News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PDIP: Tak Perlu Lagi Ada Pemilu dan Pilkada Jika Rezim Gunakan Kekuasaan

Politisi senior PDIP Aria Bima mengatakan bahwa ke depan tidak perlu lagi ada pemilu dan pilkada jika rezim bebas menggunakan kekuasaan.
Minggu, 18 Februari 2024 - 18:41 WIB
ILUSTRASI - Pemilu
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Politisi senior PDI Perjuangan (PDIP) Aria Bima mengatakan bahwa ke depan tidak perlu lagi ada pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pilkada) jika rezim bebas menggunakan kekuasaan. Sehingga, prosesnya sarat manipulasi.

Menurut dia, berbagai kecurangan dan pelanggaran Pemilu 2024 yang tidak ditangani dengan serius oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan menjadi preseden bagi penyelenggaraan pemilu bahkan pilkada selanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aria menilai penguasa baik di pusat maupun di daerah akan memanfaatkan kekuasaan untuk menggiring atau memanipulasi proses pemilu sebagaimana yang terjadi pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

"Tidak ada yang bisa melawan rezim kalau melihat betapa proses pemilu sekarang yang manipulatif sejak awal ini seolah dibiarkan terjadi. Kalau masih kejadian seperti ini, percuma tahapan pemilu dilakukan, mending oligarki ditunjuk saja biar selesai. Ini mau pakai cara apapun tidak akan bisa dilawan, manuvernya memang untuk memenangkan paslon tertentu," ujar Aria dikutip pada Minggu (18/2/2024).

tvonenews

Dia menilai tidak perlu ada pemilu lagi maupun pemilihan kepala daerah  jika sistemnya seperti sekarang.

Dimana penguasa tidak netral dan menggunakan kekuasaannya untuk memanipulasi sistem pemilu melalui program pemerintah dan pengerahan aparat.

"Kalau pemilu dilakukan dengan sistem seperti sekarang ini, ada politisasi bansos, subsidi pupuk, intimidasi kepada aparat desa melalui dana desa, belum lagi money politic. Terus untuk apa kampanye, debat, tim narasi, tim substansi, tim intelektual dikumpulkan? Tidak ada artinya semua apalagi dengan closing yang amburadul seperti ini," ungkap dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan KPU dan Bawaslu seharusnya meminta maaf atas penyelenggaraan pemilu yang buruk dan hanya menjadi ajang yang membuang uang negara, namun demokrasi tercoreng.

"Saya merasa tidak perlu lagi ada pemilu, bahkan pilkada juga tidak perlu. Buat apa buang-buang uang untuk penyelenggaraan pemilu sampai rekap suara saja keliru. Kalau kondisi seperti ini, manipulatif dan tidak ada netralitas dari pemerintah, saya tanya kita masih perlu ada pemilu enggak? Karena sederhana, pakai saja dana desa, ancam kepala desa, tidak perlu paslon berdebat visi-misi, buat kampanye terbuka dan lain-lain. Toh, hasilnya sudah ketahuan," tutur Aria. (rpi/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trending: Pantas John Herdman Tak Panggil Beckham Putra, Marselino Ferdinan Diminta Pulang, Satu Pemain Merumput di Super League

Trending: Pantas John Herdman Tak Panggil Beckham Putra, Marselino Ferdinan Diminta Pulang, Satu Pemain Merumput di Super League

Jagat sepak bola nasional tengah diramaikan berbagai kabar panas yang tengah jadi perbincangan publik. Mulai soal Beckham Putra, Marselino hingga Pratama Arhan.
Kisah Ibu Jay Idzes yang Jarang Orang Tahu: Dari Bocah PSV hingga Jadi Kapten Berwibawa Timnas Indonesia

Kisah Ibu Jay Idzes yang Jarang Orang Tahu: Dari Bocah PSV hingga Jadi Kapten Berwibawa Timnas Indonesia

Kerja keras dan konsistensi adalah dua kata yang paling menggambarkan sosok Jay Idzes. Kini, ia telah menjelma menjadi figur krusial, baik di kancah Serie A ...
Kabar Buruk dari Real Madrid: Mbappe Cedera, Nasib Prancis di Piala Dunia Dipertanyakan

Kabar Buruk dari Real Madrid: Mbappe Cedera, Nasib Prancis di Piala Dunia Dipertanyakan

Pemain Real Madrid sekaligus kapten timnas Prancis, Kylian Mbappe, dipastikan mengalami cedera otot saat membela timnya pada pekan ke-33 LaLiga melawan Real Betis, Sabtu (25/4/2026) dini hari WIB.
Ngaku Syok dan Panik, Korban Ceritakan Detik-detik KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Ngaku Syok dan Panik, Korban Ceritakan Detik-detik KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Korban ungkap detik-detik KA Argo Bromo tabrak KRL di Bekasi. Ngaku syok dan panik, gerbong hancur, puluhan korban luka kini dirawat di RSUD Kota Bekasi.
Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi: Petugas Belah Gerbong KRL untuk Evakuasi Korban Terjepit

Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi: Petugas Belah Gerbong KRL untuk Evakuasi Korban Terjepit

Tim Basarnas melakukan operasi penyelamatan intensif di Stasiun Bekasi Timur pasca-tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan rangkaian KRL pada Senin (27/4). 
Raffi Ahmad Kini Jadi Duta Kehormatan BPJS Kesehatan, Ini Alasan Penunjukannya

Raffi Ahmad Kini Jadi Duta Kehormatan BPJS Kesehatan, Ini Alasan Penunjukannya

Raffi Ahmad resmi ditunjuk sebagai Duta Kehormatan BPJS Kesehatan. Penunjukan ini didasari kontribusi nyata dan perannya dalam mendukung Program JKN.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi: Petugas Belah Gerbong KRL untuk Evakuasi Korban Terjepit

Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi: Petugas Belah Gerbong KRL untuk Evakuasi Korban Terjepit

Tim Basarnas melakukan operasi penyelamatan intensif di Stasiun Bekasi Timur pasca-tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan rangkaian KRL pada Senin (27/4). 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Ngaku Syok dan Panik, Korban Ceritakan Detik-detik KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Ngaku Syok dan Panik, Korban Ceritakan Detik-detik KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Korban ungkap detik-detik KA Argo Bromo tabrak KRL di Bekasi. Ngaku syok dan panik, gerbong hancur, puluhan korban luka kini dirawat di RSUD Kota Bekasi.
Kabar Buruk dari Real Madrid: Mbappe Cedera, Nasib Prancis di Piala Dunia Dipertanyakan

Kabar Buruk dari Real Madrid: Mbappe Cedera, Nasib Prancis di Piala Dunia Dipertanyakan

Pemain Real Madrid sekaligus kapten timnas Prancis, Kylian Mbappe, dipastikan mengalami cedera otot saat membela timnya pada pekan ke-33 LaLiga melawan Real Betis, Sabtu (25/4/2026) dini hari WIB.
Trending: Pantas John Herdman Tak Panggil Beckham Putra, Marselino Ferdinan Diminta Pulang, Satu Pemain Merumput di Super League

Trending: Pantas John Herdman Tak Panggil Beckham Putra, Marselino Ferdinan Diminta Pulang, Satu Pemain Merumput di Super League

Jagat sepak bola nasional tengah diramaikan berbagai kabar panas yang tengah jadi perbincangan publik. Mulai soal Beckham Putra, Marselino hingga Pratama Arhan.
Selengkapnya

Viral