News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keras! Akbar Faizal Semprot Menteri Nadiem Makarim Soal Pramuka Tak Lagi Ekskul Wajib Sekolah: Merusak Karakter Bangsa

Akbar Faizal menanggapi soal keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim tak lagi wajibkan ekstrakurikuler Pramuka di sekolah.
Selasa, 2 April 2024 - 19:30 WIB
Mantan Anggota DPR RI Akbar Faizal dan Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim.
Sumber :
  • Instagram@akbarfaizal68 dan @nadiemmakarim

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Anggota DPR RI Akbar Faizal mengomentari soal keputusan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang tidak lagi mewajibkan ekstrakurikuler Pramuka di sekolah.

Akbar mengatakan, keputusan Kemendikbudristek yang dipimpin Nadiem Makarim itu telah merusak alat pembentuk karakter siswa, yakni Pramuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menteri Nadiem Makarim 'sempurnakan' kinerja buruknya dengan merusak tools pembentukan karakter siswa. Padahal Pramuka bentuk jiwa siswa jadi tangguh," tulis Akbar dalam akun media sosial X @akbarfaizal68, Senin (1/4).

Menurut Akbar, Nadiem Makarim tidak memahami secara betul soal Pramuka. Akbar pun memprotes keras keputusan Menteri Nadiem tersebut.

"Nadiem anak kota yang kaya. Enggak paham yang gini-ginian. Jiwanya adalah cuan. Saya protes keras. Menteri online ini merusak karakter bangsa," tulis Akbar lagi dalam akun Xnya.

Akbar menambahkan, Pramuka harus menjadi ekstrakurikuler wajib di sekolah. Menurut Akbar, Pramuka sangat dibutuhkan anak-anak Indonesia untuk pembentukan jiwa siswa.

"Justru di situ masalahnya. (Pramuka) harus wajib. Saya produk Pramuka dari tingkat siaga hingga Penegak Pandega. Kita butuh ini. Anak-anak kita sudah kehilangan orientasi akibat gadget dan online. Negara harus bersikap," tulis Akbar lagi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, berdasarkan Mendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024, Pramuka tidak lagi menjadi ekstrakurikuler wajib di sekolah.

Peraturan tersebut juga menyatakan Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakulikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah tidak berlaku lagi. Aturan itu tertulis pada Pasal 34 Bab V Bagian Ketentuan Penutup Permendikbudristek No. 12 Tahun 2024. (dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Speechless Bertemu Kakek yang Punya Istri Muda, hingga Penahanan dr Richard Lee Diperpanjang

Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Speechless Bertemu Kakek yang Punya Istri Muda, hingga Penahanan dr Richard Lee Diperpanjang

Reaksi Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bertemu kakek punya istri muda. Penahanan dr Richard Lee kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen diperpanjang
Longsor di Tapanuli Utara: Dua Orang Meninggal Dunia dan Jalur Nasional Tarutung-Sipirok Lumpuh Total

Longsor di Tapanuli Utara: Dua Orang Meninggal Dunia dan Jalur Nasional Tarutung-Sipirok Lumpuh Total

Akses transportasi di Jalan Nasional Tarutung-Sipirok lumpuh total setelah bencana tanah longsor menerjang Desa Hubarat, Kecamatan Pahe Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). 
Gubernur Cantik Berkelas! Sherly Tjoanda Ternyata Punya Pendidikan Mentereng: Double Degree di Belanda

Gubernur Cantik Berkelas! Sherly Tjoanda Ternyata Punya Pendidikan Mentereng: Double Degree di Belanda

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda selain dikenal sebagai 'gubernur cantik' ternyata punya pendidikan mentereng: Double Degree di Belanda.
Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mendengar alasan guru BK merazia dan memotong rambut berwarna 18 siswi SMKN 2 Garut sehingga viral di medsos.
Dedi Mulyadi Marah? Ungkap Borok Tata Ruang Bogor yang Bisa Jadi 'Bom Waktu' Bencana Bagi Jakarta dan Bekasi

Dedi Mulyadi Marah? Ungkap Borok Tata Ruang Bogor yang Bisa Jadi 'Bom Waktu' Bencana Bagi Jakarta dan Bekasi

Nasib keselamatan jutaan warga di Jakarta, Bekasi, hingga Karawang kini bergantung pada kondisi lingkungan di wilayah Bogor. 
Gelar Aksi Unjuk Rasa, Massa Desak Kejati Sulsel Usut Tuntas Dugaan Korupsi Proyek Jalan

Gelar Aksi Unjuk Rasa, Massa Desak Kejati Sulsel Usut Tuntas Dugaan Korupsi Proyek Jalan

Massa dari Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) pada Rabu (6/5/2026).

Trending

Venue Persija Vs Persib di Samarinda, Eks Pemain Timnas Indonesia Tak Habis Pikir Laga El Clasico Tidak di Jakarta

Venue Persija Vs Persib di Samarinda, Eks Pemain Timnas Indonesia Tak Habis Pikir Laga El Clasico Tidak di Jakarta

Mantan pemain Timnas Indonesia, Greg Nwokolo menyayangkan venue laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Samarinda.
Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Sherly Tjoanda sebagai Gubernur membangun Maluku Utara mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama ketiga anaknya. Mengenal putra sulungnya, Edbert Laos
Ahmad Dhani: Keluarga Saya Tidak Mau Bertemu dengan Maia Estianty Lagi

Ahmad Dhani: Keluarga Saya Tidak Mau Bertemu dengan Maia Estianty Lagi

Ahmad Dhani tutup pintu silaturahmi, secara tegas menyatakan bahwa keluarganya tidak mau bertemu lagi dengan Maia Estianty.
Murid Sekolah Rakyat Ngadu ke Sherly Tjoanda soal Rumah, Gubernur Malut Langsung Jelaskan Program Kemensos dan RTLH

Murid Sekolah Rakyat Ngadu ke Sherly Tjoanda soal Rumah, Gubernur Malut Langsung Jelaskan Program Kemensos dan RTLH

Murid Sekolah Rakyat ngadu langsung ke Sherly Tjoanda soal rumah mereka, Gubernur Malut itu langsung menjelaskan program Kemensos dan RTLH.
Bantahan Keras Koh Hanny, Langsung Hubungi Tim Kreatif Richard Lee usai Dituding Cabut Sertifikat Mualaf karena Emosi

Bantahan Keras Koh Hanny, Langsung Hubungi Tim Kreatif Richard Lee usai Dituding Cabut Sertifikat Mualaf karena Emosi

Bantahan keras Koh Hanny Kristianto, langsung menghubungi tim kreatif dokter Richard Lee usai dituding cabut sertifikat mualaf karena emosi.
Tragisnya Siswa Wafat Gara-gara Sepatu di Samarinda: Dedi Mulyadi Dukung Gebrakan Kemendikdasmen-Jaksa Jaga PIP

Tragisnya Siswa Wafat Gara-gara Sepatu di Samarinda: Dedi Mulyadi Dukung Gebrakan Kemendikdasmen-Jaksa Jaga PIP

Tragedi memilukan yang menimpa siswa SMK di Samarinda meninggal dunia gara-gara sepatu, menjadi titik balik perbaikan besar-besaran sistem bantuan pendidikan.
Hari Pendidikan Nasional, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Evaluasi PPDB dan Sosialisasi Jalur Prestasi

Hari Pendidikan Nasional, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Evaluasi PPDB dan Sosialisasi Jalur Prestasi

Momentum Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap bulan Mei dimanfaatkan Komisi D DPRD Kota Surabaya untuk memperkuat fungsi pengawasan, khususnya terhadap pelaksanaan sistem PPDB yang setiap tahun kerap menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Selengkapnya

Viral