News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terpilih Jadi Presiden, Anies Baswedan Prioritaskan ASEAN Dibandingkan G20 untuk Indonesia

Calon Presiden (Capres), Anies Baswedan lebih prioritaskan ASEAN dibandingkan KTT G20 atau Group Of Twenty untuk Indonesia.
Minggu, 3 Desember 2023 - 12:55 WIB
Anies Baswedan Usai Menghadiri Acara Conference on Indonesian Foreign Policy 2023 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta
Sumber :
  • Tim tvOnenews-Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Calon Presiden (Capres), Anies Baswedan lebih prioritaskan ASEAN dibandingkan KTT G20 atau Group Of Twenty untuk Indonesia.

Hal tersebut dikatakannya usai menjawab pertanyaan dari salah satu anak muda dalam acara Conference on Indonesian Foreign Policy 2023 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (2/12/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, anak muda tersebut menanyakan kepada Anies 'Which Is More Important to Indonesia, Asean or G20' (mana yang lebih penting dari Indonesia, Asean atau G20).

Sontak pertanyaan tersebut membuat hadirin yang datang bergemuruh, dan Anies Baswedan menjawab dengan tenang.

"Menurut saya dengan Indonesia sebagai sebuah negara Asia Tenggara yang bersahabat, kita harus menjaga prioritas kepada Asean," jawab Anies, dikutip Minggu (03/12/2023).

Selanjutnya, Capres nomor urut 1 ini mengatakan, bahwa memilih memprioritaskan ASEAN untuk Indonesia bukan berarti tidak memilih G20 atau Mutually Exclusive, namun lebih menjaga hubungan dengan negara ASEAN karena secara geografis, Indonesia berada di kawasan Asia Tenggara.

"Tapi ini bukan Mutually Exclusive, tapi kalau ditanya harus Asean dulu baru G20, katanya.

"Mutually Exclusive tuh gini, kalau ambil yang satu berarti tidak yang satunya, tapi ini Prioritas, Asean dulu baru G20," tutupnya.

Seperti diketahui, dikutip dari setnasasean.id, bahwa ASEAN dibentuk pada 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand oleh lima negera pendiri yaitu, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand.

Adapun tujuannya dibentuknya yakni adanya keinginan kuat dari para pendiri ASEAN untuk menciptakan kawasan Asia Tenggara yang damai, aman, stabil dan sejahtera.

Hal tersebut mengemuka karena situasi di kawasan pada era 1960-an dihadapkan pada situasi rawan konflik, yaitu perebutan pengaruh ideologi negara-negara besar dan konflik antar negara di kawasan yang apabila dibiarkan dapat mengganggu stabilitas kawasan sehingga menghambat pembangunan.

Tidak hanya itu, dikutip dari asean2023.id ada beragam manfaat keketuaan ASEAN bagi Indonesia.

Yakni bagi sektor Ekonomi, dimana Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023 berdampak positif pada sektor ekonomi negara. Tak hanya mendorong pertumbuhan dan perputaran ekonomi level daerah maupun nasional, Keketuan Indonesia di ASEAN diprediksi dapat menarik potensi devisa.

Yang kedua dari sektor Politik. manfaat Keketuaan Indonesia di ASEAN juga berdampak positif bagi sektor politik. Pasalnya, kesempatan emas ini membantu menyuarakan kepentingan nasional di kawasan Asia Tenggara. Termasuk salah satunya dalam pemberantasan tindak pidana perdagangan orang.

Bahkan, manfaat Keketuaan Indonesia juga dapat membantu membangun stabilitas dan perdamaian di kawasan Asia Tenggara, sekaligus mendorong tindakan nyata menghadapi tantangan dan risiko regional maupun global.

Yang ketiga, dari sektor Pariwisata. Tidak dapat dipungkiri jika kesempatan menjadi Ketua ASEAN berdampak langsung dalam kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. 

Mengingat, diperkirakan ada lebih dari 300 pertemuan dalam kalender Keketuaan Indonesia di ASEAN.

Sebagai salah satu negara yang terkenal dengan kekayaan alam dan budaya, Indonesia memiliki banyak potensi pariwisata. 

Sehingga, kesempatan menjadi tuan rumah diharapkan dapat menjadi ajang promosi untuk menarik perhatian dari negara-negara ASEAN lainnya, termasuk negara tamu yang diundang dalam setiap forum diskusi.

Sementara itu, dikutip dari kemenkeu.go.id keuntungan Indonesia dalam G20 adalah sebagai anggota forum G20, Indonesia bisa mendapatkan manfaat dari informasi dan pengetahuan lebih awal tentang perkembangan ekonomi global, potensi risiko yang dihadapi, serta kebijakan ekonomi yang diterapkan negara lain terutama negara maju.

Dengan demikian, Indonesia mampu menyiapkan kebijakan ekonomi yang tepat dan terbaik.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Indonesia juga dapat memperjuangkan kepentingan nasionalnya dengan dukungan internasional lewat forum ini.

Nama dan prestasi Indonesia juga semakin dikenal dan diakui oleh berbagai organisasi dan forum internasional.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sudah Penuhi Syarat FIFA, Striker Keturunan Depok yang Minat Bela Timnas Indonesia ini Makin Menggila di Belanda

Sudah Penuhi Syarat FIFA, Striker Keturunan Depok yang Minat Bela Timnas Indonesia ini Makin Menggila di Belanda

Performa gemilang kembali ditunjukkan pemain keturunan Indonesia, Dean Zandbergen, di kompetisi sepak bola Belanda. Striker berdarah Depok ini makin menggila.
Dari New York, Makassar Masuk 5 Besar Dunia Inovasi Kesehatan Lingkungan

Dari New York, Makassar Masuk 5 Besar Dunia Inovasi Kesehatan Lingkungan

Perwakilan World Resources Institute (WRI), Diego Rivera, mengatakan Makassar menjadi salah satu kota dengan dampak program paling signifikan secara global.
KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berbicara kunci industri yang maju di Jabar saling erat dengan keberhasilan pendidikan dan pembentukan karakter anak.
Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Il Giorno, media asal Italia menyoroti bagaimana kerja keras Emil Audero menahan gempuran Napoli justru kurang mendapat dukungan yang baik dari pemain Cremonese
Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

KPK mengusulkan perlu dibentuknya lembaga khusus untuk mengawasi proses kaderisasi di partai politik. Sebab, potensi korupsi dinilai juga rawan terjadi sejak proses pengkaderan.
Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Mencuat kabar terkait detik-detik polisi bekuk satu orang pelaku pencabulan belasan pelajar di Indramayu. Namun satu orang lagi jadi buron. Kapolres Indramayu

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral