan dirinya hingga nyawa Brigadir J terbunuh, tak lain hanya kepatuhan anggota terhadap atasanya. 

"Sekali lagi saya meminta maaf, karena saya hanyalah anggota yang tak bisa menolak perintah atasan." Ungkap Bharada E dihadapan para awak media sesaat setelah keluar dari ruangan persidangan. Ungkapan permintaan maaf yang ia bacakan tersebut, telah ditulisnya pada Minggu (16/10/2022) di dalam rutan Mabes Polri. 

Adapun dalam momen lainnya, Bharada E bersimpuh minta maaf kepada kedua orang tua Brigadir J di PN Jakarta Selatan.

Saat orang tua Brigadir J memasuki ruang sidang dan mulai duduk, terdakwa Bharada E menghampiri dan langsung sungkem atau bersimpuh di depannya. 

Bharada E seperti terlihat sedang meminta maaf di depan orang tua Brigadir J dengan ekspresi penuh penyesalan. Ia bahkan mencium tangan Rosti Simanjuntak ibunda Brigadir J.

5. LPSK sigap menjaga Bharada E saat sidang putusan


Tyna Ratu seleb TikTok yang mengaku anggota LPSK pendamping Bharada E.

Setelah pembacaan vonis kepada Bharada E alias Richard Eliezer yang dijatuhkan vonis 1 tahun 6 bulan oleh Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso.

Vonis ini jauh lebih ringan ketimbang Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang memberikan hukuman 12 tahun penjara.

Mengingat peran Bharada E sebagai eksekutor pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, yang merupakan seniornya di ajudan (ADC) mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

Adapun momen menarik di sidang vonis tersebut yakni aksi LPSK yang langsung mengerumuni Bharada E untuk melindungi dari para penggemar serta puluhan awak media yang berisap menghampiri Bharada E.

Di tengah-tengah itu muncul sosok wanita cantik yang mengenakan masker hitam yang mengaku anggota LPSK mengawal Richard. sorot matanya yang tajm dan kulit putih membuat netizen salah fokus.

Sebuah akun dengan nama @tynartu mengaku bahwa dirinya lah petugas wanita tersebut.

Setelah menimbulkan perbincangan hangat warganet, Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasiribu akhirnya buka suara soal sosok sesungguhnya yang mendamping Bharada Richard Eliezer.

"(Tidak benar itu) orang yang dimaksud. Tyna Ratu itu bukan staff LPSK," tegasnya. (ipk/chm/ind)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka Rakernis Slog Polri, Kapolri Perkuat Peralatan Personel untuk Maksimalkan Keamanan Masyarakat

Buka Rakernis Slog Polri, Kapolri Perkuat Peralatan Personel untuk Maksimalkan Keamanan Masyarakat

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat seluruh peralatan personel Kepolisian.
Adam Alis Akhirnya Buka Suara soal Provokasi Oknum Suporter terhadap Pemain Persib Bandung di Bandara

Adam Alis Akhirnya Buka Suara soal Provokasi Oknum Suporter terhadap Pemain Persib Bandung di Bandara

Adam Alis akhirnya angkat bicara terkait aksi provokasi yang dilakukan oknum suporter terhadap pemain Persib Bandung di bandara, yang sempat memicu ketegangan.
Malam Ini Penentuan Timnas Indonesia Ukir Rekor Lolos Piala Dunia U-17 Tiga Kali Beruntun, Garuda Muda Hadapi Tantangan Berat Kontra Jepang

Malam Ini Penentuan Timnas Indonesia Ukir Rekor Lolos Piala Dunia U-17 Tiga Kali Beruntun, Garuda Muda Hadapi Tantangan Berat Kontra Jepang

Malam ini, Selasa (12/05/2026), menjadi momen paling menentukan bagi perjalanan Timnas Indonesia U-17 di pentas Asia. Garuda Muda akan menghadapi tim Jepang.
Terbongkar, Oknum Pengasuh Ponpes di Pati Diduga Cabuli Santriwati Sejak Tahun 2020

Terbongkar, Oknum Pengasuh Ponpes di Pati Diduga Cabuli Santriwati Sejak Tahun 2020

Kasus dugaan pencabulan yang menjerat oknum pengasuh pondok pesantren di Pati, Jawa Tengah, terus didalami polisi.
2 Bintang Proliga Resmi Abroad ke Liga Voli Kamboja, Ada Luvi Febrian

2 Bintang Proliga Resmi Abroad ke Liga Voli Kamboja, Ada Luvi Febrian

Sebanyak dua pevoli Indonesia resmi akan bermain abroad di Liga Voli Kamboja.
Dalam Sepekan Dua Level Psikologis Penting Rupiah Sudah Tertembus, Ini Analisa Penyebab Rupiah Terpuruk

Dalam Sepekan Dua Level Psikologis Penting Rupiah Sudah Tertembus, Ini Analisa Penyebab Rupiah Terpuruk

Dalam waktu sekitar sepekan, dua level psikologis penting rupiah sudah tertembus. Setelah Rp17.400/US$, kini pasar kembali menyaksikan rupiah melemah hingga menembus Rp17.500/US$.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Selengkapnya

Viral