GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yakin Tak Ada Pembunuhan pada Kasus Kematian Vina dan Eky di Cirebon, Susno Duadji Tantang Sejumlah Purnawirawan Polri

Kasus kematian Vina dan Eky di Cirebon pada 2016 silam semakin carut marut usai sejumlah kontroversi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Senin, 29 Juli 2024 - 16:23 WIB
Kolase kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus kematian Vina dan Eky di Cirebon pada 2016 silam semakin carut marut usai sejumlah kontroversi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Bahkan, kabar menohok datang dari mantan Kabareskrim Polri, Komjen (Purn) Susno Duadji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara terang-terangan Susno Duadji menyebut tak ada kasus pembunuhan yang terjadi dalam kematian Vina dan Eky di Cirebon.

Susno Duadji menyebut jika kasus kematian sejoli Vina dan Eky di Cirebon murni kecelakaan lalu lintas tunggal.

"Saya katakan bahwa kasus pembunuhan Vina dan Eky di Kota Cirebon itu tidak ada, jadi mereka mengadili sekarang mengadili sesuatu yanga tidak ada," kata Susno Duadji dikutip dari YouTube Kompas TV, Jakarta, Minggu (28/7/2024).

Susno Duadji Buka Sayembara Tantang Purnawirawan Polri Buktikan Kasus Pembunuhan 

Saking meyakini tak ada kasus pembunuhan yang terjadi, Susno Duadji membuka sayembara bagi setiap individu yang berhasil mengungkapnya.

Menurutnya sayembara yang digelar Susno Duadji dalam rangkaian pembuktian terjadinya kasus pembunuhan Vina dan Eky yang disebut-sebut terjadi di wilayah Kota Cirebon.

"Saya saking yakin ini tidak ada pembunuhan itu saya beri hadiah enggak usah cari lagi tersangkanya. Saya ulangi lagi di sini, cukup buktikan ada peristiwa pembunuhan Vina di wilayah Kota Cirebon, kalau dulu namanya Kotamadya tidak usah cari tersangkanya (saya kasih-red) Rp10 juta," katanya.

Susno menuturkan sayembara tersebut dilakukan dirinya usai tak kunjung terbuktinya peristiwa pembunuhan pasca 8 tahun silam.

Bahkan, ia meyakini delapan tersangka yang telah ditangkap dan menjalani masa pidananya bukanlah pelaku dari peristiwa pembunuhan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Maksud saya mengadakan sayembara ini, saya nih gemes gitu masa enggak terbukti-bukti, tidak usah pelakunya kalau pelakunya sudah jelas yang di dalam (7 terpidana-red) ini bukan," kata Susno.

"Kalau ada buktikan peristiwa pembunuhan Eky dan Vina di Kabupaten Cirebon ada sudah itu saja, 10 juta sudah itu saja. Alat buktinya apa, Pasal 184 KUHP ditaambahalat bukti yang tidak terbantahkan yaitu crime scientific investigation yang melahirkan bukti forensik," sambungnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Spalletti Waspada! Juventus Siapkan Cara Khusus Redam Teror Galatasaray di Istanbul

Spalletti Waspada! Juventus Siapkan Cara Khusus Redam Teror Galatasaray di Istanbul

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menegaskan timnya bakal berupaya meredam agresivitas Galatasaray saat leg pertama playoff 16 besar Liga Champions di Stadion Ali Sami Yen Sports, Istanbul
Sehebat Apa Ronald Koeman Jr, Kiper Belanda yang Dirumorkan Dibidik Persib?

Sehebat Apa Ronald Koeman Jr, Kiper Belanda yang Dirumorkan Dibidik Persib?

Persib Bandung dikabarkan berpeluang merekrut kiper asal Belanda Ronald Koeman Jr pada bursa transfer musim panas mendatang. Nama Koeman Jr disebut masuk dalam
Mengenal Alfin Faiz Kelilauw, Bek Muda yang Direkomendasikan Andik Vermansah ke John Herdman

Mengenal Alfin Faiz Kelilauw, Bek Muda yang Direkomendasikan Andik Vermansah ke John Herdman

Mengenal Alfin Faiz Kelilauw, bek muda potensial yang direkomendasikan Andik Vermansah ke Timnas Indonesia setelah dipantau langsung John Herdman.
Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kulon Progo Usai Hujan Lebat, Sejumlah Rumah Warga Rusak

Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kulon Progo Usai Hujan Lebat, Sejumlah Rumah Warga Rusak

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta sejak Senin (16/2/2026) sore hingga Selasa (17/2/2026) dini hari memicu tanah longsor di dua kapanewon.
MUI Jawab 'Menohok' Soal Perbedaan Awal Ramadan Pemerintah dan Muhammadiyah

MUI Jawab 'Menohok' Soal Perbedaan Awal Ramadan Pemerintah dan Muhammadiyah

Perbedaan awal Ramadan 1447 Hijriah antara pemerintah dan Muhammadiyah kembali terjadi tahun ini. Di tengah potensi perdebatan di masyarakat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai perbedaan waktu memulai puasa merupakan hal yang wajar dalam praktik keagamaan di Indonesia.
BMKG Imbau Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Sumatera Utara

BMKG Imbau Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Sumatera Utara

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau nelayan dan pemangku kepentingan lainnya agar waspada potensi gelombang tinggi yang dapat terjadi

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT