News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Terima Hasil Analisa ATPM, Penahanan Tubagus Joddy Diperpanjang

Penahanan Tubagus Joddy, sopir Vanessa Angel yang menjadi tersangka dalam kecelakaan maut yang menewaskan Vanessa dan suaminya diperpanjang. Sebab hasil rekam dari black box mobil Pajero yang dikirimkan Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) ke Jepang, hingga saat ini belum diterima penyidik kepolisian di Polres Jombang.
Rabu, 24 November 2021 - 18:28 WIB
penahanan Tubagus Jodi, sopir Vanessa Angel diperpanjang
Sumber :
  • tim tvone - umar sanusi

Jombang, Jawa Timur - Penahanan Tubagus Joddy, sopir Vanessa Angel yang menjadi tersangka dalam kecelakaan maut yang menewaskan Vanessa dan suaminya diperpanjang. Sebab hasil rekam dari black box mobil Pajero yang dikirimkan Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) ke Jepang, hingga saat ini belum diterima penyidik kepolisian di Polres Jombang.

"Untuk berkas kita sudah siap lengkap. Tinggal nunggu dari hasil analisa ATPM. Itu kan record data terkait dengan kecepatan, pengereman, air bag, kemudian tekanan gas, titik bentur, i force nya berapa. Lima poin itu yang kita akan mintakan data dari ATPM yang sampai saat ini belum memberikan," jelas AKBP Muh Nur Hidayat Kapolres Jombang, Rabu (24/11/2021), usai melihat mobil Vanessa di Satlantas Polres Jombang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantaran data rekam mobil Pajero saat terjadi kecelakaan yang sangat penting bagi penyidik belum diterima, polisi memutuskan memperpanjang masa penahanan Tubagus Joddy, tersangka.

"Untuk penahanan sekarang sudah 12 hari dari 20 hari. Nah ini kemarin janji ATPM seharusnya seminggu, namun kalau ada hambatan dari pihak Jepang sana katanya, sudah kita perpanjang masa penahanannya 40 hari ya," kata Kapolres Jombang.

Sambung Kapolres, dalam hal proses penyidikan kasus kecelakaan ini tidak ada kendala. Penyidik juga telah berkoordinasi dengan kejaksaan, sehingga jika sewaktu-waktu hasil dari ATPM sudah diterima penyidik, tinggal kirim berkas.

Kapolres juga menjelaskan, saat ini kondisi tersangka dalam keadaan sehat.

"Terkait dengan tersangka mungkin teman-teman banyak yang tanya, apakah tersangka mengalami tekanan psikis, kemarin saya bertatap muka langsung, dia memang trauma, dulu. Tapi dengan perkembangan waktu dia bergaul dan dia juga cerita, dengan teman-temannya yang di dalam itu banyak yang mensupport, dengan mendekatkan diri dengan beribadah. Dan sekarang alhamdulillah dia sudah bisa saya ajak ngobrol dan menyampaikan harapan-harapan dia penyesalannya, dia sangat menyesal," papar Nur Hidayat lagi.

Pernyataan Kapolres ini menepis anggapan bahwa tersangka dalam kondisi terganggu kejiwaannya, sehingga ada motivator yang mendatangi polres untuk menawarkan jasa motivasi terhadap tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemarin ada teman-teman motivator yang ingin memberikan motivasi, saya tidak memaksakan. Informasi tadi pagi, rekan-rekan penyidik yang berkomunikasi dengan Tubagus Joddy, sementara belum memerlukan motivasi, karena dia meraa sudah pulih," pungkas Kapolres. (Umar Sanusi/hen)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Antisipasi Virus Nipah, BBKK Surabaya Perketat Pengawasan Penerimaan Internasional di Bandara Juanda

Antisipasi Virus Nipah, BBKK Surabaya Perketat Pengawasan Penerimaan Internasional di Bandara Juanda

Dalam upaya mengantisipasi masuknya virus nipah ke Jawa Timur, BBKK Surabaya memperketat pengawasan terhadap pelaku perjalanan internasional di Bandara Juanda.
Dikira Mata-matai Timnas Futsal Indonesia, Ternyata Ini Tujuan Pelatih Iran Tonton Langsung Laga Skuad Garuda Kontra Jepang ‎

Dikira Mata-matai Timnas Futsal Indonesia, Ternyata Ini Tujuan Pelatih Iran Tonton Langsung Laga Skuad Garuda Kontra Jepang ‎

‎Iran bakal melakoni partai final Piala Asia Futsal 2026 dengan menghadapi penantang baru. Bukan Jepang maupun raksasa Asia lainnya, namun Timnas Futsal Indonesia menjadi lawan yang harus mereka hadapi di laga pamungkas tersebut. 
Alim Suseno Ungkap Biang Kerok Jakarta Electric PLN Babak Belur Dihajar Megawati Hangestri Cs Tiga Set Langsung

Alim Suseno Ungkap Biang Kerok Jakarta Electric PLN Babak Belur Dihajar Megawati Hangestri Cs Tiga Set Langsung

Jakarta Electric PLN gagal perpanjang catatan kemenangan beruntun mereka pada gelaran Proliga 2026 memasuki seri kelima yang berlangsung di Malang, Jawa Timur.
Komisi I DPR Tegaskan Belum Bahas Anggaran Kemenhan untuk Iuran Board of Peace

Komisi I DPR Tegaskan Belum Bahas Anggaran Kemenhan untuk Iuran Board of Peace

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menegaskan bahwa hingga saat ini belum pernah ada pembahasan resmi terkait rencana penggunaan anggaran Kemenhan untuk membayar iuran Board of Peace yang nilainya disebut mencapai sekitar 1 miliar dolar AS.
Ramalan Cinta Shio 7 Februari 2026: Tikus, Macan, Kelinci, Naga hingga Babi

Ramalan Cinta Shio 7 Februari 2026: Tikus, Macan, Kelinci, Naga hingga Babi

​​​​​​​Ramalan cinta shio 7 Februari 2026: Tikus, Macan, Kelinci, Naga hingga Babi. Simak peruntungan asmara besok untuk single dan berpasangan lengkap.
Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Menang 3-2 atas Thailand, Ester Nurumi Bawa Indonesia ke Semifinal

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Menang 3-2 atas Thailand, Ester Nurumi Bawa Indonesia ke Semifinal

Ester Nurumi Tri Wardoyo memastikan kemenangan 3-2 Indonesia atas Thailand di babak perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026 pada Jumat (6/2/2026) siang WIB.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru juga Al Nassr mengumumkan bergabungnya Abdullah Al-Hamddan dalam klub tersebut, Ronaldo malah bawa kabar buruk jelang laga menjamu Al Ittihad. Ada apa?
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT