News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pat Gulipat Kasus Korupsi Bansos Beras di Kementerian yang Dipimpin Tri Rismaharini

Modus Kasus korupsi Bantuan Sosial (Bansos) Beras yang kini tengah diselidik Komisi Pemberantasan Korupsi, tersangka masih menggunakan cara-cara pat-pat gulipat
Kamis, 25 Mei 2023 - 07:45 WIB
Tri Rismaharini, Mensos
Sumber :
  • Sumber: Dok. Kemensos

Jakarta, tvOnenews.com - Penggeledahaan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kementerian Sosial, pada Selasa (23/5/2023) membuka tabir baru kasus korupsi bantuan sosial (Bansos) Beras di lembaga yang dipimpin mantan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) beras awalnya ditemukan saat KPK tengah menyelidiki kasus korupsi pengadaan barang berupa bansos penanganan Covid-19, berupa sembako pada tahun 2020 dengan total anggaran mencapai Rp5,9 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Juru bicara KPK, Ali Fikri, modus yang dilakukan para tersangka, tak jauh berbeda dengan kasus pendahulunya, yakni dengan memanipulasi data terutama soal pendistribusian. 

Diatas kertas, beras yang seharusnya disalurkan kepada keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Keluarga Harapan (PKH), nyata dengan tipu muslihat para tersangka, beras tak pernah disalurkan.

                                                   Gedung Kementerian Sosial

"Singkatnya, ketika kemudian harus mendistribusikan bantuan sosial berupa beras itu ke beberapa daerah ternyata kemudian tidak sesuai dengan fakta yang di lapangan ya," kata Ali Fikri kepada wartawan seperti dikutip, Selasa (28/3/2023).

Lebih lanjut Ali Fikri menyebutkan, jika modus yang kerap digunakan para pelaku korupsi adalah dengan memanfaatkan oknum-oknum tertentu, untuk membuat seolah-olah beras telah terdistribusi seluruhnya.

"Sebenarnya modusnya sering kali terjadi ya kalau kemudian seolah-olah sudah didistribusikan, tapi kemudian dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu, sehingga menyusut laporan yang seolah-olah sudah 100 persen," ujarnya.

Sementara terkait kerugian negara yang ditimbulkan akibat korupsi bansos Beras ini, mencapai ratusan miliar rupiah.

                                              Komisi Pemberantasan Korupsi

"Bukan persoalan itu (kerugian ratusan miliar). Bahwa ini kan berkaitan dengan korupsi bansos penyaluran bansos beras ke masyarakat miskin sehingga sangat ironis apabila kemudian pelaksanaan dari penyaluran bansos semacam ini justru ada dugaan korupsi oleh oknum-oknum tertentu dimaksud," jelas Ali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah rangkain penyelidikan yang dilakukan KPK pun membuahkan hasil, setidaknya 6 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Kuncoro Wibowo, Ivo Wongkaren, April Churniawan, Richard Cahyanto,Roni Ramdani, Budi Susanto.

Menyikapi kasus ini, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, mengungkapkan jika dirinya tak tahu soal adanya korupsi bansos beras, karena rentetan kejadianya sebelum Risma ditunjuk Presiden Jokowi memimpin Kementerian Sosial.
 
"Saya tidak tahu persis kejadiannya karena itu sudah terjadi sebelum saya masuk. Prosesnya sudah terjadi saat bulan April sampai 30 September 2020," kata Risma kepada wartawan di kantor Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2023). (mii)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Command Center & Edukasi di Indonesia Kini Masuk Era Visual Real-Time Interaktif

Command Center & Edukasi di Indonesia Kini Masuk Era Visual Real-Time Interaktif

Di berbagai instansi pemerintahan hingga perusahaan swasta, command center modern mengandalkan visualisasi data presisi tinggi untuk memantau situasi secara
Menantu Jadi Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Empat Pelaku Diringkus Polisi

Menantu Jadi Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Empat Pelaku Diringkus Polisi

Pelarian empat pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap seorang wanita di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, berakhir di tangan kepolisian. 
Ngaku Takut Kucing, Begini Reaksi Jenaka Gubernur Malut Sherly Tjoanda saat Sidak ke Rumah Warga yang Pelihara 'Anabul'

Ngaku Takut Kucing, Begini Reaksi Jenaka Gubernur Malut Sherly Tjoanda saat Sidak ke Rumah Warga yang Pelihara 'Anabul'

Gubernur Malut Sherly Tjoanda panik bahkan sampai berteriak saat menjumpai seekor kucing peliharaan saat sedang mengunjungi rumah warganya yang terdampak gempa.
Wujudkan Pemerintahan Bersih, Presiden Prabowo Evaluasi Transaksi Keuangan Bersama PPATK

Wujudkan Pemerintahan Bersih, Presiden Prabowo Evaluasi Transaksi Keuangan Bersama PPATK

Komitmen untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi terus diperkuat oleh Presiden Prabowo Subianto. 
Syifa Hadju & El Rumi Gelar Wedding Vow Kedua di Bali, Harga Perhiasannya Bikin Melongo! Intip Detail Berlian Kelas Dunia

Syifa Hadju & El Rumi Gelar Wedding Vow Kedua di Bali, Harga Perhiasannya Bikin Melongo! Intip Detail Berlian Kelas Dunia

Syifa Hadju dan El Rumi menggelar wedding vow kedua di Bali pada 2 Mei 2026. Meski tanpa kalung pada sesi utama, anting dan gelang yang dipilih memiliki kualitas premium
Puluhan Santriwati Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ratusan Warga Geruduk Ponpes di Pati

Puluhan Santriwati Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ratusan Warga Geruduk Ponpes di Pati

Kasus dugaan kekerasan seksual di sebuah pondok pesantren putri di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memicu kemarahan warga. Ratusan orang menggeruduk kompleks pondok pesantren di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Sabtu (2/5/2026).

Trending

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Tampil memukau sebagai raja assist kasta Championship, salah satu pemain veteran ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia buat ajang Piala AFF 2026.
Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda. 
Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung memberikan pernyataannya usai menyaksikan aksi Megawati Hangestri secara langsung, saat membela Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026.
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.
Timnas Indonesia Bisa Full Asing di Piala AFF 2026, Ini 11 Pemain yang Sudah dan Eligible Jadi WNI untuk Dipanggil John Herdman

Timnas Indonesia Bisa Full Asing di Piala AFF 2026, Ini 11 Pemain yang Sudah dan Eligible Jadi WNI untuk Dipanggil John Herdman

Timnas Indonesia berpotensi pakai skuad yang didominasi pemain asing, baik diaspora maupun legiun asing Super League yang memenuhi syarat untuk dinaturalisasi.
Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Beckham Putra mengungkap sosok yang menjadi inspirasinya sejak kecil untuk bermain bola hingga akhirnya berhasil menjadi salah satu bintang di Persib Bandung.
Tak Main-Main, Dedi Mulyadi Buka Opsi Kirim Pelaku Kerusuhan di Bandung yang Masih Berstatus Pelajar ke Barak Militer: Kita Lihat Aspek Hukumnya!

Tak Main-Main, Dedi Mulyadi Buka Opsi Kirim Pelaku Kerusuhan di Bandung yang Masih Berstatus Pelajar ke Barak Militer: Kita Lihat Aspek Hukumnya!

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuka opsi untuk mengirim para pelaku kerusuhan di Bandung yang masih berstatus pelajar ke barak militer. 
Selengkapnya

Viral