Ini Alasan Cucu Gubernur Sumbar Pindah Agama, Suka Khutbah Kristen hingga Bingung Soal Al-Quran
- YouTube DIASPORA TV
Jakarta, tvOnenews.com - Cucu Gubernur Pertama Sumatera Barat, Ainun Nurul Rahima mengungkap tentang alasan dirinya memutuskan untuk pindah agama.
Wanita yang akrab disapa Sari itu merupakan anak yang terlahir sebagai islam. Namun meskipun demikian ia menempuh pendidikan sekolah di sekolah Katolik.
Atas hal tersebut, Sari justru menjadi tertarik untuk mempelajari agama Kristen lebih dalam.
Mengutip dari Viva, wanita yang saat ini sudah berusia 70 tahun itu membeberkan kisahnya dalam kanal YouTube DIASPORA TV.
Ia menyebut kerap disekolahkan di sekolah Kristen. Sari besar karena diasuh oleh kakek dan neneknya lantaran orangtuanya sudah bercerai.
Tindakan keluarga menyekolahkannya ke sekolah Kristen membuat Sari semakin tergarik tentang agama ersebut.
Sari juga mengaku menyukai kegiatan menghias pohin natal. Tak hanya itu, ia juga menyukai nyanyian-nyanyian kudus.
Bahkan nyanyian kudus tersebut pernah didengar oleh kakek dan neneknya.
Meskipun demikian, Sari mengatakan nenek dan kakeknya tak ada masalah soal agama.
Menurutnya, kakek dan neneknya tak ambil pusinh karena berpikiran bahwa Sari masih anak kecil.
Ia menyebut hal tersebut adalah hal.ha yang ama tindas
āTernyata lewat itu sudah ada suatu pengaruh buat saya,ā ujarnya, mengutip Viva pada Rabu (20/3/2024).
Dalam keterangannya, Sari mengaku tak memahami soal arti tulisam Al-Quran. Apalagi menurutnya tak ada sosok yang menjelaskan secara mendetail soal hal tetsebut.
Sari beranggapan tidak akan masuk surga jika ia masih me.bawa Al-Quran tanpa tahu apa artinya.
Kegelisahan Sari sejak SD itu pun membuatnya berani menanyakan kepada sang guru.
Sang guru tampak kebingungan menjawab pertanyaan tersebut. Namun menurutnya untuk masuk surga tak akan mudah dan tak ada yang menuntun.
Kegelisahannya terhadap islam dan ketertarikannua terhadap kristen membuat sari pun pindah agama.
Sari mengaku sangat menyukai khutbah yang disampaikan umat kristen.
Setelah tamat S2, ia merantau ke Namarta dan akhirnya bertemu dengan seorang pria.
Ia pun menjalin hubungan dengan pria tersebut yang berbeda agama dengannya.
Saat itu Sari masih berstatus sebagai seorang muslim. Sedangkan pria tersebut beragama katolik.
Dari kekasihnya itu, Sari banyak bertanya tentang sosok Yesus Kristus dan soal kristen.
Kekasihnya pun lantas memberikan Sari sebuat buku yang ditulis oleh Yusif Roni.
Dalam buku tersebut menuruynya berisikan beberapa pembuktian soal Yesus adalah Tuhan.
āSholat sehari 17 rakaat meminta petunjuk jalan yang benar. Sampai kapan berdoa terus nggak dapet-dapet jalan yang bener itu. Saya pikir logikanya masuk,ā ujarnya mengitip Viva pada Rabu (20/3/2024).Ā
Diterpa keraguan, Sari pun mengaku melakukan salat tahajud untuk membuktikan mana Tuhan yang benar.
Kebingungan terus melanda Sari. Ia juga pernah mengikuti kekasihnya pergi ke gereja.
Saat itulah Sari mengaku dapat merasakam kenyamaan di dalam dan saat mendengarkam khutbah umat Kristen.
āAku suka ya khutbahnya orang Kristen, referensinya jelas dibuka ke depan ke belakang aku suka dan membangun banget. Begitu selesai ibadah sampai di mobil aku bilang, hatiku plong,ā lanjutnya.
Saat itu adalah kali pertamanya Sari pergi ke gereja dan merasa nyaman.
Atas hal tersebut, kalah itu ia pergi ke gereja bersama kekasihnya untuk pindah agama.
āAkhirnya aku memutuskan tahun 1982 itu, aku minta di baptis, GPDI Ketapang,ā tutupnya.
Ā
Load more