News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polri Klaim Penyidikan Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Berjalan Transparan dan Tidak Ada yang Ditutup-tutupi, Irjen Sandi: Sesuai Arahan Presiden

Polisi menyebut penyelidikan dan penyidikan kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon mulai 2016 hingga sekarang berjalan secara transparan, penuh kehati-hatian dan tidak ada yang ditutup-tutupi.
Kamis, 20 Juni 2024 - 09:41 WIB
Vina Cirebon
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho menyebut penyelidikan dan penyidikan kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon mulai 2016 hingga sekarang berjalan secara transparan, penuh kehati-hatian dan tidak ada yang ditutup-tutupi.

"Proses ini berjalan dengan sangat transparan, tidak ada yang ditutup-tutupi, sesuai dengan arahan Presiden. Atensi dari Bapak Kapolri untuk bisa menyampaikan bahwa Kamis akan dilimpahkan ke Kejaksaan," kata Irjen Sandi di Mabes Polri, Rabu (19/6/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam penyidikan dan penyelidikan kasus Vina Cirebon, kata dia, Polda Jawa Barat (Jabar) bekerja keras mengungkap kasus tersebut dengan terang-benderang dan terbuka serta menerima masukan dari masyarakat.

"Jadi pengungkapan kasus ini bukan hanya oleh penyidik, tetapi penyidik juga mendapat asistensi dan pengawasan dari Bareskrim Polri, Itwasum Polri maupun Propam Polri," ujarnya.

Pegi Setiawan. Dok: Raisan Al Farisi-Antara

Selain itu, pengungkapan kasus ini juga mendapat asistensi dari pihak eksternal Polri baik itu Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) maupun Komnas HAM.

Irjen Sandi mengatakan bahwa​​​ Kompolnas dan Komnas HAM telah datang ke Polda Jabar dan sempat berkomunikasi dengan penyidik untuk melihat bagaimana pelaksanaan penyidikan.

Dengan terungkapnya Pegi Setiawan alias Perong sebagai pelaku dari kasus ini, menurut dia, makin memperjelas tugas penyidikan secara hati-hati dan menghindari terjadinya kesalahan prosedur seperti yang diisukan.

Dia mengakui penyidikan kasus pembunuhan Vina tidaklah mudah bahkan memerlukan waktu sampai 8 tahun dan mengumpulkan bukti untuk menetapkan Pegi sebagai tersangka terakhir yang belum dijerat pidana.

Ia mengatakan bahwa penangkapan Pegi Setiawan tidaklah gampang.

Apalagi upaya dari tersangka lari dari tanggung jawabnya sebagai warga negara yang baik kemudian mengaburkan identitas selama masa pelarian dengan cara mengganti nama.

Setelah ada perkara tersebut, diakui oleh ayahnya bahwa anaknya bernama Pegi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

"Padahal, ketika awal, kepada ibu indekos di mana bapaknya ada di sana dia (bapaknya) menyampaikan itu sebagai keponakan dengan nama seperti itu. Itu adalah kesulitan-kesulitan yang ada di lapangan," terangnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Rival Vanja Bukilic

Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Rival Vanja Bukilic

Daftar pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana salah staunya ada Megawati Hangestri. Namun kini pevoli berjuluk Megatron itu akan menjadi rival Vanja Bukilic yang merupakan mantan rekan setimnya.
Emil Audero Tampil Heroik, Pelatih Rayo Vallecano Bicara Jujur usai Kemenangan atas Espanyol: Kami Keteteran

Emil Audero Tampil Heroik, Pelatih Rayo Vallecano Bicara Jujur usai Kemenangan atas Espanyol: Kami Keteteran

Pelatih Rayo Vallecano, Benat San Jose, berbicara setelah kemenangan atas Espanyol dengan skor 2-1. Emil Audero menjadi salah satu pemain kunci lewat aksi-aksi heroiknya di bawah mistar.
Sosok Yang Hyo-jin Sulit Tergantikan, Fans Hillstate Tak Anggap Spesial Kedatangan Megawati Hangestri

Sosok Yang Hyo-jin Sulit Tergantikan, Fans Hillstate Tak Anggap Spesial Kedatangan Megawati Hangestri

Salah seorang fans Hillstate meminta agar semua pemain termasuk Megawati Hangestri untuk lebih bekerja keras di musim depan setelah Yang Hyo-jin pilih pensiun.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Pada Rabu

BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Pada Rabu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta cerah, pada Rabu.
Kurir Paket Nyasar ke Set Film Dunia, Plot Twist Iklan ShopeeVIP+ Ini Bikin Terhibur

Kurir Paket Nyasar ke Set Film Dunia, Plot Twist Iklan ShopeeVIP+ Ini Bikin Terhibur

Pernahkah Anda membayangkan sebuah arena permainan mematikan yang dijaga ketat oleh pasukan berseragam merah muda, tiba-tiba diinterupsi oleh kehadiran seorang kurir berseragam orens lengkap dengan helmnya?

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

KPK mengatakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menerima uang Rp1,5 miliar dari Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.
Resmi Menjabat, Menkeu Suahasil Nazara Ucapkan Terima Kasih saat Bertemu Purbaya

Resmi Menjabat, Menkeu Suahasil Nazara Ucapkan Terima Kasih saat Bertemu Purbaya

Prosesi serah terima jabatan Menkeu Purbaya ke Suahasil Nazara, berlangsung di Aula Mezzanine, Kementerian Keuangan, Jakarta pada Selasa (15/9).
John Herdman Dibuat Pusing oleh Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Absen dii FIFA ASEAN Cup Usai Sassuolo Ungkap Kondisi Cedera

John Herdman Dibuat Pusing oleh Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Absen dii FIFA ASEAN Cup Usai Sassuolo Ungkap Kondisi Cedera

Kemenangan Jay Idzes bersama Sassuolo atas Juventus dibayar mahal dengan cedera yang menerpa sang pemain Timnas Indonesia di Stadion Monzu, Senin (14/9/2026) dini hari WIB. 
Link Live Streaming Asian Games 2026: Ada Tim Modern Pentathlon Indonesia Main

Link Live Streaming Asian Games 2026: Ada Tim Modern Pentathlon Indonesia Main

Link live streaming Asian Games 2026 hari ini, Rabu (16/9/2026). Sebanyak lima atlet Indonesia akan mengawali perjuangan dari cabang olahraga (cabor) modern pentathlon di Aichi-Nagoya, Jepang.
Selengkapnya

Viral