GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahfud MD dan Sri Mulyani Bakal Usut Kasus Impor Emas Batangan Ilegal Rp189 Triliun di Bea Cukai

Komite Koordinasi Nasional Tindak Pidana Pencucian Uang akan mengusut tuntas kasus dugaan pencucian uang dengan modus impor emas batangan senilai Rp 189 triliun
Senin, 10 April 2023 - 18:47 WIB
Menko Polhukam, Mahfud MD bersama dengan Menteri Keuangan, Sri Mulyani.
Sumber :
  • Julio Trisaputra - tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Komite Koordinasi Nasional Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) akan mengusut tuntas kasus dugaan pencucian uang dengan modus impor emas batangan senilai Rp 189 triliun di lingkup Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Diketahui, kasus dugaan impor emas ini termasuk dalam transaksi janggal Rp 349 triliun di lingkup Kemenkeu. Kasus pencucian uang dengan modus impor emas ilegal ini adalah yang paling besar nilainya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ketua Komite TPPU, Mahfud MD, pihaknya akan lebih dulu menelusuri transaksi yang paling besar nilainya.

Dia mengatakan, pihaknya akan menelusuri berbagai hal yang perlu ditindaklanjuti. Selain itu, ia menyebut, kasus impor emas ilegal di Ditjen Bea Cukai tersebut sudah dilakukan langkah hukum.



"Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dengan nilai transaksi agregat Rp 189.273.872.395.172 atau Rp 189 triliun, yang disampaikan oleh Menko Polhukam di Komisi III DPR pada 29 Maret 2023 dan dijelaskan Menteri Keuangan di Komisi XI DPR tanggal 27 Maret 2023 telah dilakukan langkah hukum," kata Mahfud saat jumpa pers di Kantor PPATK, Senin (10/4/2023).

"Pengungkapan dugaan Tindak Pidana Asal (TPA) dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sudah dilakukan langkah hukum terhadap TPA dan telah menghasilkan putusan pengadilan hingga Peninjauan Kembali (PK)," urainya.

Namun, menurut Ketua Komite TPPU itu, Komite memutuskan untuk tetap melakukan tindak lanjut termasuk hal-hal yang selama ini belum masuk kedalam proses hukum (case building) oleh Kementerian Keuangan.

"Komite akan melakukan case building dengan memprioritaskan LHP yang bernilai paling besar karena telah menjadi perhatian masyarakat yakni akan dimulai dengan LHP senilai lebih dari Rp189 triliun," ungkap Mahfud MD.

"Komite dan tim gabungan atau Satgas akan bekerja secara profesional, transparan dan akuntabel," pungkasnya.

Perlu diketahui, dugaan ini masuk dalam transaksi mencurigakan dengan nilai agregat Rp349,8 triliun yang diduga melibatkan pegawai Kementerian Keuangan.

Secara khusus, Komite TPPU juga akan membentuk tim guna melakukan penelusuran transaksi mencurigakan tersebut.

Dengan langkah awalnya adalah menyasar kasus dengan nilai terbesar Rp189 triliun yang disebut Mahfud MD terjadi dengan modus impor emas batangan ilegal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ternyata Bukan Otak, dr Zaidul Akbar Ungkap Organ Paling Penting yang Mengendalikan Seluruh Tubuh Manusia

Ternyata Bukan Otak, dr Zaidul Akbar Ungkap Organ Paling Penting yang Mengendalikan Seluruh Tubuh Manusia

Jika ditanya organ apa yang paling penting dan bertugas mengendalikan seluruh pergerakan tubuh manusia, mayoritas dari kita pasti akan menjawab otak atau susun-
Hindari Penumpukan saat Menuju Arafah, Timwas Haji Minta Jemaah Patuhi Arahan Petugas

Hindari Penumpukan saat Menuju Arafah, Timwas Haji Minta Jemaah Patuhi Arahan Petugas

Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI mengingatkan jemaah Indonesia untuk mengikuti arahan petugas saat pemberangkatan menuju Arafah.
Cara Ikut Lelang Resmi Pemerintah dengan Aman, Ini yang Perlu Dipahami soal Lelang Negara

Cara Ikut Lelang Resmi Pemerintah dengan Aman, Ini yang Perlu Dipahami soal Lelang Negara

Meningkatnya minat masyarakat terhadap lelang membuat edukasi mengenai mekanisme lelang resmi menjadi semakin penting. Banyak masyarakat tertarik karena harga aset lelang
Polisi Tangkap Dua Pencuri Aki Truk Trailer di Koja Jakut, Modus Bajing Loncat

Polisi Tangkap Dua Pencuri Aki Truk Trailer di Koja Jakut, Modus Bajing Loncat

Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap dua pelaku pencurian aki truk trailer yang menggunakan modus bajing loncat. Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Sulawesi, RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Prihatin Lihat Pedagang di Pasar Cicadas Hanya Berpenghasilan Rp30 Ribu per Hari, Dedi Mulyadi Tawarkan Pekerjaan Baru

Prihatin Lihat Pedagang di Pasar Cicadas Hanya Berpenghasilan Rp30 Ribu per Hari, Dedi Mulyadi Tawarkan Pekerjaan Baru

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi atau KDM tawarkan pekerjaan baru kepada salah satu pedagang di pasar Cicadas, Bandung yang hanya berpenghasilan Rp30 ribu sehari.
Jadwal Libur hingga Cuti Bersama Idul Adha 2026, Long Weekend Potensi Menjadi 6 Hari!

Jadwal Libur hingga Cuti Bersama Idul Adha 2026, Long Weekend Potensi Menjadi 6 Hari!

Jadwal libur panjang hingga cuti bersama dalam peringatan Hari Raya Idul Adha 2026 selaras dengan ketentuan pemerintah dari SKB 3 Menteri dan hasil sidang isbat.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Pemanasan Sebelum Lawan Megawati Hangestri, Vanja Bukilic Resmi Perkuat Timnas Voli Putri Serbia di VNL 2026

Pemanasan Sebelum Lawan Megawati Hangestri, Vanja Bukilic Resmi Perkuat Timnas Voli Putri Serbia di VNL 2026

Vanja Bukilic resmi membela Timnas Voli Putri Serbia di VNL 2026. Momen ini akan dimanfaatkan oleh pemain Red Sparks tersebut sebelum berhadapan dengan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea musim depan.
Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral