Viral Sukolilo Dijuluki Kampung Maling, Pj Bupati Pati Henggar Budi Bilang Masyarakatnya Cinta Damai, Begini Buktinya
- Istimewa/Pemkab Pati
Jakarta, tvOnenews.com - Penjabat (Pj) Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro merespons keras netizen atau masyarakat yang menjuliki Desa Sukolilo sebagai 'kampung maling', seusai viral video pengeroyokan bos rental mobil asal Jakarta yang tewas di wilayah tersebut.
Pj Bupati Pati, Henggar menyampaikan duka cita mendalam bagi keluarga korban yang tewas seusai diamuk massa di Desa Sukolilo, Pati, Jawa Tengah (Jateng) beberapa waktu lalu.
"Tentunya kita juga prihatin, karena kondisi itu sebenarnya tidak hanya terjadi di Kabupaten Pati saja, tetapi sudah sampai tingkat level nasional," kata Henggar kepada tvOne dilansir Selasa (18/6/2024).
Henggar menjelaskan pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak-pihak rental kendaraan di Indonesia, terkait wilayah rawan dijadikan tempat penadah curian.
Dia mengklaim bahwa banyak wilayah yang diduga menjadi sarang penadah barang curian kendaraan.
Namun, dia enggan merinci wilayah mana saja yang dikatakan sebagai wilayah tersebut.
"Kalau tidak salah juga kita bersama juga dengan dari asosiasi pengusaha rental mobil ini juga menyampaikan masalah ini sebenarnya tidak hanya terjadi di Pari," jelasnya.
Sementara itu, Henggar mengungkapkan kondisi Pati seusai viral julukan kampung maling tersebut masih berjalan seperti biasa.
Dia menegaskan bahwa masyarakat Pati tidak seperti stigma negatif yang baru-baru ini disematkan masyarakat atau netizen.
"Tentunya kondisi ini tadi pagi juga di Kabupaten Pati, masyarakat di sana juga sudah ada pada kumpul di Alun-alun Kabupaten Pati. Pati cinta damai. Jadi, dalam arti bahwa inilah yang sebenarnya masyarakat di Kabupaten Pati yang ada itu adalah seperti ini situasi dan kondisi sebenarnya di Pati itu sangat kondusif," tegasnya.
Meski demikian, dia tidak memungkiri kejadian pengeroyokan bos rental mobil itu bisa terjadi di wilayahnya.
"Memang di beberapa tempat kalau kemarin sampai terjadi seperti itu, karena itu kejadian-kejadian yang memang di luar kendali kami," imbuhnya.(lgn)
Load more