GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gegara Kelaparan, Pasukan Penyokong G30S PKI dari Jawa Tengah dan Jawa Timur Ini Terpaksa Membelot ke Soeharto

Jelang operasi militer G30S PKI, Letkol Untung Cs terus menggelar rapat persiapan secara maraton sejak tanggal 6 September 1965 hingga jelang hari H operasi.
Sabtu, 23 September 2023 - 05:05 WIB
Jenderal Nasution dan Mayjen Soeharto
Sumber :
  • istimewa

"Sjam memberitahu hadirin bahwa dua batalyon dari Jawa Tengah dan Jawa Timur tak lama lagi akan tiba di Jakarta untuk ambil bagian dalam perayaan Hari Angkatan Bersenjata yang akan diselenggarakan pada 5 Oktober." tulis Victor. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Foto: Pemimpin Partai Komunis Indonesia DN Aidit (istimewa)

Dalam catatan Victor, Sjam, Untung, Suparjo, Latief dan Pono, telah bertemu sepuluh kali untuk menyempurnakan detail-detail teknis militer operasi militer G30S PKI.

Pada rapat selanjutnya tanggal 19 September 1965, mereka menyepakati pembagian tanggungjawab yang terkait dengan operasi penculikan para jenderal, yaitu aksi-aksi politik akan diarahkan oleh Sjam dan Pono, sementara Untung dan Latief akan memimpin aksi militer.

Pasukan mereka akan dipecah menjadi unit pemukul, teritorial, dan cadangan, dan yang disebutkan terakhir akan menyediakan pelayanankomunikasi, transportasi dan dukungan lain. Pono akan mengarahkan operasi intelijen dan pengamatan.


Pasukan Lapar yang Membelot

Dari markas Kostrad, Mayjen Soeharto dan Jenderal Nasution mengikuti perkembangan detik demi detik dari aksi militer G30S PKI, sambil terus menyusun kekuatan untuk memukul balik kelompok Letkol Untung Cs.

Begitu mengetahui dari siaran radio pada pukul 14.00 siapa-siapa di balik gerakan itu, Soeharto bergerak melancarkan operasi-operasi ofensif. 

Seperti yang diketahui, pasukan penyokong  G30S PKI yang masuk ke Ibu Kota Jakarta saat itu adalah batalyon 530 dari Jawa Timur dan 454 dari Jawa Tengah.

Mayjen Sorharto saat pemakaman pahlawan revolusi, 5 Oktober 1965 (Dok Film Pengkhiatanan G30S PKI)

Pasukan-pasukan ini, dalam kesaksian yang ditulis Suparjo,  menceritakan kondisi pasukan yang kelaparan karena tidak mendapatkan pasokan makanan akibat kacaunya kordinasi pimpinan operasi militer G30S PKI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada jam-jam genting pasca penculikan para jenderal Angkatan Darat, pasukan dari batalyon Jateng dan Jatim tersebut tidak bisa digerakkan hanya karena persoalan belum makan sejak pagi hingga malam.

"Semua kemacetan gerakan pasukan disebabkan diantaranya tidak makan. Mereka tidak makan semenjak pagi, siang dan malam, hal ini baru diketahui pada malam hari ketika ada gagasan untuk dikerahkan menyerbu ke dalam kota. Pada waktu itu Batalyon Jateng berada di Halim. Batalyon dari Jatim sudah ditarik ke Kostrad dengan alasan makanan." ungkap Suparjo.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Kerugian Besar Timnas Indonesia jika Gagal Menundukkan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 pada Tanggal 27 Maret

3 Kerugian Besar Timnas Indonesia jika Gagal Menundukkan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 pada Tanggal 27 Maret

Inilah tiga kerugian besar yang akan terjadi jika Timnas Indonesia gagal meraih kemenangan atas Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 pada tanggal 27 Maret.
Jay Idzes Antusias Sambut Timnas Indonesia Era John Herdman di FIFA Series 2026

Jay Idzes Antusias Sambut Timnas Indonesia Era John Herdman di FIFA Series 2026

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes mengungkapkan antusiasme tinggi jelang bergulirnya FIFA Series 2026. Ia menilai turnamen ini akan menjadi momen penting bagi -
Usai Diperiksa 12 Jam, Keluarga Cucu Mpok Nori Ungkap Tak Bertemu Tersangka

Usai Diperiksa 12 Jam, Keluarga Cucu Mpok Nori Ungkap Tak Bertemu Tersangka

​​​​​​​Usai diperiksa 12 jam di Polda Metro Jaya, keluarga Cucu Mpok Nori ungkap tak bertemu tersangka dan berharap pelaku dihukum setimpal atas perbuatannya.
3 Zodiak Paling Beruntung pada 25 Maret 2026, Hoki Sepanjang Hari!

3 Zodiak Paling Beruntung pada 25 Maret 2026, Hoki Sepanjang Hari!

Ramalan zodiak 25 Maret 2026 mengungkap tiga zodiak paling beruntung hari ini. Siapa saja yang hoki sepanjang hari? Simak ulasan selangkapnya di bawah ini!
Finis Ketiga di Brasil, Veda Ega Langsung Alihkan Fokus ke Moto3 Amerika Serikat 2026: Pede Podium Lagi di COTA

Finis Ketiga di Brasil, Veda Ega Langsung Alihkan Fokus ke Moto3 Amerika Serikat 2026: Pede Podium Lagi di COTA

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama langsung mengalihkan fokus ke seri berikutnya usai mencetak sejarah di Moto3 GP Brasil 2026. 
AC Milan OTW Cuan, Bintang Tak Terpakai Bikin Klub Liga Inggris Jatuh Hati dan Siap Ditebus Mahal di Bursa Transfer

AC Milan OTW Cuan, Bintang Tak Terpakai Bikin Klub Liga Inggris Jatuh Hati dan Siap Ditebus Mahal di Bursa Transfer

AC Milan mulai melihat peluang cerah untuk menyeimbangkan neraca keuangan jelang bursa transfer musim panas. Salah satu sumber pemasukan potensial datang dari.

Trending

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Untung Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis, Garuda Kini Melejit

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Untung Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis, Garuda Kini Melejit

Jelang laga kontra Saint Kitts and Nevis, Timnas Indonesia mendapat kabar menggembirakan dari FIFA. Peringkat dunia skuad Garuda dipastikan mengalami kenaikan.
Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Tampil Gemilang di Final Four Liga Voli Thailand 2026

Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Tampil Gemilang di Final Four Liga Voli Thailand 2026

Wipawee Srithong mampu tampil gemilang di final four Liga Voli Thailand 2026 usai dipecat oleh Red Sparks beberapa waktu lalu.
Maarten Paes dan Ole Romeny Sudah Gabung, 15 Pemain di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Maarten Paes dan Ole Romeny Sudah Gabung, 15 Pemain di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Sebanyak 15 pemain telah bergabung dalam latihan terbuka untuk media ini. Seluruh pemain dari Super League dan beberapa pemain Timnas Indonesia abroad pun telah bergabung. 
Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

3 berita sport terpopuler: Megawati Hangestri jadi sorotan di Korea, PSSI kirim pesan tegas untuk fans Garuda, hingga keputusan John Herdman dipertanyakan.
Tak Mau Pendam Lagi, Patrick Kluivert Akhirnya Buka Suara soal Kegagalannya Bersama Timnas Indonesia

Tak Mau Pendam Lagi, Patrick Kluivert Akhirnya Buka Suara soal Kegagalannya Bersama Timnas Indonesia

Patrick Kluivert akhirnya buka suara soal kegagalannya bersama Timnas Indonesia. Singgung soal target ke Piala Dunia 2026 sangat berat.
Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Marc Klok Langsung Beri Respons Berkelas

Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Marc Klok Langsung Beri Respons Berkelas

Dicoret dari skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, Marc Klok tak larut sedih dan memilih latihan mandiri di GBLA hingga tuai pujian warganet.
Agen Megawati Hangestri Bocorkan Red Sparks Bukan Satu-satunya Tim yang Incar Megatron untuk Liga Voli Korea Musim Depan

Agen Megawati Hangestri Bocorkan Red Sparks Bukan Satu-satunya Tim yang Incar Megatron untuk Liga Voli Korea Musim Depan

Nama bintang voli Idnoensia yang berasal dari Jember, Megawati Hangestri, belakangan mendadak kembali menjadi perbincangan hangat di Korea Selatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT