News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keliru Sajikan Pesanan Daging Sapi Jadi Daging Babi Pada Pembeli Muslim, Restoran di Kemang Didoakan Bangkrut, Sang Pemilik Justru Jawab.....

Sebuah restoran di Kemang menjadi bahan pembicaraan netizen karena salah sajikan pesanan pada pembeli. Restoran ini memberikan menu daging babi pada pembeli
Kamis, 15 Juni 2023 - 04:47 WIB
Ilustrasi daging babi
Sumber :
  • Freepik/dashu83

Jakarta, tvOnenews.com – Media sosial Twitter baru-baru ini dihebohkan dengan unggahan komplain seorang netizen pada sebuah restoran di Kemang. Unggahan ini berisi keluhan seorang pembeli yang memesan menu daging sapi namun justru disajikan adalah pasta babi.

Kasus ini menjadi viral karena pembeli yang memesan menu tersebut merupakan seorang muslim. Dalam unggahan tersebut dinarasikan bahwa sang pembeli baru mengetahui jika menu yang dimakannya adalah pasta babi saat menerima bill.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam bill tersebut makanan yang disajikan di antaranya tertulis 2 Penne Creamy Pork Kids dan Spaghetti Creamy Pork Kids.

Pemilik unggahan tersebut juga mengatakan bahwa pihak manajer restoran tidak mau menemui pembeli usai mendapatkan komplain.

"Luar biasa @mammarosyjkt. Saya muslim. Pesen beef dikasih pork. Baru tau setelah selesai makan dan lihat bill. Pas komplain waitressnya bilang 'tapi harganya sama kok bu' wtf! Minta ngomong sama managernya tapi nggak dikasih. Terus katanya mau ditelfon ke ibu Stephanie. Siapapun itu saya nggak dikasih tau itu siapa. Tapi ibunya nggak mau ngomong sama saya dan dia cuma bilang 'kasih aja dessert gratis'. Pastinya nggak saya terima dan langsung pergi dari situ. Luar biasa Mamma Rosy. Kok nggak ada respect sama sekali ke agama orang ya," demikian tulis unggahan tersebut.

Jawaban pihak restoran Mamma Rosy

Setelah menjadi trending topic di Twitter, pihak restoran Mamma Rosy pun akhirnya buka suara. Melalui akun Instagram @mammarosy_jkt, sang pemilik, Stefanie Vigone, mengucapkan permohonan maaf atas kejadian pasta babi yang akhirnya viral di Twitter.

“Saya mau mohon maaf atas nama saya, keluarga saya, keluarga staf Mamma Rosy untuk masalah kita kemarin,” ungkap Stefanie Vigone.

Meski demikian Stefanie mengaku tidak ada di restoran ketika kejadian salah penyajian pasta daging babi tersebut terjadi.

“Saya mau minta maaf, mohon minta maaf lagi, sekali lagi, saya tidak ada di sini kemarin. Tapi itu responsibilitas saya, staf saya responsibilitas saya, restoran saya responsibilitas saya,” ucap Stefanie.

Netizen meminta restoran Mamma Rosy tutup

Dari unggahan permintaan maaf tersebut diketahui bahwa netizen membanjiri kolom komentar Instagram @mammarosy_jkt dengan kalimat-kalimat negatif.

“Hari ini kita punya banyak message di seluruh sosial media, orang mau kita kembali ke rumah kita, kita harus dideportasi, kita harus tutup restoran, kita harus bangkrut,” jelas Stefanie.

Namun Stefanie menyebut bahwa dirinya tidak bisa serta merat menutup restoran Mamma Rosy. Hal ini lantaran dirinya harus mempertimbangkan kehidupan para karyawan ke depannya jika menutup restoran ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau kita tutup itu masalah bukan mungkin untuk saya sendiri, tapi untuk semua keluarga (yang) kerja di sini. Untuk bayar sekolah anak, bayar rent (sewaan), mobil, motor,” ungkap Stefanie.

Dalam video permohonan maafnya Stefanie juga meminta pada netizen untuk fokus memberi mereka solusi. Pasalnya, dirinya mengaku tidak bisa kembali ke masa lalu. Karena itu alih-alih menyerang restoran, ia dan tim berharap untuk diberikan solusi terbaik atas permasalahan ini. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral