Polisi Didesak Segera Tahan Firli Bahuri Usai Mantan Ajudan SYL Sebut Ketua KPK Minta Uang Rp50 Miliar
- Julio Trisaputra/tvOnenews.com
"Uangnya?" tanya hakim.
"Pak Hatta yang menyiapkan," jawab Panji.
Panji saat itu tak mengetahui berapa jumlah uang yang ada dalam tas tersebut.
Panji hanya tahu bahwa uang dalam tas berwarna hitam itu dalam pecahan dolar Amerika Serikat (AS).
"Kemudian, di situ isinya ada uang? Uang rupiah atau uang dolar?" tanya hakim.
"Dolar," jawab Panji.
"Coba Saudara ingat, ini keterangan Saudara ada di sini, saya hanya ingatkan saja, apakah Rp2 miliar, Rp1 miliar atau berapa?" tanya hakim.
"Saya hanya megang saja," jawab Panji.
Panji juga mengaku dapat perintah dari Muhammad Hatta untuk memberikan tas hitam kepada ajudan Firli Bahuri.
Meski demikian, ia juga tak tahu siapa nama ajudan Firli.
Diketahui, SYL didakwa melakukan pemerasan kepada pejabat Kementan RI dan menerima gratifikasi dengan total Rp44,5 miliar.
SYL didakwa bersama dengan dua anak buahnya yakni Sekjen Kementan nonaktif Kasdi dan Direktur Kementan nonaktif M Hatta.
Namun, Kasdi dan Hatta diadili dalam berkas perkara terpisah.(muu)
Load more