News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merasa Tak Aman, Ketua RT Pasren Beberkan Kehidupan yang Ia Jalani Setelah Jadi Saksi Kasus Vina hingga Akhirnya Viral Kembali

Ketua RT 02 Kelurahan Karyamulya yang jadi saksi kasus Vina, Abdul Pasren buka suara soal dirinya yang dituding menghilang setelah perkara ini kembali viral.
Selasa, 30 Juli 2024 - 07:10 WIB
Abdul Pasren, Ketua RT yang jadi saksi kasus Vina
Sumber :
  • Tangkapan layar - tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Salah satu saksi kasus Vina, Ketua RT 02 Kelurahan Karyamulya, Kota Cirebon, Abdul Pasren membeberkan kehidupan yang ia alami setelah menjadi saksi dan perkara ini viral kembali.

Pasren sering disebut dalam kasus Vina karena berdasarkan keterangan para terpidana, pada malam kejadian mereka menginap di rumah Ketua RT tersebut bersama anaknya bernama Kahfi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para terpidana kasus Vina sebelumnya sempat minum alkohol di depan warung Bu Nining sebelum akhirnya menginap bersama di rumah Pasren, termasuk juga Kahfi.

Namun, perkataan para terpidana kasus Vina ini dibantah habis-habisan oleh Pasren. Ia mengatakan tidak pernah ada yang menginap di rumahnya pada malam kejadian itu.

Diketahui, ia memiliki dua rumah yang saling berdampingan. Satu rumah utama yang ia tempati, sebelahnya adalah rumah kosong.

Kesaksian dari Pasren ini membuat para terpidana tidak memiliki alibi dan akhirnya dijebloskan ke dalam penjara sebagai pelaku pembunuhan.

Setelah menjadi saksi dan akhirnya kasus Vina viral kembali, Pasren menceritakan dirinya merasa tidak aman.

Itulah yang menyebabkan dirinya sempat menghilang saat awal kasus Vina kembali menjadi pembicaraan publik sekitar Mei 2024 lalu.

Akhirnya, sekitar Juni 2024, dirinya berpindah ke suatu tempat yang tak disebutkannya.

"Bulan Juni saja pindah di suatu tempat, bukan dari tahun-tahun yang lalu. Tahun-tahun yang lalu tetap saya tinggalnya di situ terus," kata Pasren, diwawancarai tim Fakta tvOne, dikutip Selasa (30/7/2024).

"Demi untuk keamanan dan kenyamanan saya karena saya sudah tua, barangkali ada hal yang tidak diinginkan," ujarnya menambahkan.

Sempat beredar kabar mantan Ketua RT itu diusir oleh warga sehingga harus pindah rumah.

Menanggapi hal tersebut, pasren membantah bahwa tidak pernah ada yang mengusir dirinya.

"Tidak ada yang mengusir saya, hanya kemauan saya sendiri demi keamanan dan kenyamanan saya," kata dia menegaskan.

Pasren di Malam Kematian Vina

Pada tanggal 27 Agustus 2016 atau malam kematian Vina, Pasren mengatakan dirinya berada di rumah dan sekitar pukul 21.00 WIB sudah tidur.

Ia pun mengatakan tidak ada yang menginap di rumah kontrakan miliknya. Dirinya yakin karena kunci rumah tersebut ada padanya.

Meski demikian, para terpidana kasus Vina dan sejumlah saksi yang bersama mereka mengatakan sempat menginap bersama dengan Kahfi.

Tak hanya itu, sejumlah saksi yang juga teman terpidana bernama Teguh dan Pramudya mengaku dipaksa memberi kesaksian bahwa mereka tidak bersama dengan para terpidana.

Padahal, kenyataannya mereka mengaku bahwa sempat tidur di rumah Ketua RT Pasren di malam kematian Vina.

Kini, Teguh dan Pramudya berani mencabut BAP mereka di tahun 2016 karena merasa pernyataannya tidak sesuai fakta. 

Hal ini membuat keterangan dari Pasren bertolak belakang dengan saksi lainnya yang telah mencabut BAP. 

Walaupun demikian, kasus Vina saat ini masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Seorang Pejabat di Kemenhut Terima Uang 12.500 Dolar Singapura dari Bupati Kuansing

KPK Ungkap Seorang Pejabat di Kemenhut Terima Uang 12.500 Dolar Singapura dari Bupati Kuansing

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya dugaan pemberian dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif, Suhardiman Amby ke salah satu pejabat yang ada di Kemenhut.
Pernyataan Resmi RSUD Ruteng usai Dokter Beni Hina Yurizal Tri Chaerawan Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

Pernyataan Resmi RSUD Ruteng usai Dokter Beni Hina Yurizal Tri Chaerawan Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

RSUD Ruteng resmi merilis pernyataan sikapnya. RS telah menindaklanjuti dokter Beni Christian Sihombing usai cibir pasien BPJS Kesehatan, Yurizal Tri Chaerawan.
TelkomGroup Tanam 20 Ribu Mangrove, Menumbuhkan Ketahanan Ekosistem Pesisir

TelkomGroup Tanam 20 Ribu Mangrove, Menumbuhkan Ketahanan Ekosistem Pesisir

TelkomGroup melakukan penanaman puluhan ribu mangrove sebagai bagian agian dari program GoZero%, Save our Planet dalam menciptakan dampak berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat.
Kapolda DIY Respons Ramainya Isu Kerusuhan Agustus 2026: Situasi Kondusif, Intelijen Terus Memantau

Kapolda DIY Respons Ramainya Isu Kerusuhan Agustus 2026: Situasi Kondusif, Intelijen Terus Memantau

Ramainya perbincangan mengenai isu dugaan kerusuhan yang disebut-sebut akan terjadi pada Agustus 2025 mendapat perhatian dari jajaran kepolisian termasuk Polda DI Yogyakarta. 
Bahas Strategi Antisipasi Penipuan Mengatasnamakan Perusahaan, Taspen dan Pelni Gelar Mitigasi Bersama

Bahas Strategi Antisipasi Penipuan Mengatasnamakan Perusahaan, Taspen dan Pelni Gelar Mitigasi Bersama

Taspen dan Pelni menggelar pertemuan bersama untuk berdiskusi mengenai berbagai upaya pencegahan dan penanganan penipuan yang mengatasnamakan BUMN.
RSUP Dr Sardjito Ambil Sikap Tegas Usai Viral Cibiran Pasien BPJS, Dokter PPDS Elda Putri Ditarik dari Stase

RSUP Dr Sardjito Ambil Sikap Tegas Usai Viral Cibiran Pasien BPJS, Dokter PPDS Elda Putri Ditarik dari Stase

RSUP Dr Sardjito mengambil sikap tegas menyusul viralnya unggahan di media sosial yang diduga berisi cibiran terhadap pasien BPJS Kesehatan oleh seorang dokter bernama Elda Putri Rahardini.

Trending

Timnas Indonesia Mendadak Disinggung Filipina, The Azkals Optimistis Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Mendadak Disinggung Filipina, The Azkals Optimistis Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026

Timnas Indonesia mendadak disinggung oleh Filipina, jelang menjalani laga hidup dan mati melawan Malaysia. The Azkals yakin bahwa mereka bisa bersaing di perebutan tiket ke semifinal Piala AFF 2026 melalui peringkat ketiga terbaik.
Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas korban mutilasi di Depok akhirnya terungkap. Ternyata dia sempat dilaporkan hilang oleh istrinya pada 25 Juli 2026.
Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat lima orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar di perairan Utara Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu (2/8/2026).
Justin Hubner Adu Mulut dengan Pemain Vietnam di Media Sosial, Imbas Ejek Kekalahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Justin Hubner Adu Mulut dengan Pemain Vietnam di Media Sosial, Imbas Ejek Kekalahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Justin Hubner terlibat adu mulut dengan pemain Vietnam di media sosial usai kekalahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Bintang Garuda memberikan komentar pedas.
5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Curhatan Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Curhatan Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

Siapa saja dokter dan nakes yang menghujat Yurizal Tri Chaerawan? Simak daftar 5 sosok viral usai mengomentari pasien BPJS yang meninggal dunia itu.
John Herdman Resmi Coret Satu Pemain, Bagaimana Line-up Timnas Indonesia Vs Singapura?

John Herdman Resmi Coret Satu Pemain, Bagaimana Line-up Timnas Indonesia Vs Singapura?

Timnas Indonesia dipastikan tanpa Marselino Ferdinan melawan Singapura di Piala AFF 2026. John Herdman wajib mencari solusi demi menjaga peluang lolos semifinal.
Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Selengkapnya

Viral