LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono (kiri) memberikan keterangan terkait sikap Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pileg 2024.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/Spt

PPP Acungi Jempol atas Putusan MK Terkait Sengketa Pemilu, Ternyata Ini Alasannya

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengapresiasi terkait dengan adanya putusan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), untuk sengketa pemilihan legislatif Pemilu 2024.

Jumat, 7 Juni 2024 - 13:21 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengapresiasi putusan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), untuk sengketa pemilihan legislatif Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Kuasa Hukum PPP Erfandi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (6/6/2024). 

"Saya berharap putusan MK yang terjadi di Tarakan Kalimantan Utara, Indragiri Hulu, dan Gorontalo yang mengabulkan gugatan PPP, dihormati dan harus dipatuhi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU)," katanya.

Menurutnya, putusan MK bersifat erga omnes yang mengikat para pihak serta bersifat final dan mengikat, karenanya putusan MK itu telah memberikan rasa keadilan kepada masyarakat.

"Kami sudah berjuang sehormat-hormatnya dalam perkara pileg ini. Untuk menjaga marwah klien kami, kalaupun ada pihak yang merasa dirugikan atau diuntungkan oleh putusan MK ini, ya kita hormati sebagai demokratisasi dalam negara hukum," jelas dia.



Dia menambahkan, yang sangat fenomenal dalam putusan MK yakni dikabulkannya gugatan PPP untuk pemungutan suara ulang (PSU) di Tarakan Kalimantan Utara.

Baca Juga :

Hal itu mendiskualifikasi calon legislatif dari Partai Golkar yang sudah terpilih.

Selain itu, dalam perkara gugatan di Indragiri Hulu, permohonan PSU PPP dikabulkan hakim MK.

"Dan Alhamdulilah lagi, untuk Gorontalo, gugatan untuk digelar PSU juga dikabulkan meskipun dengan alasan karena tidak terpenuhinya kuota 30 persen perempuan," terangnya.

Selanjutnya, Erfandi berharap semua pihak menerima apapun yang telah diputuskan oleh hakim MK.

"Tentunya putusan MK tidak dapat memuaskan semua pihak tetapi sebagai warga negara yang baik kita hormati putusan tersebut," tutur dia.(ant/lkf)

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Wanda Harra Akhirnya Dilaporkan Polisi, Ini Tuduhan Berat yang Harus Dihadapi

Wanda Harra Akhirnya Dilaporkan Polisi, Ini Tuduhan Berat yang Harus Dihadapi

Pengarah gaya (fashion stylist) Wanda Harra alias Irwansyah dilaporkan ke Bareskrim Polri atas tuduhan penistaan agama Islam.
3 Rumah Sakit Dibidik KPK soal Klaim Fiktif ke BPJS Kesehatan, Pahala Nainggolan: Nanti Diurus Pimpinan

3 Rumah Sakit Dibidik KPK soal Klaim Fiktif ke BPJS Kesehatan, Pahala Nainggolan: Nanti Diurus Pimpinan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mengusut tiga rumah sakit atas dugaan menimbulkan kerugian keuangan negara, karena melakukan phantom billing atau klaim fiktif kepada BPJS Kesehatan.
Temukan Cara Meninggalkan Kesan Positif dengan Renungan Harian dan Doa Pagi Kristen

Temukan Cara Meninggalkan Kesan Positif dengan Renungan Harian dan Doa Pagi Kristen

Renungan harian dan doa pagi Kristen untuk memulai hari dengan kesan positif, penuh syukur, dan memohon penyertaan Tuhan Yesus dalam setiap langkah kita.
Ruwet! Proses Penggabungan Angkasa Pura I dan II Mundur dan Berbelit, Begini Nasib Ribuan Karyawan AP I dan II

Ruwet! Proses Penggabungan Angkasa Pura I dan II Mundur dan Berbelit, Begini Nasib Ribuan Karyawan AP I dan II

Proses penggabungan BUMN PT Angkasa Pura I (AP I) dan PT Angkasa Pura II (AP II) terkesan berbelit-belit karena dipastikan mundur dan skemanya berubah lagi.
Rugikan Negara Ratusan Juta Rupiah, Kejari Kabupaten Tegal Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Lebakgowah

Rugikan Negara Ratusan Juta Rupiah, Kejari Kabupaten Tegal Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Lebakgowah

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tegal melakukan pengusutan dugaan kasus korupsi oleh perangkat Desa Lebakgowah.
Kejari Kabupaten Tegal Dalami Pengusutan Dugaan Korupsi Bank Milik BUMN

Kejari Kabupaten Tegal Dalami Pengusutan Dugaan Korupsi Bank Milik BUMN

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tegal melakukan pengusutan dugaan korupsi pada salah satu Bank BUMN.
Trending
Ruwet! Proses Penggabungan Angkasa Pura I dan II Mundur dan Berbelit, Begini Nasib Ribuan Karyawan AP I dan II

Ruwet! Proses Penggabungan Angkasa Pura I dan II Mundur dan Berbelit, Begini Nasib Ribuan Karyawan AP I dan II

Proses penggabungan BUMN PT Angkasa Pura I (AP I) dan PT Angkasa Pura II (AP II) terkesan berbelit-belit karena dipastikan mundur dan skemanya berubah lagi.
Kejari Kabupaten Tegal Dalami Pengusutan Dugaan Korupsi Bank Milik BUMN

Kejari Kabupaten Tegal Dalami Pengusutan Dugaan Korupsi Bank Milik BUMN

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tegal melakukan pengusutan dugaan korupsi pada salah satu Bank BUMN.
Jelang Pilkada Serentak 2024, Polres Sumenep Dekati Ulama dan Tokoh Masyarakat

Jelang Pilkada Serentak 2024, Polres Sumenep Dekati Ulama dan Tokoh Masyarakat

Polres Sumenep, Jawa Timur memperkuat sinergi dengan ulama dan tokoh masyarakat setempat, menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024.
3 Rumah Sakit Dibidik KPK soal Klaim Fiktif ke BPJS Kesehatan, Pahala Nainggolan: Nanti Diurus Pimpinan

3 Rumah Sakit Dibidik KPK soal Klaim Fiktif ke BPJS Kesehatan, Pahala Nainggolan: Nanti Diurus Pimpinan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mengusut tiga rumah sakit atas dugaan menimbulkan kerugian keuangan negara, karena melakukan phantom billing atau klaim fiktif kepada BPJS Kesehatan.
Baca Doa ini Sebelum Bekerja agar Dipermudah Aliran Rezeki Hidupnya

Baca Doa ini Sebelum Bekerja agar Dipermudah Aliran Rezeki Hidupnya

Bacaan doa sebelum bekerja ini menunjukkan seseorang mengawali aktivitasnya pada pagi hari untuk memudahkan meraih aliran rezeki setelah kerja mencari uang.
Hari Kebaya Nasional Resmi Berlangsung di Indonesia, Ribuan Perempuan Padai Istora Senayan

Hari Kebaya Nasional Resmi Berlangsung di Indonesia, Ribuan Perempuan Padai Istora Senayan

Ribuan perempuan di Indonesia memeriahkan acara Hari Kebaya Nasional yang resmi pertama berlangsung, Rabu (24/7/2024).
Kasus Keracunan Massal di Aceh, Polisi Uji Makanan di Kantin Sekolah, Pedagang Turut Dipanggil

Kasus Keracunan Massal di Aceh, Polisi Uji Makanan di Kantin Sekolah, Pedagang Turut Dipanggil

Satreskrim Polres Pidie, Aceh menyatakan telah mengambil sampel makanan untuk pengujian laboratorium terkait kasus dugaan keracunan massal pelajar Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Tgk Chik Dayah Cut Tiro di kabupaten setempat.
Selengkapnya