News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Seorang Ayah yang Titipkan Anak di Daycare Little Aresha: Nangis, Tapi Sampai Sekolah Jadi Diam

​​​​​​​Pengakuan ayah soal Daycare Little Aresha di Yogyakarta. Anak disebut sering menangis saat dititipkan, namun mendadak diam saat di sekolah. (28/4/2026)
Selasa, 28 April 2026 - 02:20 WIB
Seusai penggerebekan, polisi menyegel Daycare Little Aresha di wilayah Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).
Sumber :
  • Tim TvOne - Sri Cahyani Putri

tvOnenews.com - Kasus Daycare Little Aresha di Yogyakarta terus memicu perhatian publik. 

Di tengah dugaan penganiayaan terhadap puluhan anak, muncul kesaksian seorang ayah yang menitipkan anaknya di Daycare Little Aresha. Ia mengungkap perubahan perilaku anaknya yang tak biasa setiap kali dititipkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Daycare Little Aresha
Seorang Ayah yang Titipkan Anaknya di Daycare Little Aresha. (Sumber: YouTube tvOneNews)

Kasus penganiayaan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha menuai beragam tanggapan warga. 

Sejumlah orang tua hingga masyarakat sekitar mendatangi lokasi daycare tersebut setelah penggerebekan polisi pada Jumat, 24 April 2026. Mereka mengaku kaget dan geram atas dugaan kekerasan yang dialami anak-anak yang dititipkan di tempat itu.

Salah satu ayah yang pernah menitipkan anaknya di Daycare Little Aresha mengaku sempat merasakan kejanggalan. Ia berniat mencari kejelasan langsung ke lokasi setelah mendengar kabar yang beredar. 

“Nah, ini saya mau cari, saya mau rencana kan Sabtu kan buka biasanya yang sana, saya mau coba klarifikasi apakah betul kasusnya, apakah bagaimana karena kalau pagi itu pasti selalu nangis anaknya,” ujarnya dalam tayangan YouTube tvOneNews (27/4/2026).

Ia kemudian mengungkap kondisi anaknya setiap hari. “Iya, nangis. Nanti kalau sudah sampai sekolah diam,” lanjutnya. 

Saat ditanya lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa anaknya sempat dititipkan di daycare tersebut selama satu bulan sebelum akhirnya dipindahkan. 

“Di sini satu bulan terus pindah yang sana,” jelasnya.

Kesaksian ini memperkuat kekhawatiran publik terkait kondisi anak-anak di daycare tersebut. 

Berdasarkan informasi yang beredar, sebanyak 53 anak di bawah umur diduga menjadi korban penganiayaan, baik secara fisik maupun psikologis.

Warga pun mendesak agar pelaku segera diadili dan penegakan hukum dilakukan secara tuntas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya orang tua, warga sekitar juga mengaku terkejut dengan kasus ini. Salah seorang ibu yang melintas di depan lokasi daycare menyebut tidak menyangka kejadian seperti itu bisa terjadi.

 “Kaget ya, kan kita enggak nyangka sampai kayak gitu ya, kan mereka maksudnya kalau nyambut anak juga ramah gitu kan, kaget sih,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Tabrakan antara KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur seolah membuka kembali luka lama dalam sejarah kelam perkeretaapian tanah air lebih dari 1 dekade lalu.
Dedi Mulyadi Temukan Truk Mogok di Tanjakan, Langsung Beri Uang Jajan Rp500 Ribu dan Antar ke Bengkel

Dedi Mulyadi Temukan Truk Mogok di Tanjakan, Langsung Beri Uang Jajan Rp500 Ribu dan Antar ke Bengkel

​​​​​​​Dedi Mulyadi bantu sopir truk mogok di tanjakan. Beri uang Rp500 ribu dan antar ke bengkel setelah radiator pecah, menunjukkan kepedulian di jalan.
Utamakan Keselamatan, Kepala BP BUMN Pastikan Korban Tabrakan Kereta Dapat Penanganan Terbaik

Utamakan Keselamatan, Kepala BP BUMN Pastikan Korban Tabrakan Kereta Dapat Penanganan Terbaik

Pemerintah menegaskan bahwa penanganan medis dan keselamatan para korban menjadi prioritas paling tinggi dalam insiden tabrakan kereta api di Bekasi Timur yang terjadi Senin (27/4) malam. 
Insiden Tabrakan Maut KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Jadi Trending di Seluruh Media Sosial 

Insiden Tabrakan Maut KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Jadi Trending di Seluruh Media Sosial 

Telah terjadi kecelakaan maut kereta api yang melibatkan rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) dan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek, pada Senin malam (27/4/2026)
Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Data jumlah korban kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur dilaporkan terus bertambah hingga Selasa (28/4) dini hari. 
Jelang Duel Panas, Luis Enrique Kirim Peringatan ke Bayern: Tak Ada Tim Lebih Baik dari PSG!

Jelang Duel Panas, Luis Enrique Kirim Peringatan ke Bayern: Tak Ada Tim Lebih Baik dari PSG!

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, melontarkan pernyataan tegas jelang duel panas kontra Bayern Munich di semifinal Liga Champions UEFA.

Trending

Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Data jumlah korban kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur dilaporkan terus bertambah hingga Selasa (28/4) dini hari. 
Ngaku Syok dan Panik, Korban Ceritakan Detik-detik KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Ngaku Syok dan Panik, Korban Ceritakan Detik-detik KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Korban ungkap detik-detik KA Argo Bromo tabrak KRL di Bekasi. Ngaku syok dan panik, gerbong hancur, puluhan korban luka kini dirawat di RSUD Kota Bekasi.
Pengakuan Seorang Ayah yang Titipkan Anak di Daycare Little Aresha: Nangis, Tapi Sampai Sekolah Jadi Diam

Pengakuan Seorang Ayah yang Titipkan Anak di Daycare Little Aresha: Nangis, Tapi Sampai Sekolah Jadi Diam

​​​​​​​Pengakuan ayah soal Daycare Little Aresha di Yogyakarta. Anak disebut sering menangis saat dititipkan, namun mendadak diam saat di sekolah. (28/4/2026)
Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi: Petugas Belah Gerbong KRL untuk Evakuasi Korban Terjepit

Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi: Petugas Belah Gerbong KRL untuk Evakuasi Korban Terjepit

Tim Basarnas melakukan operasi penyelamatan intensif di Stasiun Bekasi Timur pasca-tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan rangkaian KRL pada Senin (27/4). 
Usai Kecelakaan Maut Kereta Tabrak KRL, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Pola Operasi untuk Kereta Jadwal Terakhir

Usai Kecelakaan Maut Kereta Tabrak KRL, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Pola Operasi untuk Kereta Jadwal Terakhir

Insiden tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin malam (27/4/2026) melibatkan rangkaian KRL ditabrak kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT