GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Didesak Segera Tahan Firli Bahuri Usai Mantan Ajudan SYL Sebut Ketua KPK Minta Uang Rp50 Miliar

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri disebut meminta uang Rp50 miliar kepada eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL). 
Minggu, 21 April 2024 - 00:05 WIB
Mantan Ketua KPK Firli Bahuri
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri disebut meminta uang Rp50 miliar kepada mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). 

Hal itu diungkap oleh mantan ajudan SYL Panji Harjanto dalam persidangan beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal itu, mantan penyidik KPK M Praswad Nugraha mendesak Polda Metro Jaya segera menahan Firli Bahuri tersangka dugaan korupsi berupa pemerasan terhadap SYL.

Menurutnya polisi sudah tidak lagi memiliki alasan tak menahan Firli Bahuri. 

Menyusul kesaksian mantan ajudan SYL, Panji Harjanto yang mengaku mendengar Firli Bahuri meminta uang Rp50 miliar.

"Tidak ada alasan lagi bagi Polda Metro Jaya untuk menunda-nunda penahanan Firli Bahuri," katanya dalam keterangan resminya, Sabtu (20/4/2024).

Ketua IM57+ Institute ini khawatir apabila penahanan Firli Bahuri ini terus diulur, akan berpotensi penghilangan barang bukti.

"Berbagai upaya untuk mengamankan berbagai potensi alat bukti menjadi penting, termasuk kesaksian. Salah satu tujuan penahanan adalah menghindari tindakan dari tersangka dalam menghilangkan bukti," katanya.

Menurutnya, tidak ada lagi bantahan baik secara yuridis maupun pengalaman praktek penyidikan yang mampu membantah urgensi penahanan Firli.

"Sehingga keterangan Panji tersebut dapat dijadikan bahan pengembangan perkara dalam proses penyidikan perkara Firli," tegasnya.

Setelah terungkapnya fakta tersebut seharusnya membuat pihak kepolisian semakin yakin dalam kasus tersebut.

"Terlebih outusan atas proses persidangan tersebut sudah diputus pengadilan tanpa adanya bantahan secara materil atas peristiwa tersebut yang diakui hakim.

Kesaksian Mantan Ajudan SYL

Misteri pertemuan antara mantan Ketua KPK Firli Bahuri dan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) di sebuh GOR Bulu tangkis akhirnya terungkap.

Foto pertemuan Firli Bahuri dan SYL tersebut sempat viral di media sosial hingga terungkap kasus dugaan pemerasan dan gratfikasi.

Hal itu diungkap oleh ajudan SYL kala itu, Panji Hartanto dalam persidangan di Pengadilan Tipikor  PN Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2024).

Panji mengaku pernah mendapat perintah untuk menyerahkan tas berisi uang. 

Tas berisi uang itu diperintahkan agar diserahkan kepada ajudan mantan Ketua KPK ketika itu Firli Bahuri di GOR bulu tangkis, Jakarta Barat.

Panji menyampaikan demikian saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi SYL di Kementerian Pertanian (Kementan). 

Keterangan Panji sebagai saksi itu disampaikan di pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat yang kembali melanjutkan sidang kasus dugaan korupsi di Kementan pada Rabu (17/4/2024).

Panji mulanya mengakui ada pertemuan antara SYL dengan Firli Bahuri di GOR bulu tangkis. 

"Kalau di luar kedinasan bertemu dengan Firli Bahuri?" tanya ketua majelis hakim Rianto Adam Pontoh. 

"Di lapangan bulu tangkis," jawab Panji.  

"Lapangan bulu tangkis mana?" tanya hakim. 

"Di GOR Tangki Jakarta Barat," jawab Panji. 

Hakim Rianto melanjutkan pertanyaannya dengan mengaitkan ramainya foto serta pemberitaan pertemuan SYL dengan Firli di suatu GOR Bulu tangkis. 

"Saya sering melihat pemberitaan itu ada fotonya jelas disitu, di GOR yang lagi ngobrol. Ketua KPK pakai pakaian olahraga dan terdakwa duduk di samping pakai pakaian santai, benar di tempat itu ya?" tanya hakim. 

"Benar," jawab Panji. 

Setelah itu, hakim mencecar Panji soal ada atau tidaknya penyerahan uang kepada Firli dalam pertemuan itu. 

Namun, Panji mengaku bahwa ia hanya menunggu di mobil saat SYL bertemu dengan Firli. 

"Baik, pada saat ketemu ngobrol, sepengetahuan Saudara, apakah ada pembicaraan lain menyangkut penyerahan uang?" tanya hakim. 

"Begitu sampai, saya masuk ke dalam, Pak Firli sedang main. Saya nunggu di mobil," kata Panji. 

Panji mengaku dapat perintah untuk bawa tas yang berisikan uang. 

Ia menyebut uang tersebut telah disiapkan anak buah SYL yakni Muhammad Hatta. 

"Apakah sebelum mereka ketemu, antara terdakwa Syahrul Yasin Limpo dengan Ketua KPK waktu itu ya, Pak Firli Bahuri sudah memegang atau diperintah untuk menyiapkan sejumlah uang?" lanjut hakim bertanya. 

"Saya disuruh pegang aja uang. Ada tas isinya uang," jawab Panji. 

"Saudara siapa yang kasih uang itu, tas itu?" tanya hakim. 

"Tas itu dikasih di dalam samping mobil," jawab Panji. 

"Uang dari mana? dari siapa?" tanya hakim. 

"Itu saya kurang tahu. Uangnya Pak Hatta," jawab Panji. 

"Uangnya?" tanya hakim. 

"Pak Hatta yang menyiapkan," jawab Panji. 

Panji saat itu tak mengetahui berapa jumlah uang yang ada dalam tas tersebut. 

Panji hanya tahu bahwa uang dalam tas berwarna hitam itu dalam pecahan dolar Amerika Serikat (AS). 

"Kemudian, di situ isinya ada uang? Uang rupiah atau uang dolar?" tanya hakim. 

"Dolar," jawab Panji. 

"Coba Saudara ingat, ini keterangan Saudara ada di sini, saya hanya ingatkan saja, apakah Rp2 miliar, Rp1 miliar atau berapa?" tanya hakim. 

"Saya hanya megang saja," jawab Panji. 

Panji juga mengaku dapat perintah dari Muhammad Hatta untuk memberikan tas hitam kepada ajudan Firli Bahuri. 

Meski demikian, ia juga tak tahu siapa nama ajudan Firli. 

Diketahui, SYL didakwa melakukan pemerasan kepada pejabat Kementan RI dan menerima gratifikasi dengan total Rp44,5 miliar. 

SYL didakwa bersama dengan dua anak buahnya yakni Sekjen Kementan nonaktif Kasdi dan Direktur Kementan nonaktif M Hatta. 

Namun, Kasdi dan Hatta diadili dalam berkas perkara terpisah.(muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendagri Usul Inovasi Pajak Daerah Dibayar Langsung dengan Sistem ala QRIS, Demi Cegah Kebocoran PAD

Mendagri Usul Inovasi Pajak Daerah Dibayar Langsung dengan Sistem ala QRIS, Demi Cegah Kebocoran PAD

Mendagri konsep sistem pembayaran tersebut akan dibuat terintegrasi secara daring dan memiliki mekanisme yang mirip dengan layanan QRIS milik Bank Indonesia (BI).
Pertalite Naik atau Tetap? Purbaya Buka Suara soal Nasib Subsidi BBM di Tengah Konflik Iran-Israel

Pertalite Naik atau Tetap? Purbaya Buka Suara soal Nasib Subsidi BBM di Tengah Konflik Iran-Israel

Di tengah ketidakpastian global akibat konflik Amerika Serikat dan Israel lawan Iran, Pemerintah menegaskan belum akan mengubah kebijakan harga BBM bersubsidi. 
Mentan Tegaskan Harga Minyak Goreng Tidak Boleh Mahal, Ini Harga Minyak Goreng PTPN di Bulan Ramadhan

Mentan Tegaskan Harga Minyak Goreng Tidak Boleh Mahal, Ini Harga Minyak Goreng PTPN di Bulan Ramadhan

Merespons tingginya harga minyak goreng rakyat di pasaran yang sempat menembus angka Rp19.000 per liter, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo terus mengawal ketersediaan pasokan dan harga jual di tingkat distributor agar program stabilisasi harga pemerintah berjalan optimal.
Mengenal Dani Suryadi, Pria Asal Soreang, Bandung yang jadi Data Analis Klub Italia Como 1907

Mengenal Dani Suryadi, Pria Asal Soreang, Bandung yang jadi Data Analis Klub Italia Como 1907

Profil Dani Suryadi, pria asal Soreang Bandung yang berkarier sebagai video analis di klub Italia Como 1907. Simak perjalanan kariernya dalam artikel berikut.
Soal Siaga I TNI, DPR: Rahasia Militer Itu, Jadi Bikin Rakyat Gelisah

Soal Siaga I TNI, DPR: Rahasia Militer Itu, Jadi Bikin Rakyat Gelisah

Anggota Komisi I DPR RI, Tubagus Hasanuddin menilai munculnya informasi soal Indonesia status Siaga I di lingkungan TNI ke ruang publik merupakan hal janggal.
Dion Markx Jadi Satu-satunya Naturalisasi di Super League yang Tak Dipanggil Timnas Indonesia

Dion Markx Jadi Satu-satunya Naturalisasi di Super League yang Tak Dipanggil Timnas Indonesia

John Herdman memanggil 41 pemain untuk membela Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026. Turnamen ini pun menjadi debut bagi pelatih asal Inggris tersebut. 

Trending

‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

Garuda Calling untuk FIFA Series 2026 bisa menjadi peluang berharga bagi Tim Geypens bisa debut bersama Timnas Indonesia. Apalagi, ini menjadi kesempatan baginya setelah sempat menolak panggilan tim nasional U-22. 
7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

Pelatih John Herdman telah merilis 41 nama dalam skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Namun, ada tujuh pemain yang hilang dari daftar.
John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bisa mencoret hingga 18 pemain dari skuad bayangan yang ada saat ini. Para pemain seperti Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra berpotensi masuk dalam daftar.
Usai Dikritik Maarten Paes Akibat Dipermalukan FC Groningen, Ajax Amsterdam Resmi Pecat Fred Grim

Usai Dikritik Maarten Paes Akibat Dipermalukan FC Groningen, Ajax Amsterdam Resmi Pecat Fred Grim

Ajax Amsterdam resmi memecat Fred Grim setelah kekalahan dengan skor 1-3 dari FC Groningen. Maarten Paes sempat mengkritik timnya setelah kekalahan itu.
Lama Tak Muncul di Hadapan Publik, Pemain Timnas Indonesia ini sekarang Aktif Kegiatan Sosial dan Melatih Generasi Muda

Lama Tak Muncul di Hadapan Publik, Pemain Timnas Indonesia ini sekarang Aktif Kegiatan Sosial dan Melatih Generasi Muda

Mantan pemain timnas indonesia ini sekarang sibuk berkegiatan sosial dan melatih sepakbola.
Rekap Hasil Final All England 2026: Ada Empat Juara Baru, Indonesia Cetak Sejarah Buruk

Rekap Hasil Final All England 2026: Ada Empat Juara Baru, Indonesia Cetak Sejarah Buruk

Rekap hasil final All England 2026, di mana ada empat juara baru yang lahir di Birmingham sementara tim bulu tangkis Indonesia mencatat sejarah buruk.
Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Satu nama pemain Timnas Indonesia langsung terancam dicoret meski sudah resmi mendapatkan panggilan. John Herdman telah memanggil total 41 pemain pada pemanggilan pertamanya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT