GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korlantas Polri Dirikan Pos Pembatasan di 407 Titik Jawa-Bali

Kepolisian Republik Indonesia mendirikan pos penjagaan dan pemeriksaan di 407 titik yang tersebar di wilayah Pulau Jawa dan Pulau Bali demi mengendalikan mobilitas masyarakat selama dan setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, kata Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Pol Istiono.
Sabtu, 3 Juli 2021 - 11:55 WIB
Korlantas Polri bentuk 407 titik pembatasan di Pulau Jawa dan Bali
Sumber :
  • ANTARA FOTO

Jakarta, 03/7 - Kepolisian Republik Indonesia mendirikan pos penjagaan dan pemeriksaan di 407 titik yang tersebar di wilayah Pulau Jawa dan Pulau Bali demi mengendalikan mobilitas masyarakat selama dan setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, kata Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Pol Istiono. "Kami bangun 407 titik pembatasan mobilitas dan pengendalian pengetatan di jajaran ini," kata Irjen Pol Istiono saat Apel Pasukan Operasi Aman Nusa II di Jakarta, Sabtu  (3 Juli 2021), sebagaimana dikutip dari keterangan resminya.

Ia menjelaskan, pos-pos penjagaan itu akan jadi semacam titik pemeriksaan (check point) bagi masyarakat yang berkegiatan di luar rumah selama PPKM Darurat. Oleh karena itu, ia berharap pos-pos penjagaan itu dapat menjadi salah satu cara menekan laju penyebaran COVID-19 yang dalam beberapa hari terus meningkat, khususnya di sejumlah provinsi Pulau Jawa dan Bali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam Operasi Aman Nusa II yang berlangsung pada 3 Juli 2021 sampai 1 Agustus 2021, Korlantas Polri akan dibantu oleh Korps Sabhara Polri. Anggota Korps Sabhara Polri akan berpatroli menggunakan motor dan kendaraan roda empat ke tempat-tempat yang dinilai berpotensi membentuk kerumunan. Namun tidak hanya itu, para polisi itu juga akan berpatroli sampai ke daerah-daerah setingkat RT dan RW demi memastikan warga mematuhi aturan yang ditetapkan oleh pemerintah selama PPKM Darurat.

Istiono menyebutkan, saat berpatroli, anggota Polri juga akan mengedukasi masyarakat agar tidak berkerumun dan tetap berada di dalam rumah. Pasukan Polri yang tergabung dalam operasi juga akan mengajak masyarakat ikut program vaksinasi COVID-19 massal demi menekan laju penyebaran penyakit. "Pendisiplinan protokol kesehatan di jajaran ini juga tidak mudah, kita harus bersinergi dengan masyarakat, menyadarkan masyarakat," ujar Istiono ke pasukan Operasi Aman Nusa II.

Presiden Joko Widodo pada Kamis (1/7) mengumumkan PPKM Darurat berlaku di wilayah Jawa dan Bali pada 3-20 Juli 2021. Terkait itu, Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian menerbitkan aturan lebih detail soal pelaksanaan PPKM Darurat, Jumat.

Dalam Instruksi Mendagri No.15/2021, Tito menyebut bahwa seluruh kegiatan sektor non-esensial berlangsung secara virtual atau dari rumah. Sementara itu, sektor esensial diwajibkan mengurangi kapasitas pegawainya yang bekerja langsung di kantor sampai 50 persen. Hanya sektor kritikal yang diperbolehkan beroperasi 100 persen selama PPKM Darurat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Maverick Vinales Umumkan Kabar Baik: Cedera Bahu Berangsur Pulih Jelang MotoGP Italia 2026

Maverick Vinales Umumkan Kabar Baik: Cedera Bahu Berangsur Pulih Jelang MotoGP Italia 2026

Pembalap Red Bull KTM, Maverick Vinales mengabarkan bahwa kondisi cedera bahunya berangsur pulih jelang MotoGP Italia 2026.
KPK Dalami Dugaan TPPU Sugiri Sancoko, Rumah Pengusaha Pacitan Digeledah

KPK Dalami Dugaan TPPU Sugiri Sancoko, Rumah Pengusaha Pacitan Digeledah

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelesaikan penggeledahan di rumah pengusaha Pacitan, Citra Margaretha, Senin (18/5/2026) malam.
Benarkah Nama Jawa Barat Diganti Jadi Tatar Sunda?, Dedi Mulyadi: Tidak Ada, Jawa Barat Tetap Jawa Barat

Benarkah Nama Jawa Barat Diganti Jadi Tatar Sunda?, Dedi Mulyadi: Tidak Ada, Jawa Barat Tetap Jawa Barat

Akhir-akhir ini santer dibicarakan di media sosial perihal adanya rencana perubahan nama Jawa Barat menjadi Tatar Sunda. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya buka suara. 
Selain Diskon Bayar Awal, Ini Skema Pengurangan PBB-P2 DKI Jakarta 2026

Selain Diskon Bayar Awal, Ini Skema Pengurangan PBB-P2 DKI Jakarta 2026

Ada dua mekanisme utama dalam pemberian pengurangan PBB-P2 tahun 2026, yaitu pengurangan secara jabatan dan pengurangan berdasarkan permohonan wajib pajak.
Dinilai "Aneh" saat Diucapkan oleh Sejumlah Siswa, Begini Penjelasan Lengkap Dedi Mulyadi soal Sebutan Sekolah Maung

Dinilai "Aneh" saat Diucapkan oleh Sejumlah Siswa, Begini Penjelasan Lengkap Dedi Mulyadi soal Sebutan Sekolah Maung

Dinilai “aneh” saat diucapkan oleh sejumlah siswa, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya memberikan penjelasan lengkapnya soal sebutan SMA Maung. 
Sikap Berani Sherly Tjoanda Dipuji saat Hadapi Keluhan Nelayan di Maluku, Gubernur Malut dan Warganya Dinilai Cerdas sama Warganet

Sikap Berani Sherly Tjoanda Dipuji saat Hadapi Keluhan Nelayan di Maluku, Gubernur Malut dan Warganya Dinilai Cerdas sama Warganet

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda mendapatkan pujian karena berani menghadapi keluhan warganya. Warganet juga takjub sama nelayan yang dinilai cerdas

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Pedagang Wajib Tahu, Amalkan Doa Penglaris Dagangan yang Diajarkan Nabi Sulaiman AS

Pedagang Wajib Tahu, Amalkan Doa Penglaris Dagangan yang Diajarkan Nabi Sulaiman AS

Dalam menjalankan usaha, pedagang berharap dagangannya ramai pembeli, mendatangkan keuntungan halal, serta dipenuhi keberkahan. Bacalah doa penglaris dagangan
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

Pendakwah KH Anwar Zahid viral usai sentil polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI, candaan soal 'artikulasi' bikin ribuan jemaah tertawa pecah.
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Selengkapnya

Viral