GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Ingatkan Masyarakat Pilih Pemimpin Tak Otoriter di Pilpres 2024, Begini Alasannya

Direktur Pusat Riset EkoPol Indonesia, Hendrawan Saragi mengingatkan masyarakat harus jernih dalam menentukan pilihan untuk Pilpres 2024.
Selasa, 30 Januari 2024 - 15:13 WIB
Pengamat Ingatkan Masyarakat Pilih Pemimpin Tak Otoriter di Pilpres 2024, Begini Alasannya
Sumber :
  • Tim tvOne/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Pusat Riset EkoPol Indonesia, Hendrawan Saragi mengingatkan masyarakat harus jernih dalam menentukan pilihan untuk Pilpres 2024.

Menurut dia, pemimpin ke depan berpengaruh pada kebebasan masyarakat, sehingga mesti menjunjung kebebasan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kekuasaaan politik mestilah untuk menjamin hak-hak kebebasan masyarakat dan menolak kekerasan terhadap hak-hak tersebut," tutur Hendrawan, Selasa (30/1/2024).

Dia menjelaskan, tujuan dari kekuasaan politik adalah menciptakan masyarakat yang makmur. 

Oleh karena itu, Hendra menegaskan, masyarakat harus menggunakan rasionalitas demi terpenuhinya hak kebebasan.

Pertama, kata dia, yang bisa menjadi acuan adalah jangan memilih pemimpin yang dinilai bisa membawa Indonesia ke arah otoritarian.

"Pemimpin yang dipilih haruslah yang bukan otoriter. Ini adalah ciri yang pertama. Mereka yang otoriter akan tega melakukan apa saja untuk mencapai kekuasaan. Pemimpin seperti ini dicirikan kerap kali menciptakan intimidasi, merendahkan, dan ‘mengaum’ pada kesalahan walaupun kesalahan tersebut sangat kecil," tuturnya.

Hendra menyebut bahwa pemimpin otoriter biasanya haus pujian atas keberhasilannya dan akan mengalihkan tanggungjawab kegagalannya kepada hal lain selain dirinya.

Menurutnya, perluasan kekuasaan pemerintah secara dramatis, ego politik yang liar dan didorong untuk meningkatkan kekuasaan otoriter tidak boleh dibiarkan, karena bisa menyengsarakan masyarakat.

Ciri kedua, lanjut dia, yang bisa dipilih adalah pemimpin jujur. Masyarakat bisa melihat kejujuran dari konsistensi antara perkataan dan perbuatan di masa sebelumnya.

"Pemimpin yang ketika awal pemilu mencalonkan dirinya dan mengatakan dirinya sebagai pemersatu, namun ketika sudah menjabat masih tetap melanjutkan perilaku sebagai politisi yang mewakili kepentingannya, berbuat menindas lawan yang tidak sependapat dengannya, hanya berfokus pada memperoleh kekuasaan bukanlah orang yang jujur," terangnya.

"Di dalam kejujuran ada kebaikan, konsistensi, dan integritas moral," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu, dia menegaskan bahwa masyarakat harus ikut ambil peran memajukan Indonesia lewat penggunaan hak pilih pada 14 Februari 2024 nanti.

Masyarakat, kata dia, perlu melakukan sesuatu untuk kebaikan, tidak pernah menyerah untuk mendapatkan kebebasan dan kemakmuran dengan cara memilih pemimpin yang jujur dan tidak otoriter.(rpi/lpk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tanggapi Dugaan Kasus Pelecehan di FPTI, Menpora Erick Thohir Tegas Minta Sanksi Berat dan Proses Hukum

Tanggapi Dugaan Kasus Pelecehan di FPTI, Menpora Erick Thohir Tegas Minta Sanksi Berat dan Proses Hukum

Menpora Erick Thohir menegaskan sikap tanpa toleransi terhadap dugaan pelecehan seksual dan tindak kekerasan yang menimpa atlet.
Resmi! Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Tayang Gratis

Resmi! Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Tayang Gratis

Hak siar FIFA Series 2026 resmi diumumkan. Laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis tayang gratis. Ini jadwalnya.
Kabar Gembira untuk Guru Honorer: Pemerintah Naikkan Insentif, Pertama Dalam 20 Tahun

Kabar Gembira untuk Guru Honorer: Pemerintah Naikkan Insentif, Pertama Dalam 20 Tahun

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengungkapkan terobosan penting di sektor pendidikan terkait guru pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 
Identitas Belum Terungkap, 10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Akhirnya Dimakamkan Massal

Identitas Belum Terungkap, 10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Akhirnya Dimakamkan Massal

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akhirnya melaksanakan prosesi pemakaman massal bagi sepuluh jenazah korban bencana tanah longsor di Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. 
Pasutri di Tanjungpinang Jadi Kurir Narkoba, 2 Kilogram Sabu Disita Polisi

Pasutri di Tanjungpinang Jadi Kurir Narkoba, 2 Kilogram Sabu Disita Polisi

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bintan berhasil menyita hampir 2 kilogram sabu dan menangkap tiga orang tersangka, termasuk pasangan suami istri,
Heboh Penusukan Tukang Parkir di Sleman, Polisi Amankan Pelaku dan Ungkap Pemicunya

Heboh Penusukan Tukang Parkir di Sleman, Polisi Amankan Pelaku dan Ungkap Pemicunya

Jagad media sosial dihebohkan dengan peristiwa aksi penusukan seorang tukang parkir di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Trending

Menantu Perkosa Ibu Mertua Jelang Waktu Sahur Ternyata Hanya Selisih 5 Tahun, Pengakuannya Mengejutkan

Menantu Perkosa Ibu Mertua Jelang Waktu Sahur Ternyata Hanya Selisih 5 Tahun, Pengakuannya Mengejutkan

Seorang menantu berani rudapaksa ibu mertua di Kecamatan Palangga, Gowa, Sulawesi Selatan menjelang waktu sahur. Ternyata usianya hanya selisih 5 tahun saja...
BEM UI Kepung Mabes Polri Siang Ini, Masyarakat Diminta Hindari Jalan Trunojoyo! Pengalihan Arus Situasional

BEM UI Kepung Mabes Polri Siang Ini, Masyarakat Diminta Hindari Jalan Trunojoyo! Pengalihan Arus Situasional

Menurut dia, aksi penyampaian pendapat merupakan hak yang dijamin undang-undang dan wajib difasilitasi.
Update Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, John Herdman Pilih Eks Kapten Timnas Belanda?

Update Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, John Herdman Pilih Eks Kapten Timnas Belanda?

Absennya Thom Haye jelang FIFA Series 2026 memicu spekulasi. John Herdman menyiapkan lima kandidat pengganti di lini tengah Timnas Indonesia,
John Herdman Diguyur Kabar Gembira Jelang FIFA Series 2026: Nomor 3, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru

John Herdman Diguyur Kabar Gembira Jelang FIFA Series 2026: Nomor 3, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru

Timnas Indonesia mendapat kabar baik jelang FIFA Series. Pengganti Thom Haye siap, pemain lokal tampil impresif, serta peluang naturalisasi memperkuat skuad.
Thom Haye Dicoret, Ini 4 Pemain Persib Bandung yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Thom Haye Dicoret, Ini 4 Pemain Persib Bandung yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Empat pemain Persib Bandung tampil gemilang dan dinilai layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, sementara Thom Haye dipastikan absen akibat sanksi FIFA.
Top 3 Timnas Indonesia: Kabar Bahagia untuk John Herdman, Update Pengganti Thom Haye, dan Bintang Jerman Berdarah Kebumen Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Kabar Bahagia untuk John Herdman, Update Pengganti Thom Haye, dan Bintang Jerman Berdarah Kebumen Eligible Dinaturalisasi

Inilah rangkuman tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang palling banyak dibaca dan menjadi piliha redaksi tvOnenews.com. Baca selengkapnya di sini.
Masuk Radar Juventus, Emil Audero Berpeluang Geser Kiper Utama Ikuti Skenario Maarten Paes di Ajax

Masuk Radar Juventus, Emil Audero Berpeluang Geser Kiper Utama Ikuti Skenario Maarten Paes di Ajax

Juventus tengah bersiap melakukan revolusi di sektor penjaga gawang, dan nama Emil Audero tiba-tiba mencuat ke permukaan. Bisa senasib seperti Maarten Paes?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT