GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo-Gibran Serius Soal Program Makan Gratis, Ternyata Negara Berkembang Ini Sudah Lebih Dulu dari Indonesia, Seperti…

Paslon Prabowo-Gibran Rakabuming tampaknya serius dengan programnya yaitu makan siang gratis bagi anak sekolah dan santri. Ternyata negara ini sudah lebih dulu
Selasa, 20 Februari 2024 - 15:55 WIB
Prabowo-Gibran Serius Soal Program Makan Gratis
Sumber :
  • Tim tvOnenews.com - Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Seperti yang sudah beredar di pemberitaan sebelumnya, Capres Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto tampaknya serius dengan programnya yaitu makan siang gratis bagi anak sekolah dan santri

Program makan siang gratis ini dinilai tidak hanya mengatasi masalah gizi anak usia sekolah, namun juga dapat menjadi stimulus bagi bergeraknya roda perekonomian lokal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan menyediakan makan siang gratis tersebut perlu adanya dukungan dari rantai pasok mulai dari petani, peternak, nelayan, pedagang pasar, UMKM, hingga komunitas ibu-ibu orang tua murid. 

Bukan hanya sekedar wacana, ternyata program ini sudah dilakukan oleh beberapa negara di dunia. 

Hal ini pernah dikatakan oleh Prabowo sendiri pada saat ditemui di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (8/12/2023).


Paslon Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka. (Ist)

Prabowo Subianto mengatakan dirinya tidak akan menyerah, meskipun banyak pihak yang meragukan programnya tersebut. Terlebih, pihaknya sudah menghitung program tersebut.

“Tadi kita sudah hitung, kita sudah simulasi. Dan ternyata, 76 negara di dunia sudah memberi makan siang untuk anak-anaknya. 76 negara. Dan sekarang kalau tidak salah ada tambahan 6 negara lain yang sedang menyiapkan, dengan Indonesia berarti 7 negara. 76 negara sudah,” papar Prabowo Subianto di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (8/12/2023).

Benarkah perkataan dari Prabowo tersebut? Beberapa negara berkembang dengan program tersebut sudah tvOnenews.com rangkum dalam informasi berikut ini. 


Program Makan Siang Sekolah di India. (Suistanweb)

India
India telah menjalankan program pemberian makan siang kepada 125 juta anak sejak tahun 1995. 

Makan siang gratis ini ditujukan kepada anak berusia 6-14 tahun serta memastikan setiap anak di negara tersebut dapat menikmati makanan hangat tanpa harus meminta-minta. 

Program ini menjadi program pemberian makanan sekolah terbesar di dunia dengan anggaran sebesar $2,8 miliar (sekitar Rp43,8 triliun).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini bertujuan untuk mengurangi kelaparan anak, meningkatkan partisipasi anak untuk tetap hadir ke sekolah, serta masih banyak tujuan lainnya untuk kesejahteraan anak. 

Brazil
Bukan hanya India, bahkan Brazil telah mengadakan program ini sejak tahun 1940-an. Brazil memberikan makanan sekolah gratis kepada anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepada Media Belanda, Maarten Paes Bicara soal Masalah yang Dihadapi usai Tukar Paspor Belanda untuk Indonesia

Kepada Media Belanda, Maarten Paes Bicara soal Masalah yang Dihadapi usai Tukar Paspor Belanda untuk Indonesia

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, berbicara secara terang-terangan soal menukar paspor Belanda miliknya untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Itu sempat menjadi skandal di sepak bola Belanda baru-baru ini.
PBB-P2 2026 Lebih Ringan, Warga Jakarta Tak Perlu Ajukan Permohonan Diskon

PBB-P2 2026 Lebih Ringan, Warga Jakarta Tak Perlu Ajukan Permohonan Diskon

Pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan keringanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2 bagi wajib pajak.
Jordan Wilson Singgung Megawati Hangestri, Siap Bawa Hyundai Hillstate Juara di Liga Voli Korea 2026-2027

Jordan Wilson Singgung Megawati Hangestri, Siap Bawa Hyundai Hillstate Juara di Liga Voli Korea 2026-2027

Pemain asing baru Hyundai Hillstate, Jordan Wilson menyinggung nama Megawati Hangestri sekaligus mengungkapkan harapannya jelang debut di Liga Voli Korea 2026-2027.
PAN Jatim Target Masuk Tiga Besar Pemilu 2029, Zulhas Tegaskan Loyal Dukung Prabowo

PAN Jatim Target Masuk Tiga Besar Pemilu 2029, Zulhas Tegaskan Loyal Dukung Prabowo

Selain menargetkan peningkatan elektoral Zulhas juga menegaskan sikap politik PAN yang tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Reaksi Waketum MUI Buya Anwar Abbas soal Pelaku Pelecehan di Ponpes: Berdasarkan Syariat, Ini Orang Harus Dirajam

Reaksi Waketum MUI Buya Anwar Abbas soal Pelaku Pelecehan di Ponpes: Berdasarkan Syariat, Ini Orang Harus Dirajam

Reaksi Buya Anwar Abbas soal maraknya kasus pelecehan di Ponpes jadi sorotan. Waketum MUI minta pelaku dihukum berat demi memberi efek jera. Simak beritanya!
Prediksi Islam Makhachev Terbukti: Sean Strickland Tumbangkan Khamzat Chimaev di UFC 328

Prediksi Islam Makhachev Terbukti: Sean Strickland Tumbangkan Khamzat Chimaev di UFC 328

Prediksi Islam Makhachev akhirnya benar-benar menjadi kenyataan setelah Sean Strickland sukses menumbangkan Khamzat Chimaev dalam duel sengit di UFC 328. 11/5

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral