GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Teman Iseng Siram Bensin, Siswi SD Tewas Terbakar saat Gotong Royong Sekolah, Pemda Padang Pariaman Tindak Tegas Pihak Sekolah

Seorang siswi SD harus kehilangan nyawanya setelah seorang teman iseng menyiram bensin hingga membuatnya terbakar saat sedang aktivitas gotong royong sekolah.
Minggu, 26 Mei 2024 - 09:47 WIB
Siswi SD dibakar teman saat gotong royong sekolah di Padang Pariaman
Sumber :
  • Tangkapan layar - tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Gara-gara seorang teman iseng menyiram bensin ke tubuhnya, seorang siswi SD tewas terbakar saat gotong royong sekolah di Padang Pariaman.

Seorang siswi SD di Padang Pariaman, bernama Aldelia harus kehilangan nyawanya setelah menjadi korban iseng seorang teman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Siswi SD berusia 11 tahun itu diduga dibakar temannya gara-gara sebelumnya iseng disiram bensin saat sedang beraktivitas gotong royong di sekolah.

Aldelia pun harus kehilangan nyawanya setelah sempat dirawat di rumah sakit selama kurang lebih satu bulan usai dibakar temannya tersebut.

Kakak korban, Media Madona atau Dona mengatakan, adiknya menderita luka bakar hingga 80 persen gara-gara perbuatan iseng itu.

"Itu ada angin kencang, dia lagi bakar sampah tiba-tiba temannya mengambil botol bensin, langsung disemprot ke arah Aldelia," kata Dona, diwawancarai tvOne beberapa waktu lalu. 

Tubuh Aldelia saat itu sudah penuh bensin dan dia berada di dekat pembakaran sampah. 

Tak perlu waktu lama, angin kencang menyambar tubuh gadis kecil itu hingga terbakar di sekujur tubuhnya.

Menurut penjelasan Dona, adiknya lalu berlari ke kamar mandi untuk menyiram tubuhnya dengan air. Namun, saat itu kamar mandi terkunci.

Aldelia pun langsung berlari ke depan kelas. Di saat itulah guru dan teman-temannya panik serta berteriak melihat kondisi siswi SD tersebut.

"Barulah di kelas dia semua teriak, teman-temannya dan gurunya. Bahkan, sempat pingsan gurunya dua orang," kata Dona lagi.

Saat itu, bukannya disiram air, Aldelia yang sudah terluka disuruh berguling di tanah agar apinya padam.

Setelah padam, siswi SD tersebut kemudian dibawa ke puskesmas terdekat untuk diberikan penanganan medis.

Pemda Padang Pariaman Buka Suara

Kasus siswi SD dibakar temannya di Padang Pariaman ini pun sampai ke telinga pemerintah setempat.

Sekda Kabupaten Padang Pariama, Rudi Repenaldi Rilis mengatakan pihaknya akan menindak tegas jika sekolah terbukti lalai.

"Pastinya, kalau ini terdapat satu kelalaian dalam bertugas, kita akan melakukan tindakan yang tegas, pembinaan terhadap kepala sekolah dan juga beberapa guru yang terkait," kata dia lagi.

Aldelia Sering Dibully

Menurut kakak korban, adiknya ternyata sering dibully sebelum kejadian dibakar teman tersebut.

Namun, sang adik tak pernah bercerita secara terbuka terkait kasus bullying yang menimpanya.

Bahkan, menurut pengakuan Dona, Aldelia pernah melaporkan tindak bullying kepada gurunya.

Meski demikian, sang guru justru menyalahkan Aldelia karena bergaul dengan siswa laki-laki.

"Gurunya bahkan menyalahkan dia, gurunya bilang, kamu kan perempuan. Ngapain kamu main sama laki-laki?" ujar Dona. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait kasus ini, Dona mengungkapkan pihak keluarga sudah membuat laporan kepolisian atas pihak sekolah. (iwh)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.
BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi umumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo menyoroti perubahan besar gaya balap Marc Marquez jelang MotoGP 2026. Legenda asal Spanyol itu menilai gaya balap The Baby Alien kini lebih halus.
Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Agen Jurgen Klopp ungkap kliennya menolak tawaran Manchester United (MU) dan Chelsea. Peluang latih Timnas Inggris sempat terbuka sebelum ia gabung Red Bull.
Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Satuan Reserse Kriminal Polres Bojonegoro mencatatkan pengungkapan sejumlah perkara menonjol dalam periode kepemimpinan AKP Bayu Adjie Sudarmono sebagai Kasat Reskrim.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT