GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dito Mahendra Didakwa Miliki Senpi Ilegal, Mulai dari Carl Walther Sampai Jenis Glock

Senpi ilegal itu berjumlah enam pucuk, kemudian ada juga dua pucuk air soft gun serta satu pucuk senapan angin yang tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah. 
Senin, 15 Januari 2024 - 14:51 WIB
Terdakwa kasus kepemilikan senjata api ilegal Dito Mahendra saat mendengar dakwaan di PN Jakarta Selatan, Senin (15/1/2024).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvonenews.com - Terdakwa Dito Mahendra didakwa memiliki sejumlah senjata api ilegal ​​​​​​oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Senin (15/1/2024).

Senpi ilegal itu berjumlah enam pucuk senjata api, kemudian ada juga dua pucuk air soft gun serta satu pucuk senapan angin yang tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

jaksa Penuntut Umum (JPU), Pompy Polanski mengatakan bahwa sembilan dari 15 senjata yang diamankan di rumah Dito Mahendra merupakan senjata api ilegal.
 
"Bahwa penguasaan terhadap enam pucuk senjata api, satu senapan angin dan dua air soft gun dengan cara menyimpan senjata api ilegal atau tidak dilengkapi dengan surat (dokumen) atau izin terhadap senjata api yang sah yang dilakukan oleh terdakwa tersebut adalah ilegal," katanya.

Jaksa juga membeberkan sebanyak 2.157 butir peluru juga ditemukan dalam penggeledahan. Jaksa mengatakan, sembilan senjata ilegal itu diserahkan ke Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.
 
"Sedangkan terhadap enam pucuk senjata api, dua pucuk air soft gun serta satu pucuk senapan angin yang tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah oleh Baintelkam Polri diserahkan ke Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri," katanya.

Berikut rincian sembilan senjata api ilegal yang dimiliki oleh tersangka Dito Mahendra:

1. Satu pucuk senjata bukti Q1.1 adalah senapan angin buatan pabrik merek Carl Walther nomor seri W1131439095 kaliber 4,5 mm dan dapat melontarkan peluru mimis

2. Satu pucuk senjata bukti Q1.2 adalah senjata airsoft gun merek Heckler&Koch G36 kaliber 6 mm dan dapat berfungsi dengan baik serta dapat melontarkan peluru gotri

3. Satu pucuk senjata bukti Q1.3 adalah senjata airsoft gun merek Heckler&Koch MPS kaliber 6 mm dan tidak dapat melontarkan peluru gotri (pena pemukul lemah).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Satu pucuk senjata bukti Q1.4 adalah senjata api model pistol buatan pabrik kaliber 9x19 mm merek Angstadt Arms dapat berfungsi dengan baik dan dapat meledak.

5. Satu pucuk senjata bukti Q1.5 adalah senjata api model laras panjang buatan pabrik kaliber 5.56 mm merek M4 dapat berfungsi dengan baik dan dapat meledak.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pendapatan Jabar Meroket 3 Kali Lipat Berkat Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen, KDM Gaspol Bangun Jalan-jalan di Jabar

Pendapatan Jabar Meroket 3 Kali Lipat Berkat Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen, KDM Gaspol Bangun Jalan-jalan di Jabar

Strategi Kang Dedi Mulyadi alias KDM memberikan diskon pajak kendaraan 10 persen di masa libur lebaran tampaknya berhasil. Kini jalan-jalan siap dibangun..
Pramono Ingatkan Pendatang Agar Miliki Kemampuan Kerja saat Datang ke Jakarta

Pramono Ingatkan Pendatang Agar Miliki Kemampuan Kerja saat Datang ke Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengingatkan agar warga yang datang ke ibu kota memiliki kemampuan untuk bekerja agar tidak menjadi beban.
Kapan Puncak Arus Balik Lebaran? Hindari 3 Tanggal ini kalau Nggak Mau Macet

Kapan Puncak Arus Balik Lebaran? Hindari 3 Tanggal ini kalau Nggak Mau Macet

Pemudik harus tahu, kalau pemerintah sudah mengimbau hindari 3 tanggal puncak arus balik lebaran ini agar tidak macet-macetan.
Sosok Letjen Yudi Abrimantyo, Kabais TNI Lepas Jabatan Buntut Teror Air Keras Aktivis KontraS, Kekayaannya Bikin Ngiler

Sosok Letjen Yudi Abrimantyo, Kabais TNI Lepas Jabatan Buntut Teror Air Keras Aktivis KontraS, Kekayaannya Bikin Ngiler

Di tengah polemik tersebut, publik juga menyoroti laporan harta kekayaan Yudi yang tercatat dalam LHKPN.
Erick Thohir Jelaskan Alasan FIFA Series 2026 Bukan Turnamen Sembarangan untuk Timnas Indonesia

Erick Thohir Jelaskan Alasan FIFA Series 2026 Bukan Turnamen Sembarangan untuk Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menaruh perhatian besar terhadap ajang FIFA Series 2026 sebagai peluang strategis bagi Timnas Indonesia.
Harga Emas Antam Hari Ini 26 Maret 2026 Tetap di Angka Rp2.850.000 per Gram, Buyback Turun Rp17.000

Harga Emas Antam Hari Ini 26 Maret 2026 Tetap di Angka Rp2.850.000 per Gram, Buyback Turun Rp17.000

Harga emas Antam hari ini 26 Maret 2026 terpantau stabil. Harga emas Antam hari ini tetap di angka Rp2.850.000 per gram.

Trending

Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Media Korea menyoroti draft pemain asing V-League terbaru setelah Megawati Hangestri dipastikan absen, meninggalkan kekosongan di posisi penyerang utama tim.
Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Dean James dikonfirmasi batal memperkuat Timnas Indonesia untuk melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Media Belanda ini pun bongkar alasannya.
John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

Dua hari sebelum laga melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, John Herdman mendadak mencoret Dean James dari Timnas Indonesia. Siapa penggantinya?
Pelatih Bulgaria Heran Disebut Pernah Bela Persipura, Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia itu Tegaskan Perkuat Persija

Pelatih Bulgaria Heran Disebut Pernah Bela Persipura, Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia itu Tegaskan Perkuat Persija

Pelatih Bulgaria, Alexsandar Dimitrov meluruskan rekam jejaknya sebelum berlaga di FIFA Series 2026. Eks asisten pelatih Timnas Indonesia itu bilang pernah bela Persija Jakarta (2002), bukan Persipura Jayapura.
Media Belanda Semakin Curiga Dean James Tiba-tiba Absen dari Timnas Indonesia usai Skandal Paspor

Media Belanda Semakin Curiga Dean James Tiba-tiba Absen dari Timnas Indonesia usai Skandal Paspor

Kabar mengejutkan datang dari Dean James yang mendadak batal bergabung dengan Timnas Indonesia jelang agenda FIFA Series. Media Belanda curiga dengan hal ini.
Rizky Ridho Tak Tutup-tutupi Lagi, Bongkar Karakter Asli John Herdman di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Rizky Ridho Tak Tutup-tutupi Lagi, Bongkar Karakter Asli John Herdman di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Rizky Ridho tak tutup-tutupi lagi, bongkar karakter asli John Herdman di latihan perdana Timnas Indonesia jelang FIFA Series.
Inilah Nasihat Penting Jordi Amat kepada Elkan Baggott Saat Awal Gabung Timnas Indonesia, Terbukti Ampuh?

Inilah Nasihat Penting Jordi Amat kepada Elkan Baggott Saat Awal Gabung Timnas Indonesia, Terbukti Ampuh?

Jordi Amat pernah memberikan nasihat penting kepada Elkan Baggott saat awal bergabung di Timnas Indonesia, menekankan pentingnya menit bermain di sebuah klub.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT