News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sindiran Mahfud MD soal Capres Berlumuran Pelanggar HAM: Tidak Layak!

Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 03, Mahfud MD berbicara perihal calon presiden yang berlumuran pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
Sabtu, 6 Januari 2024 - 16:55 WIB
Mahfud saat memberikan sambutan di Acara Sholawatan Persatuan Indonesia di Demak, Jawa Tengah
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Rika Pangesti

Demak, tvOnenews.com - Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 03, Mahfud MD berbicara perihal calon presiden yang berlumuran pelanggaran hak asasi manusia (HAM). 

Pernyataan ini disampaikan Mahfud saat memberikan sambutan di depan ribuan jemaah Sholawatan Persatuan Indonesia di Demak, Jawa Tengah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mulanya, Mahfud mengatakan bahwa ia tidak akan meminta para warga masyarakat untuk memilihnya sebagai calon wakil presiden. Ataupun meminta memilih calon pemimpin lainnya.

Dia hanya meminta masyarakat datang menghadiri pesta demokrasi atau pemilihan umum (pemilu) yang akan digelar pada 14 Februari 2024 mendatang. 
Hal ini demi kehidupan berdemokrasi di Republik Indonesia. 

Lalu, Mahfud berpesan kepada masyarakat bahwa sebelum memilih pemimpin baiknya melihat rekam jejak atau track record calon pemimpin tersebut.

"Kita tidak harus percaya terhadap program-program visi dan misi yang ditulis di kertas dan diumumkan di televisi. Yang harus dipercaya adalah track record catatan perjalanan ketika beliau itu belum menjadi pejabat sampai menjadi pejabat," ucap Mahfud.  

"Kalau ada orang bilang memberantas korupsi sementara dia sendiri berlumuran korupsi itu pasti tidak layak," imbuhnya. 

Kemudian, ia pun menyinggung perihal jika ada pejabat yang mengobral janji akan menegakkan hak asasi manusia. Sebaiknya masyarakat menggali lebih dalam tentang riwayat hidup serta kasus yang pernah dialami pejabat tersebut.

"Kalau ada orang mengatakan, 'saya akan menegakkan hak asasi manusia' sementara dia sendiri berlumuran dengan pelanggaran ham itu pasti tidak layak," kata Mahfud. 

"Oleh sebab itu, yang kita baca itu track record perjalanan hidup catatannya pernah, punya masalah apa orang ini. Itulah yang harus kita perhatikan ketika memilih," lanjutnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati demikian, Mahfud juga berpesan agar masyarakat memilih calon pemimpinnya dengan mengikuti hari nurani. 

"Saya merasa tidak harus mengatakan saudara harus memilih siapa, silakan pilih asal hati nurani saudara itu membisikkan inilah yang cocok menjadi wakil saya di DPR. Ini wakil saya di DPD. Ini presiden dan wakil presiden saya, silakan," tutupnya. (rpi/ree)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Pergerakan jamaah calon haji Indonesia di Tanah Suci kini telah memasuki fase baru dengan dimulainya kedatangan rombongan ke Kota Makkah. 
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Dirujuk ke RS Tipe A, RSUD Bekasi Ungkap Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Alami Penyumbatan Pembuluh Darah

Dirujuk ke RS Tipe A, RSUD Bekasi Ungkap Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Alami Penyumbatan Pembuluh Darah

RSUD Kota Bekasi merujuk dua pasien korban tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL ke rumah sakit tipe A.

Trending

Respons KPK Soal Noel Bakal Layangkan Gugatan Rp300 Triliun: Fokus Sidang Saja

Respons KPK Soal Noel Bakal Layangkan Gugatan Rp300 Triliun: Fokus Sidang Saja

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan respon soal gugatan yang dilayangkan eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel dengan nilai fantastis mencapai Rp300 triliun.
Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Pergerakan jamaah calon haji Indonesia di Tanah Suci kini telah memasuki fase baru dengan dimulainya kedatangan rombongan ke Kota Makkah. 
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut
Dirujuk ke RS Tipe A, RSUD Bekasi Ungkap Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Alami Penyumbatan Pembuluh Darah

Dirujuk ke RS Tipe A, RSUD Bekasi Ungkap Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Alami Penyumbatan Pembuluh Darah

RSUD Kota Bekasi merujuk dua pasien korban tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL ke rumah sakit tipe A.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Jika benar hengkang dari Persija Jakarta, ada beberapa opsi menarik yang bisa dipilih Rizky Ridho untuk abroad. Salah satunya adalah FCV Dender di Liga Belgia
Selengkapnya

Viral