News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Alasan AKBP Achiruddin Hasibuan Tidak Melerai Aditya Hasibuan "Hajar" Ken Admiral, Jawabannya Tak Terduga

Publik dihebohkan atas kasus penganiayaan yang dilakukan anak perwira polisi AKBP Achiruddin Hasibuan, Aditya Hasibuan terhadap seorang mahasiswa, Ken Admiral.
Sabtu, 29 April 2023 - 07:35 WIB
kasus penganiayaan yang dilakukan anak perwira polisi AKBP Achiruddin Hasibuan, Aditya Hasibuan terhadap seorang mahasiswa bernama Ken Admiral.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Publik dihebohkan atas kasus penganiayaan yang dilakukan anak perwira polisi AKBP Achiruddin Hasibuan, Aditya Hasibuan terhadap seorang mahasiswa bernama Ken Admiral.

Bukan tanpa alasan, pasalnya kasus ini dinilai mirip peristiwa penganiayaan berat yang dilakukan Mario Dandy terhadap David Ozora.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video viral peristiwa penganiayaan yang terjadi pada 22 Desember 2022 tersebut, turut disaksikan ayah tersangka, AKBP Achiruddin Hasibuan.

Imbas kasus ini, AKBP Achiruddin Hasibuan dicopot dari jabatannya sebagai Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumut. Hal ini dibenarkan oleh Irwasda Polda Sumut, Kombes Pol Armia Fahmi.

“Orang tua terlapor ditempatkan khusus di Propam Polda Sumut, malam ini juga dicopot dari jabatannya sejak 3 April 2023,” kata Armia.

Sebelummya, Polda Sumatera Utara telah menetapkan Aditya Hasibuan, anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang mahasiswa, Ken Admiral. 

Dirkrimum Polda Sumut, Kombes Sumaryono menuturkan, penetapan tersangka AH telah sesuai laporan yang dilayangkan Ken ke Polrestabes Medan ditarik ke Polda Sumut nomor LP/B/3895/XII/2022.    

“Yang mana memang LP saudara Ken Admiral kita sudah bisa menetapkan tersangka atas nama saudara AH,” kata Sumaryono kepada wartawan, Selasa (25/4/2023).

Awal mula kasus penganiayaan 


Kolase AKBP Achiruddin Hasibuan (kiri) dan penganiayaan yang dilakukan anaknya Aditya Hasibuan. (istimewa)

Kasus ini berawal pada 21 Desember 2022 sekitar pukul 22.00 WIB, Aditya bersama temannya dengan 3 motor menghentikan mobil Ken Admiral yang sedang berada di SPBU, Jalan King Road Medan.

Disitu lah pelaku memukul pelipis Ken Admiral sebanyak tiga kali dan menendang kaca spion hingga patah.

Sebelumnya, keduanya saling berbalas pesan menyoal wanita berinisial D, yang membuat Aditya emosi.

Lalu keesokan harinya pada 22 Desember 2022 sekira pukul 02.30 WIB, Ken Admiral (korban) bersama temannya ke rumah Aditya Hasibuan untuk menanyakan kasus pemukulan serta perusakan kaca spion mobilnya.

Namun, alih-alih disambut dengan baik, AKBP Achiruddin malah mempersilahkan sang anak Aditya untuk berkelahi di depan mata kepalanya sendiri.

Achiruddin juga sempat mengancam dengan senapan laras panjang, dan meminta agar tidak meleraikan keduanya. Lalu, apa alasan AKBP Achiruddin yang begitu tega?

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumatera Utara, Kombes Dudung Adijono dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (25/4/2023) mengungkapkan penyebab Achiruddin dibalik tindakannya tak melerai perkelahian.

Di mana alasannya agar permasalahan antara Aditya dan Ken Admiral selesai di malam itu juga.

“Saat kejadian itu disaksikan oleh orang tuanya. Keterangan sementara kemarin itu dibiarkan berkelahi supaya tuntas malam itu,” kata Dudung Adijono.

Pengakuan Ibunda Aditya Hasibuan soal kasus penganiayaan yang dilakukan anaknya


Yeti Kurniati, ibu dari Aditya Hasibuan

Yeti Kurniati, ibu dari Aditya Hasibuan hadir sebagai narasumber di acara Apa Kabar Indonesia Malam.

Dipertanyakan soal apa alasan dari sang suami, AKBP Achiruddin Hasibuan tak berusaha untuk melerai putranya saat menganiaya Ken Admiral di halaman rumahnya.

Bahkan, meminta diambilkan senjata laras panjang di saat penganiayaan terjadi.

Ibu dari Aditya Hasibuan membantah soal keberadaan senjata tersebut.

"Sepengetahuan saya, anak saya tuh hanya menyebutkan doang, tidak ada senjata, tapi pastinya kan saya tidak ada di tempat ya," ujarnya yang dilansir dari tayangan Youtube tvOnenews.

Senada dengan jawaban sang suami, Yeti mengungkapkan alasan soal tidak adanya usaha melerai dari AKBP Achiruddin Hasibuan.

"Kalau tidak meleraikan itu, karena kedua belah pihak ingin berduel, ya dilanjutkan saja sampai selesai," tuturnya.

"Kalau puas akhirnya kan mereka didamaikan di situ dan diobatin, diajak makan sikit-sikit-lah untuk menghilangkan rasa kesal," bebernya.

Setelah aksi penganiayaan tersebut, Yeti mengaku bahwa masih ada komunikasi berupa chat tentang masalah ini sudah selesai.

"Ada chat-chatan juga bahwa udah selesai, tapi saya juga tidak tahu lah ya, akhirnya kan  melapor, ya anak saya juga melapor," ucapnya.

Seolah masih tak terima dengan tuduhan penganiayaan yang disangkakan kepada Aditya Hasibuan, Yeti Kurniati menyebut bahwa kasus ini duel antar dua pemuda.

"Padahal kan itu, intinya bukan penganiayaan tetapi duel ya antara dua pemuda," tambahnya.

Sebelumnya, dalam video yang beredar luas yang diunggah oleh akun twitter @mazzini_gsp, memperlihatkan aksi sadis Aditya yang melakukan penganiayaan terhadap Ken Admiral.

Aditya Hasibuan secara sadis menendang, memukul hingga menginjak kepala korban, meski tampak korban sudah tak berdaya. 

Terlihat juga dalam rekaman tersebut, Ken sudah babak belur dengan berlumuran darah pada bagian wajah dengan posisi ditindih oleh Aditya Hasibuan (AH), sementara AH terus melakukan pukulan ke arah wajah dan tubuh korban.

Sementara kondisi di sekitar terlihat ada beberapa orang yang tak melerai keduanya. Mereka hanya bisa melihat aksi penganiayaan tersebut.

Perlu diketahui, penganiayaan terjadi di kediaman tersangka di di Jalan Guru Sinumba Raya, Karya Dalam, Lingkungan 10, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia, pada 22 Desember 2022 lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibat ulahnya, Aditya Hasibuan telah ditetapkan menjadi tersangka dan dikenakan pasal 351 ayat 2 dengan ancaman hukuman 5 tahun.

Adapun kondisi terkini dari Ken Admiral adalah bagian matanya diduga infeksi sehingga memerlukan perawatan lebih lanjut. (rka/ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Subianto Beri Tanda Kehormatan ke Tujuh Satuan Kerja Polri dan Tiga Bintang Bhayangkara Nararya

Presiden Prabowo Subianto Beri Tanda Kehormatan ke Tujuh Satuan Kerja Polri dan Tiga Bintang Bhayangkara Nararya

Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti, Bhayangkara Nararya, pangkat kehormatan saat HUT ke-80 Bhayangkara.
Presiden Prabowo Subianto Bersama Kapolri Cek Pasukan Defile saat Upacara HUT ke-80 Bhayangkara

Presiden Prabowo Subianto Bersama Kapolri Cek Pasukan Defile saat Upacara HUT ke-80 Bhayangkara

Presiden Prabowo Subianto sebagai inspektur upacara dalam rangka HUT ke-80 Bhayangkara melakukan pengecekan pasukan defile di Cikeas.
Kylian Mbappe Ancam Lionel Messi, Top Skor Piala Dunia 2026 Memanas

Kylian Mbappe Ancam Lionel Messi, Top Skor Piala Dunia 2026 Memanas

Kylian Mbappe mengancam dominasi Lionel Messi, yang membuat persaingan di top skor Piala Dunia 2026 semakin ketat.
Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi per 1 Juli 2026

Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi per 1 Juli 2026

Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi yang berlaku efektif mulai 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB. 
Presiden Prabowo Jadi Inspektur Upacara HUT ke-80 Bhayangkara di Cikeas

Presiden Prabowo Jadi Inspektur Upacara HUT ke-80 Bhayangkara di Cikeas

Presiden Prabowo Subianto akan menjadi inspektur upacara HUT ke-80 Bhayangkara di Satlat Brimob, Cikeas, Jawa Barat.
Anggota DPRD TTU Diduga Mabuk saat Intimidasi Dokter Icha, Apa Saja Manfaat hingga Risiko Konsumsi Alkohol?

Anggota DPRD TTU Diduga Mabuk saat Intimidasi Dokter Icha, Apa Saja Manfaat hingga Risiko Konsumsi Alkohol?

Dari oknum anggota DPRD Kabupaten TTU yang diduga mabuk saat intimidasi Dokter Icha, intip daftar manfaat hingga risiko mengonsumsi alkohol secara berlebihan.

Trending

Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman dr Eliza Princila Utami Pakaenomi atau Dokter Icha, Fabianus Banase geram dengan reaksi tiga anggota DPRD Kabupaten TTU bantah intimidasi keponakannya.
Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia akan menjalani Piala AFF 2026 dengan bersaing di Grup A mulai pada akhir Juli 2026 mendatang. 
Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang Lawan Swedia

Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang Lawan Swedia

Skor 3-0 dari gol Bradley Barcola dan brace Kylian Mbappe di Stadion New York New Jersey, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB membuat Prancis memulangkan Swedia dan berhasil menembus babak 16 besar Piala Dunia. 
Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Ronald Koeman memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala De Oranje dalam unggahannya di Instagram, pada Rabu (1/7/2026). 
Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Perintah Presiden Donald Trump yang membatasi kewarganegaraan bagi individu yang lahir di wilayah AS dibatalkan Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat pada Selasa
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Dokter Icha Tewas Usai Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Kabupaten TTU, Ini Respons Ketua DPR RI

Dokter Icha Tewas Usai Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Kabupaten TTU, Ini Respons Ketua DPR RI

Ketua DPR RI, Puan Maharani mendesak aparat penegak hukum menyelidiki kasus kematian dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Icha hingga tuntas.
Selengkapnya

Viral