GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Isu Sperma di Jasad Vina Dijawab Ito Sumardi, Eks Kabareskrim: Perlu Memahami

Kasus pembunuhan Eky dan Vina Cirebon masih menyisahkan perntayaan bagi publik. Sebab, otak pelaku dari pembunuhan Vina belum juga ditangkap Polda Jabar.
Sabtu, 27 Juli 2024 - 04:02 WIB
Isu Sperma di Jasad Vina Dijawab Ito Sumardi, Eks Kabareskrim: Perlu Memahami
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan Eky dan Vina Cirebon masih menyisahkan perntayaan bagi publik. Sebab, otak pelaku dari pembunuhan Vina belum juga ditangkap Polda Jabar.

Apalagi soal mencuatnya isu simpang siurnya kasus Vina di media massa, yang sebagian orang menyebutkan kasus itu adalah gimik, hingga bukan kasus pembunuhan, dan ada yang menyebutkan kasus pemerkosaan secara bergilir hingga tewas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sontak, hal ini pun menuai komentar soal kasus tersebut, baik dari kalangan akademisi hingga mantan petinggi polri, seperti Eks Kabareskrim Polri Komjen Pol (Purn) Drs Ito Sumardi Djunisanyoto.

Di mana dilansir dari Tribunenews.com, pada hari Jumat (26/7),  Ito Sumardi menyebutkan kasus tersebut mulai mirip dengan drama korea atau akrab disebut drakor.

Bahkan, dia juga mengajak publik untuk memahami, bahwa kasusnya harus dilihat secara komprehensif.

"Apalagi, dalam sistem peradilan pidana Ini sudah lengkap sudah selesai tinggal ada satu hukum yaitu PK," ujar Ito Sumardi seperti yang dikutip dari Tribunenews.com, pada Jumat (26/7/2024).

Di samping itu, Ito Sumardi juga menjawab rasa penasaran publik soal isu sperma di tubuh korban Vina Cirebon, saat jenazah vina ditemukan.

Kata dia, pemandi jenazah Vina menyebutkan banyak ditemukan luka-luka di jasad Vina dan juga ada sperma.

Kemudian, ditanya soal isu adanya sperma di jasad Vina dihubungkan dengan kasus pemerkosaan, ia katakan, telah bertanya kepada ahli otopsi kenapa  sperma itu tidak di tindaklanjuti.

"Pak dokter itu bilang sperma itu memiliki masa rusaknya dan waktu ditemukan ekshumasi atau penggalian kembali ternyata sperma itu sudah bercampur dengan tanah, bercampur dengan air sehingga tidak bisa diidentifikasi," ujar Ito Sumardi seperti yang dikutip dari Tribunenews.com.

Maka dari itu, kata dia,  pasal perkosaan tidak dimasukkan di dalam tuntutan.

Namun, kata dia kembali, muncul lagi pertanyaan publik soal mengapa kasus tersebut tidak dilakukan secara Scientific Crime Investigation.

Dia menjawab, apabila melakukan otopsi, itu adalah bagian daripada Scientific Crime Investigation dan tentunya soal laporan ke Kapolri ia menganggap belum lengkap.

Di sisi lain, dia juga akui dirinya sudah berbicara dengan dokter forensik yang melakukan otopsi.

"Saya cari pembanding kepada ada namanya Ibu Dokter Harsi, Brigjen. Saya bicara Bu kalau ini bagaimana jadi dari keterangan beliau itu di dalam frame saya sebagai mantan reserse oh pantas tidak dikenakan kasus perkosaan, oh pantas sperma itu tidak bisa ditindaklanjuti. Nah kalau sudah rusak bagaimana mau ditindaklanjuti," pungkasnya. 

Sebelumnya diberitakan, Salah satunya diungkap oleh Direktur Reskrimum Polda Jabar Kombes Pol Surawan katakan,"Hasil visum kalau kita lihat di putusan pengadilan menunjukkan ada sperma di tubuh korban (Vina)."
 
Namun Surawan mengaku, pihak kepolisian kesulitan mengungkap siapa yang melakukan pemerkosaan terhadap Vina.

Menurutnya, berdasarkan kesaksian para pelaku yang sudah ada saat ini (8 terpidana), mereka tidak menerangkan adanya pemerkosaan itu

"Pengujian kita akan cek lagi apakah saat itu dilakukan pengujian sperma di tubuh korban, kalau memang ada indikasi perkosaan," tuturnya.

Surawan mengatakan dari 11 tersangka, 8 di antaranya sudah divonis pengadilan, sementara 3 pelaku lainnya masih berstatus DPO. 

"Mereka dikenakan Pasal 340 juncto 338 untuk 7 vonis seumur hidup, dan satu vonis 8 tahun karena pada saat kejadian masih di bawah umur, sekarang yang bersangkutan sudah bebas," katanya.

"Terkait Pasal Perkosaan itu kita perlu kesaksian ataupun pengakuan dari para tersangka, saat itu para tersangka tidak mengakui perbuatannya," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, lebih lanjut Surawan mengatakan jika saat ini pihaknya akan fokus pada pencarian tiga tersangka lainnya.

"Kami baru pelajari kasus ini, belum lama kita pelajari. Kita fokus dulu ke tiga tersangka yang belum tertangkap," pungkasnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekap Hasil UFC Houston: Sean Strickland Hantam Anthony Hernandez Sampai TKO di Ronde Ketiga

Rekap Hasil UFC Houston: Sean Strickland Hantam Anthony Hernandez Sampai TKO di Ronde Ketiga

Hasil UFC Houston, di mana Sean Strickland berhasil meraih kemenangan impresif atas Anthony Hernandez melalui TKO.
Maarten Paes Dapat Julukan Spesial dari Ajax Usai Debut Memukau di Liga Belanda, Fans Timnas Indonesia Full Senyum Jelang FIFA Series

Maarten Paes Dapat Julukan Spesial dari Ajax Usai Debut Memukau di Liga Belanda, Fans Timnas Indonesia Full Senyum Jelang FIFA Series

Debut memukau Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam langsung berbuah julukan spesial. Kabar baik ini jadi angin segar bagi Timnas Indonesia jelang FIFA Series.
Polisi Ringkus Pelaku Curas di Ciledug, Cekik Hingga Tuduh Korban Lakukan Pelecehan di Ciledug

Polisi Ringkus Pelaku Curas di Ciledug, Cekik Hingga Tuduh Korban Lakukan Pelecehan di Ciledug

Tim Opsnal Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus seorang pria berinisial AA, usai melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap seseorang, di Sudimara Jaya, Ciledug, Kota Tangerang.
Jubir Kemenko Beberkan Penjelasan Detail Terkait Perjanjian Dagang Indonseia-AS

Jubir Kemenko Beberkan Penjelasan Detail Terkait Perjanjian Dagang Indonseia-AS

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto beberkan penjelasan detail terkait perjanjian dagang (ART) antara Indonesia dengan AS. 
Suporter Belanda Berbondong-bondong Puji Maarten Paes usai Bikin 7 Penyelamatan saat Debut dengan Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Puji Maarten Paes usai Bikin 7 Penyelamatan saat Debut dengan Ajax Amsterdam

Sejumlah suporter Belanda berbondong-bondong memberi pujian kepada Maarten Paes yang membuat debut bersama Ajax Amsterdam dalam laga kontra NEC Nijmegen.
Blunder Penjaga Gawang PSM Makassar Reza Arya saat Lawan Persija Disorot Asing, Sang Kiper Disejajarkan dengan Andre Onana

Blunder Penjaga Gawang PSM Makassar Reza Arya saat Lawan Persija Disorot Asing, Sang Kiper Disejajarkan dengan Andre Onana

Kesalahan fatal kiper PSM Makassar Reza Arya yang justru berbuah gol untuk Persija Jakarta membuat warganet menyamakannya dengan raja blunder MU, Andre Onana.

Trending

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) meminta program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera dihentikan.
Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Menteri HAM Natalius Pigai balas sentilan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto terkait pengiriman surat kepada UNICEF soal tuntutan kuat penghentian program MBG.
Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Ihwal kasus pihak yang terlibat TPPU tambang emas ilegal, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak pandang bulu untuk sikat dan tindak tegas. Seperti
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Mario Barrios vs Ryan Garcia yang akan berlangsung pada siang ini.
Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Warga Kota Tual masih menyoroti kasus tewasnya siswa MTS Negeri Maluku Tenggara, karena diduga dianiaya oleh anggota Brimob, Bripda MS. Bahkan, para warga ingin
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT