Jusuf Kalla Sebut Jokowi Berubah: Tiba-tiba Langgar Etik, Mudah-mudahan Beliau Kembali
- Instagram @jusufkalla
Jakarta, tvOnenews.com - Wapres ke-10 dan ke-12 Indonesia, Jusuf Kalla (JK) menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) berubah.
Diketahui, Jusuf Kalla pernah mendampingi Jokowi sebagai wakil preside.
Selama menjabat bersama Jokowi, JK mengaku semuanya berjalan dengan baik.
“Ya saya juga tidak pernah minta sebenarnya, hanya diminta untuk mendampingi dan saya lakukan itu selama 5 tahun. Dan selama 5 tahun tidak kan bermasalah apa-apa. Aman aja kan,” ujar JK dalam kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP dikutip Selasa (30/1/2024).
Namun kini menurutnya Jokowi telah berubah. Ia bahkan menyebut Jokowi sudah melanggar etika dan aturan yang berlaku.
“Kok tiba-tiba begini? Tiba-tiba ingin melanggar berbagai etik-etik, kebiasaan, aturan-aturan. Karena itulah saya ingin mudah-mudahan beliau kembali berpikir, berdoa untuk keselamatan bangsa ini. Ya karena jangan melanjutkan usaha seperti ini,” harapnya.
JK sendiri diketahui adalah sosok yang memperkenalkan Jokowi pertama kali ke Megawati.
Saat itu JK mengenalkan Jokowi ke Ketum PDIP untuk dijadikan Gubernur DKI Jakarta.
Menurutnya, kala itu Jokowi menarik perhatiannya karena memiliki potensi memimpin Jakarta.
Hal tersebut ia dasari atas keberhasilan Joko Widodo dalam memimpin Kota Solo.
“Ini (Jokowi) orangnya rendah hati, low profile, dan juga dia bisa memimpin suatu kabupaten atau kota,” ujar Jusuf Kalla.
“Maka, menurut saya wajarlah dengan cara begitu dia pemimpin suatu daerah, gubernur. Karena itu saya promosikan ke Bu Mega,” lanjut JK.
Karena dikenalkan olehnya, akhirnya Megawati mendeklarasika Jokowi sebagai calon Gubernur di Pilkada DKI Jakarta pada 2012 lalu.
Singkat cerita, Jokowi memenangkan Pilkada dan menjadi Gubernur Jakarta.
Namun belum genap satu periode menjabat sebagai gubernur, PDIP mengusungnya untuk maju di Pilpres 2014.
Ia pun akhirnya maju dan memenangkan Pilpres bahkan selama dua kali.
Atas hal tersebut, Jusuf Kalla mengaku banyak disalahkan oleh banyak pihak karena mengenalkan sosok Jokowi hingga menjadi seorang presiden.
Banyak yang menilai Jokowi saat itu diaggap belum cocok untuk memimpin negara.
Atas tuduhan tersebut, JK mengaku membela diri dengan menyebut dirinya hanya berpikiran bahwa Jokowi hanya cocok sebagai gubernur bukan presiden.
Load more